Cegah Masalah Sipadan, Batas Nagari Lareh Nan Panjang Selatan Ditanami Pinang


Kamis, 18 Juni 2020 - 14:43:31 WIB
Cegah Masalah Sipadan, Batas Nagari Lareh Nan Panjang Selatan Ditanami Pinang Walingari Lareh Nan Panjang Selatan, Zainal 

HARIANHALUAN.COM - Guna menghidari permasalahan batas sipadan tanah di Nagari Lareh Nan Panjang Selatan Kecamatan VII Kota Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, pihak nagari berikan 2.500 batang pinang wangi kepada masyarakat.

"Pada umumnya banyak terjadi perselisihan batas sepadan tanah di berbagai daerah. Untuk mengatisipasi itu, kita akan berikan bibit piang pada masyarakat agar ditanam dibatas tanah masing-masing," kata Walingari Lareh Nan Panjang Selatan, Zainal di Padang Pariaman, Kamis (18/6). 

Ia mangatakan, di Sumatera Barat umumnya, di Padang Pariaman khususnya batas tanah itu banyak yang tidaka jelas, atau bisa jadi hanya dengan tanda tertentu. Dengan demikian krep terjadi permasalahan lahan.
"Misilnya batas tanah A dan B itu adalah lembah, karena faktor alam bisa jadi itu bergeser makanya bisa menimbulkan pertengkaran," kata Zainal.

Untuk itu, pihak pemerintahan nagari Lareh Nan Panjang Selatan mengalokasikan dana desa untuk membeli bibit pinang, agar bisa ditanam di batas tanah atau perkarangan rumah.
"Salain itu, pinang wangi ini juga bisa diambil buahnya bagi masyarakat, setidaknya bisa memberikan manfaat ekonomi dari piang wangi itu," katanya.

Untuk proses penanaman nantinya akan dipanggil kedua belah pihak dari pemilik tanah, dan disaksikan oleh tokoh mayarakat agar kedua belah pihak sama-sama bisa menetikan dimana batas sepadan tanah tersebut.
"Setelah disepakati batasnya maka disana akan ditanam pinang wangi itu, sehingga jelas sampai mana batasnya," katanya.

Jika tidak ada lagi permasalahan, lanjut Zainal. Kedepan diharapkan tanah yang ada dinagari itu bisa memiliki sertifikat atau terdafta, hal ini jelan juga dengan program pertanahan yang mencatatkan kepemilikan  tanah.
"Kalau saat ini diperkirakan baru 10 parsen tanah yang sudah memiliki sertifikat disini," katanya.

Zainal mengatakan pihaknya juga siapa membantu masyarakat yang ingin mendaftarkan tanahnya, sehingga masyarakat tidak perlu bingung dengan prosesnya.

"Selain itu, jika tanah sudah memiliki sertifikat ini kan status kepemilikan tanah jelas bisa menghindari perselisihan antara masyarakat. Selain itu, bagi masyarakat yang ingin buka usaha, tetapi tidak memiliki modal, sertifikat ini juga bisa dimanfaatkan untuk meminjam modal usaha," katanya. (*)

loading...
Reporter : Yuhendra /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]