Rp1,5 Miliar Dianggarkan untuk Sektor Pertanian di Pariaman Hadapi Pandemi Corona


Rabu, 29 April 2020 - 14:50:58 WIB
Rp1,5 Miliar Dianggarkan untuk Sektor Pertanian di Pariaman Hadapi Pandemi Corona Dasril

PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Menghadapi pandemi Covid-19 di Pariaman, pemerintah setempat menganggarkan Rp1,5 miliar untuk sektor pertanian.

"Ini untuk sektor pertanian, peternakan dan perikanan, dana tersebut berdasarkan revisi anggaran yang telah dilakukan," kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Dasril, ketika dihubungi Selasa (28/4-2020).

Untuk sektor perikanan, pihaknya memberikan bibit ikan dengan pakan ternak kepada kelompok pembudidaya yang memanfaatkan sumber perairan umum seperti talao atau danau kecil di bawah pengelolaan kelompok pengawas masyarakat, juga irigasi.

Di sektor pertanian, membagikan bibit tanaman produktif yang cepat panen, seperti cabai rawit, kacang panjang, yang ditanam di lahan-lahan kosong, melalui kelompok dasawisma. Pada sektor pertenakan, memberikan 15 ekor ayam per keluarga kelompok tani. Selain itu, dinas juga menjalin kerjasama dengan perantau untuk memberikan modal usaha pertenakan kepada warga.

Seperti yang sudah diterapkan di Desa Batang Tajongkek, Kecamatan Pariaman Selatan melalui peternakan sapi. Perantau memiliki sekitar 30 ekor sapi, pengelolaannya diserahkan kepada warga di daerah tersebut dengan sistem bagi hasil, pembinaan dari dinas terkait.

Pihak terkait memberikan bantuan alat bantu tangkap yaitu kotak ikan yang dapat diisi dengan garam dan es agar tangkapannya tetap térjaga kualitasnya.

Dasril mengatakan, upaya yang dilakukan tidak hanya untuk membantu menangani dampak ekonomi warga di daerah itu tapi juga dapat menjadi bahan konsumsi.

Terkait produksi beras dari Januari sampai Juni 2020, dapat mencapai 7.538 ton dengan konsumsi rata-rata perbulan 832 ton, kalau dihitung-hitung dari Januari sampai Juni, menghabiskan 4.992 ton. Panen dari Januari sampai Juni bisa mencapai 7.538 ton, sedang konsumsi rata-rata dari Januari hingga Juni 2020, sebanyak 4.992 ton, masih surplus beras.

Sungguhpun demikian, Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Dasril minta kepada petani agar tidak menjual produk panen padi atau beras yang dihasilkannya sehingga kebutuhan beras untuk konsumsi tidak kurang.(*)

loading...
Reporter : Trisnaldi /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 22 Agustus 2020 - 17:50:13 WIB

    Andre Rosiade Serahkan 10.000 Alat Tes Swab Senilai Rp1,5 M untuk Labor Unand Padang

    Andre Rosiade Serahkan 10.000 Alat Tes Swab Senilai Rp1,5 M untuk Labor Unand Padang HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyerahkan 10.000 alat pengambilan sampel untuk tes PCR swab untuk Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang, Sabtu (22/09/2020). Bantuan p.
  • Senin, 09 September 2019 - 17:37:40 WIB

    Pessel Terima Rp1,5 M Dana CSR dari Pegadaian

    Pessel Terima Rp1,5 M Dana CSR dari Pegadaian PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Dipenghujung tahun 2019 ini, Pemkab Pessel kembali menerima dana tanggung jawab sosial perusahaan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Perum Pegadaian senilai Rp1,5 miliar untuk pengembangan o.
  • Rabu, 17 Juli 2019 - 16:31:38 WIB

    Retribusi Pas Penumpang Kapal Mentawai Capai Rp1,5 M

    MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM – Retribusi pas masuk pelabuhan dan pas penumpang Kapal antar pulau pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Mentawai tampaknya akan melebihi target yang ditentukan di tahun ini yakni R.
  • Kamis, 08 Desember 2016 - 01:22:14 WIB

    Subsidi Transportasi ke Mentawai Rp1,5 M

    PADANG, HALUAN — DPRD Sumbar setujui Anggaran subsidi transportasi Padang-Mentawai masuk di APBD 2017 sebesar Rp1,5 miliar. Jumlah Rp1,5 miliar ini akan digunakan untuk biaya operasional kapal Mentawai Fast yang melayani ru.
  • Jumat, 18 November 2016 - 00:27:30 WIB

    Rp1,5 M Dana Pusat Dianggarkan untuk Wisata

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Objek wisata alam Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota perlu penambahan sarana prasarana. Untuk itu, pemerintah pusat akan mengucurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp1,5 miliar tahun 2017 ke .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]