PDIP Yogyakarta Laporkan 7 Akun Medsos yang Hina Megawati


Kamis, 25 Juni 2020 - 02:14:30 WIB
PDIP Yogyakarta Laporkan 7 Akun Medsos yang Hina Megawati Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta, Eko Suwanto.

HARIANHALUAN.COM - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Yogyakarta melaporkan tujuh akun media sosial (medsos) terkait tagar #TangkapMegaBubarkanPDIP ke Polda DIY, Rabu, 24 Juni 2020.

Pelaporan tujuh akun medsos ini dilakukan oleh Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, bersama empat kuasa hukum. Dalam pelaporan ini, Eko membawa sejumlah bukti di antaranya tangkapan layar unggahan akun medsos.

Eko menjabarkan jika DPC PDIP Kota Yogyakarta melakukan patroli cyber terkait tagar #TangkapMegaBubarkanPDIP di medsos. Kemudian pihaknya menemukan ada tujuh akun medsos yang dinilai melanggar UU ITE serta mengunggah tulisan mengandung ujaran kebencian, fitnah, hasutan dan hoaks.

"Hari ini kita laporkan resmi ke Polda DIY sebanyak tujuh akun medsos. Ketujuh akun itu mengunggah #TangkapMegaBubarkanPDIP," ujar Eko di Polda DIY.

"Ada tujuh akun. Tapi mohon maaf tidak semua bisa kami buka gitu ya. Karena masih menunggu proses penyelidikan dan penyidikan. Sekaligus agar yang bersangkutan tidak kemudian lari mematikan akun dan tidak bertanggung jawab," lanjut Eko.

Eko menyebut salah satu akun yang dilaporkan adalah @palaluyourhead. Eko menuturkan akun medsos itu diketahui mengunggah gambar Megawati dengan menambahkan keterangan foto yaitu dia the real nenek lampir bagi Indonesia #TangkapMegaBubarkanPDIP.

Eko menilai bahwa tidaklah benar penghujatan kepada Megawati di media sosial. Eko menyebut Megawati sebagai sosok Presiden ke-5 RI dan ketua parpol sah sesuai dengan institusional. Eko menambahkan bahwa tudingan dan ajakan membubarkan PDIP adalah hal yang salah kaprah.

"Setiap warga negara harus bersama-sama menghormati ibu Megawati seperti kita menghormati presiden-presiden di Indonesia. Ini tidak semata-mata hasutan ujaran kebencian tapi ini sekaligus penistaan terhadap Presiden Indonesia," tegas Eko.

Terpisah, Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto, membenarkan jika pihaknya menerima laporan sejumlah akun medsos yang dinilai oleh DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melakukan unggahan berisi ujaran kebencian.

"Nanti tindak lanjut setelah ini tentu pemeriksaan mengambil keterangan pelapor, mengumpulkan petunjuk-petunjuk barang bukti yang disampaikan kepada kami. Kita pelajari," kata Yuliyanto. (*)

loading...
 Sumber : vivanews.com /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 11 Oktober 2020 - 22:25:37 WIB

    Terungkap! Ini Faktor PDIP Sulit Kuasai Sumbar

    Terungkap! Ini Faktor PDIP Sulit Kuasai Sumbar HARIANHALUAN.COM - Lembaga riset Spektrum Politika merilis survei tentang persepsi masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) terhadap PDI Perjuangan. Dalam paparannya Spektrum menyebut dukungan terhadap PDIP menyusut, salah satunya s.
  • Jumat, 11 September 2020 - 09:29:13 WIB

    Cawalkot dari PDIP Ini Ngaku Alami Pelecehan Seksual oleh Paslon PKS

    Cawalkot dari PDIP Ini Ngaku Alami Pelecehan Seksual oleh Paslon PKS HARIANHALUAN.COM - Bakal calon wali kota Depok yang diusung PDI Perjuangan, Afifah Alia menyebarkan pengakuan terkait dugaan pelecehan seksual yang ia terima dari pasangan calon (paslon) lawannya Imam Budihartoni alias IBH ya.
  • Senin, 07 September 2020 - 07:32:45 WIB

    Sekjen PDIP: Kami Tetap akan Bangun Sumbar

    Sekjen PDIP: Kami Tetap akan Bangun Sumbar HARIANHALUAN.COM - PDIP menegaskan dukungan mereka untuk kemajuan Provinsi Sumatera Barat tak akan pernah luntur. Bagi PDIP dan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pembangunan di Sumatera Barat wajib dilakukan..
  • Jumat, 04 September 2020 - 11:26:12 WIB

    Soal Statemen Puan Maharani tentang Sumbar, PKS Minta PDIP Bercermin

    Soal Statemen Puan Maharani tentang Sumbar, PKS Minta PDIP Bercermin HARIANHALUAN.COM - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meminta PDI Perjuangan (PDIP) --yang kerap kalah dalam proses pemilihan umum (Pemilu) di Sumatera Barat (Sumbar)-- untuk bercermin..
  • Kamis, 03 September 2020 - 09:13:09 WIB

    Curhat Megawati: Kenapa Ya Rakyat Sumbar Belum Menyukai PDIP?

    Curhat Megawati: Kenapa Ya Rakyat Sumbar Belum Menyukai PDIP? HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku sulit untuk mendapatkan simpati rakyat Sumatera Barat (Sumbar). Dia mengatakan, hal itu berdampak pada sulitnya mencari.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]