Gubernur Irwan Prayitno: Sumbar Belum Ada Positif Corona, Sekolah Tetap Jalan!


Senin, 16 Maret 2020 - 17:24:13 WIB
Gubernur Irwan Prayitno: Sumbar Belum Ada Positif Corona, Sekolah Tetap Jalan! Suasana Rapat Koordinasi membahas penanganan Virus Corona yang dipimpin langsung Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno didampingi Wagub Nasrul Abit dan Sekdaprov Alwis serta diikuti seluruh Bupati/Walikota di Kantor Gubernur Sumbar, Jalan Sudirman Padang, Senin (16/03/20). dok/humas

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, berdasarkan hasil rapat bersama Bupati/Walikota termasuk pihak Rumah Sakit dipastikan Sumbar belum ada pasien positif Corona. Dari data RSUP M Djamil, terdapat 10 orang diisolasi, dan 7 pasien MERS-CoV.

"Sampai tadi pagi kita belum ada positif corona. Dari Rumah Sakit M. Djamil ada 10 diisolasi, 7 pasien MERS-CoV, dan 3 suspect corona. Namun belum ada yang positif corona termasuk yang di RS Achmad Muchtar," kata Irwan Prayitno usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Istana Gubernuran, Senin (16/3/2020).

Terkait penumpang pesawat Air Asia dari Malaysia, Irwan menegaskan, bahwa telah dilakukan pemeriksaan namun disimpulkan pasien tersebut hanya mengalami demam biasa.

Tak hanya itu, kata Irwan, melalui rapat ini pihaknya melihat sejumlah aspirasi dari masyarakat, terutama mengenai libur sekolah. Bahwa pihaknya menerima Surat Edaran dari Menteri Pendidikan, dalam surat tersebut dibagi dalam beberapa tingkatan mulai ringan, sedang tinggi terdampak Corona pada satuan pendidikan.

"Kalau yang ringan penanganannya jika tidak ada terduga penyakit atau masih kosong virus corona. Itu disuruh jaga diri dan bersih diri, yang sakit pakai masker, yang sifatnya umum semacam pencegahan," jelas Irwan.

Sementara tingkatkan sedang adalah yang ada terduga Corona. Seperti, demam di atas 38 derajat Celcius. Dalam surat edaran itu disarankan untuk diperiksa dan dicek. Dan tingkat tertinggi yakni ada yang terjangkit, dalam arahan Menteri kelasnya diliburkan selama 14 hari dan dilakukan pemeriksaan kesehatan.

"Jadi tidak secara umum sekolah atau kotanya yang diliburkan. Oleh karena itu kota perlu suatu kebijakan yang sifatnya profesional," kata Irwan.

Selain itu Presiden juga memberikan arahan kepada publik, sebut Irwan, bahwa Gubernur diminta untuk melakukan koordinasi, pengawasan, penjagaan, pemantauan. Hanya saja, tidak ada bicara langsung mengenai libur sekolah.

"Oleh karena itu kita di Sumatera Barat kosong corona, jadi belum ada diliburkan karena anak-anak kita lagi ujian SMK, Minggu depan SMA ada UNBK, SMP juga ujian jadi mereka perlu kesiapan belajar," ulas Irwan.

Maka dari itu pula Bupati/Walikota menyepakati tidak meliburkan sekolah. Namun ketika nanti ditemukan positif Corona, satuan pendidikan langsung diliburkan.

"Jadi kalau pun ada serahkan sepenuhkan kepada Bupati/Walikota libur atau tidak. Tapi untuk SMA memang dari Provinsi. Mari kita lohat secara selektif, karena beda dari Jakarta yang banyak positif Corona," tukasnya. (*)

loading...
 Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]