Ditemukan KTP Komisioner dalam Syarat Dukungan, Ini Tanggapan Paslon


Selasa, 25 Februari 2020 - 17:18:29 WIB
Ditemukan KTP Komisioner dalam Syarat Dukungan, Ini Tanggapan Paslon Paslon Bupati dan Wakil Bupati Solsel jalur independen Jon Mathias-Jufrial. (Jefli)

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM -- Bakal Calon (Balon) Bupati Solsel jalur perseorangan Jon Mathias mengaku belum mengetahui perihal ditemukan fotokopi KTP Komisioner KPU pada syarat dukungan paslon yang telah diserahkan pihaknya. 

"Yang jelas Kita bakal croshcek dahulu karena Kami belum mengetahui. Terkadang, yang namanya dukungan KTP bukan semua diserahkan langsung pada calon juga melalui relawan yang begitu banyak," sebutnya pada Harianhaluan.com, Selasa (25/2).

Menurutnya, dikarenakan penyerahan KTP tidak semuanya tercover Paslon dalam waktu dua bulan, mungkin saja diserahkan secara global melalui relawan. "Nanti kita cek. Hal semacam itu biasa saja terjadi dan itu gunanya ada verifikasi. Kalau enggak, mana mungkin ada pencocokan data atau verifikasi dari pihak penyelenggara atau KPU. Saya belum melihat karena begitu banyak relawan," katanya.

Sebelumnya, dua lembar fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Komisioner KPU Solsel ditemukan dalam berkas dukungan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati jalur independen. Hal itu disampaikan Komisioner KPU Solsel, Andi Andrawan Putra saat dihubungi Harianhaluan.com, Selasa (25/2).

Ia mengatakan, dua fotokopi KTP Komisioner KPU Solsel yang ditemukan yakni, Andri Andrawan Putra di syarat dukungan paslon Joni Syarif-Rapialdi. Dan fotokopi KTP Komisioner KPU Solsel Dedi Fitriadi ditemukan pada syarat dukungan paslon Jon Mathias-Jufrial. "Benar, ditemukan dua fotokopi KTP Komisioner KPU Solsel. Diantaranya, KTP saya dan Dedi Fitriadi," ucapnya.

Padahal, imbuhnya pihaknya tidak pernah memberikan KTP sebagai bentuk dukungan paslon. "Terkait temuan ini, kami sudah sampaikan pada Tim Liaison Officer (LO) kedua paslon jalur independen tersebut," katanya. 

Kemudian, imbuhnya pihak LO akan menarik masing-masing KTP dan syarat dari dukungan. "Kalaupun tidak, saat penelitian administrasi nanti bakal di TMS (tidak memenuhi syarat)," sebutnya.

Sebelumnya, kata Andi pada saat Pileg dan Pilkada sebelumnya KTP miliknya juga pernah ditemukan. "Jadi yang ditemukan itu KTP dan surat dukungan. Ditemukan saat menghitung dan mencocokkan jumlah dan KTP," ujarnya.Ia mengaku sudah melaporkan temuan ini ke KPU Provinsi dan sesuai arahan mereka KTP tersebut di masukkan kategori tidak memenuhi syarat (TMS) saat melakukan verifikasi. (*)

loading...
Reporter : Jefli /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]