Pencarian Pemancing yang Hilang di Pasbar Dilanjutkan Besok, Petugas akan Telusuri Sungai


Jumat, 01 Mei 2020 - 23:41:39 WIB
Pencarian Pemancing yang Hilang di Pasbar Dilanjutkan Besok, Petugas akan Telusuri Sungai Tim Basarnas melakukan pencarian terhadap pemancing yang hilang di Pasbar, Jumat sore.

PASBAR, HARIANHALUAN.COM -- Martias (46), warga Kampung Lambah, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) korban hanyut di Sungai Batang Tongar, Nagari Rimbo Canduang karena terpeleset saat hendak pulang dari mencari ikan hingga saat ini masih belum ditemukan.

Diketahui sebelumnya, Kamis (30/4/2020) sekira Pukul 18.00 WIB, berdasarkan laporan dari Yahya, rekan korban yang sama-sama mencari ikan di sungai Batang Tongar bahwa korban terpeleset hingga jatuh dan terbawa aliran arus saat mereka menyisiri aliran sungai ketika pulang. Setelah itu, dia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas.

Koordinator Pos Basarnas Pasaman, Zulfahmi saat dikonfirmasi harianhaluan.com, Jumat (1/5/2020) mengatakan, hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan karena kondisi aliran sungai yang sangat deras. Namun, tim pencarian yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, pihak nagari dan masyarakat sudah nelajukan penyisiran untuk mencari korban. 

"Hingga saat ini korban belum berhasil kita temukan dan masih kita lakukan pencarian. Arus sungai yang deras menyulitkan dalam melakukan pencarian," ungkap Zulfahmi. 

Sementara itu, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana dan Logistik BPBD Pasbar, Decki H Sahputra saat dikonfirmasi Jumat (1/5/2020) malam mengatakan, tim gabungan BPBD, SAR TNI/Polri dan masyarakat masih terus melakukan pencarian hingga sore hari tadi. Namun, karena kondisi cuaca yang tidak baik dan derasnya aliran air sungai, tim hanya bisa menyisir aliran tepi sungai dan belum bisa masuk ke dalam air.

"Kita belum bisa melakukan pencarian kedalam air, karena cuaca tidak baik serta aliran air yang  besar serta keruh," ucapnya.

Diterangkannya, rencananya, pencarian akan dilanjutkan Sabtu (2/5/2020) pagi dengan penyisiran yang dilakukan oleh tim gabungan. Selain itu, akan ada tambahan personel yang melakukan penyisiran aliran sungai Batang Saman. "Dugaan sementara, korban sudah jauh terbawa arus sungai, karena saat hanyut tidak menggunakan pakaiann yang akan membuat korban tersangkut," terang Decki.

Decki menambahkan, untuk malam ini, memang tim tidak melakukan pencarian karena tidak diperbolehkan. "Malam ini kita tidak melakukan pencarian terhadap korban, semoga besok korban dapat kita temukan karena biasanya korban hanyut akan mengapung kalau sudah lebih dari 24 jam," tutup Decki. (*)

loading...
Reporter : Fadli /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]