Ditinggal Istri, Suami Tewas Gantung Diri di Plafon Dapur Rumah Kontrakan


Jumat, 19 Juni 2020 - 11:40:13 WIB
Ditinggal Istri, Suami Tewas Gantung Diri di Plafon Dapur Rumah Kontrakan Warga Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki digegerkan adanya warga setempat nekat gantung diri. Peristiwa yang menewaskan pria 32 tahun itu, terjadi pada Kamis (18/6) malam, sebelum azan sholat Isya berkumandang.

HARIANHALUAN.COM - Warga Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki digegerkan adanya warga setempat nekat gantung diri. Peristiwa yang menewaskan pria 32 tahun itu, terjadi pada Kamis (18/6) malam, sebelum azan sholat Isya berkumandang.

"Korban bernama Gusfriadi dan keseharian adalah sebagai tukang. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa lagi," terang AKBP Sri Wibowo Kapolres Limapuluh Kota melalui Kepala Polisi Sektor Suliki Iptu Rika Susanto pada Jumat (19/6) pagi.

Dijelaskan Kapolsek, korban yang tewas gantung diri itu, awalnya ditemukan oleh adik kandungnya. "Awalnya, adik korban mau melihat kondisi korban ke rumah kontrakannya.  Sesampai di sana, ternyata rumah korban terkunci dan seluruh lampu dimatikan. Setelah adik korban mengintip di jendela ternyata korban dalam kondisi tergantung," ucap Kapolsek.

Sebelum ditemukan tewas, terang Iptu Rika,  sekitar pukul  18.00 Wib,  orang tua korban sempat mengantarkan nasi ke rumah kontrakan korban. Tetapi korban menolak nasi tersebut. "Kepada ibunya, korban menyampaikan  tidak usah lagi mengantarkan nasi. Ibu korban tetap meninggalkan nasi tersebut di dalam rumah kontrakan. Setelah itu ibu korban kembali pulang meninggalkan korban sendirian di rumah," katanya.

Sekitar satu jam kemudian, sekitar pukul 19. 30 Wib, ibu korban menyuruh Zoni (17) yang tak lain adalah adik korban untuk melihat korban di rumah kontrakan yang tak jauh dari rumahnya.

Sesampai sana, Zoni melihat rumah dalam keadaan gelap karena tidak ada lampu yang hidup. Zoni pun mencoba membuka pintu, namun semua pintu terkunci dari dalam.

"Akhirnya, adik korban kembali ke rumah untuk mengambil senter dan mengajak temannya untuk menemaninya ke rumah kontrakan korban," terang Iptu Rika.

Sesampai di lokasi, adik korban mencoba melihat ke dalam rumah dengan mengintip dari jendela belakang yang ada di dapur. Saat mengintip, alangkah terkejutnya Zoni melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di plafon rumah. "Adik korban langsung pulang, memberitahu orang tua dan kepala jorong kemudian pihak kepolisian," ungkapnya.

Petugas kepolisian pun, langsung olah lokasi kejadian perkara. "Hasil yang ditemukan, korban tergantung menggunakan tali nilon (tambang) warna hijau pada plafon rumah yang berada di dapur. Korban tergantung tidak memakai baju dan menggunakan celana training warna abu-abu. Lidah korban tergigit gigi, kemaluan mengeluarkan sperma. Pada saat tergantung kaki korban menyentuh lantai," terang Kapolsek.

Dari hasil penyelidikan, korban murni gantung diri. Hal itu dipicu, korban  mengalami depresi sejak dua tahun yang lalu akibat dari perceraian dengan istrinya. Bahkan, setahun lalu, korban juga pernah berupaya bunuh diri tetapi cepat diketahui pihak keluarga. (*)

loading...
Reporter : Dadang Esmana /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]