Dianggap Tak Aman, Prancis dan Rusia Imbau Warga Mereka Tinggalkan Indonesia


Jumat, 27 Maret 2020 - 17:09:16 WIB
Dianggap Tak Aman, Prancis dan Rusia Imbau Warga Mereka Tinggalkan Indonesia Ilustrasi tenaga medis yang menangani pasien virus corona di Indonesia. (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Prancis dan Rusia mengimbau warga mereka yang berada di Indonesia untuk segera pulang menyusul penyebaran virus corona (Covid-19) yang kian meluas.

Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, Pierre Vincent, menuturkan imbauan itu bersifat anjuran bukan perintah. Ia juga mengatakan selain Indonesia, imbauan berlaku bagi warga negara Prancis di negara ASEAN lainnya.

"Ini bukan perintah, hanya anjuran (bagi warga negara Prancis) di seluruh negara ASEAN," ucap Vincent dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (27/3/2020).

Vincent menuturkan berdasarkan data kedutaan ada sekitar 2.000 turis Prancis di Indonesia. Sementara itu, ada sedikitnya 4.000 orang Prancis yang memiliki izin masuk/tinggal jangka panjang di Pulau Jawa dan Bali.

Sementara itu, Kedutaan Rusia di Jakarta juga mengeluarkan imbauan serupa. 

Atase Pers Kedubes Rusia, Denis Tetiushin, mengatakan pemerintahan Presiden Vladimir Putin telah mengeluarkan anjuran perjalanan bagi seluruh warganya di luar negeri, termasuk di Indonesia, terkait penyebaran wabah Covid-19.

Menurut Tetiushin, Kementerian Luar Negeri Rusia telah mengeluarkan imbauan bagi seluruh warga Negeri Beruang Merah di luar negeri, termasuk Indonesia, untuk segera pulang jika tak sedang dalam perjalanan mendesak.

"Imbauan itu tidak hanya berlaku bagi warga Rusia di Indonesia, tapi (bagi warga Rusia) di seluruh dunia," kata Denis melalui pesan singkat.

Dalam rapat pemerintah di Moskow pada Rabu (26/3) lalu, Perdana Menteri Mikhail Mishustin, menegaskan bahwa Rusia juga akan menangguhkan penerbangan reguler dan charter dari dan keluar Rusia mulai hari ini.

Meski begitu, Mishustin menuturkan pemerintah masih mengizinkan sejumlah penerbangan luar negeri menyangkut evakuasi warga Rusia untuk masuk.

Mishustin menuturkan biaya kepulangan warga Rusia dari luar negeri ditanggung negara.

"Kementerian Perhubungan dan Kemlu Rusia harus segera membentuk rencana evakuasi warga Rusia dari luar negeri. Saya meminta seluruh warga Rusia yang mengalami kesulitan pulang untuk menghubungi perwakilan Rusia di negara masing-masing," kata Mishustin.

Sebelumnya Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta telah meminta seluruh anggota keluarga staf yang berusia di bawah usia 21 tahun segera meninggalkan Indonesia terkait perkembangan virus corona.

Hingga Jumat siang, jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia mencapai 1.046 kasus. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 87, dan 46 pasien sembuh. (*)

loading...
 Sumber : CNN /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]