5 Pembunuh Khashoggi Dihukum Mati, Begini Respons AS


Selasa, 24 Desember 2019 - 09:07:36 WIB
5 Pembunuh Khashoggi Dihukum Mati, Begini Respons AS Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Amerika Serikat menyambut baik hukuman mati terhadap lima orang terkait pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

"Vonis hari ini adalah langkah penting untuk meminta pertanggungjawaban kejahatan berat yang mengerikan ini," kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri kepada wartawan usai putusan itu, dilansir AFP, Selasa (24/12).

Namun pengadilan membebaskan dua pembantu utama Pangeran Mahkota yang berkuasa di Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Senat Amerika Serikat menganggap mereka bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi pada Oktober tahun lalu di konsulat Riyadh, Istanbul.

DIa menyatakan Amerika Serikat mendorong Arab Saudi melakukan proses peradilan yang adil dan transparan.


"Kami mendesak mereka untuk lebih transparan agar semua orang bertanggung jawab," ujarnya. 

Riyadh menggambarkan pembunuhan itu sebagai operasi "jahat". Namun CIA dan utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa secara langsung mengaitkan Pangeran Mohammed dengan pembunuhan itu. Tuduhan itu dibantah keras oleh kerajaan.

Presiden AS Donald Trump berhati-hati untuk tidak menyalahkan sang pangeran, demi menjaga hubungan baik dengan kerajaan yang merupakan pembeli senjata utama dan sekutu terhadap Iran.

Pengadilan Arab Saudi menjatuhkan hukum mati kepada lima orang dalam kasus pembunuhan Khashoggi.

Namun dua tokoh lainnya, yaitu Wakil Kepala intelijen Ahmed al-Assiri dan penasihat media kerajaan Saud al-Qahtani tak didakwa karena tidak cukup bukti.

"Pengadilan menjatuhkan hukuman mati pada lima pria yang terlibat langsung dalam pembunuhan itu," kata jaksa penuntut umum dalam sebuah pernyataan, Senin (23/12) dikutip dari AFP.

Total ada 11 orang yang dituduh terlibat dalam kasus ini, namun nama-nama mereka tidak disebutkan. Dari 11 orang itu, lima dijatuhi hukuman mati, tiga menghadapi hukuman penjara total 24 tahun, dan sisanya dibebaskan.(*)

loading...
 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 21 Oktober 2020 - 18:52:27 WIB

    Waduh! 5 Warga Korea Selatan Meninggal Setelah Suntik Vaksin Flu

    Waduh! 5 Warga Korea Selatan Meninggal Setelah Suntik Vaksin Flu HARIANHALUAN.COM - Lima orang meninggal dunia setelah mendapat suntikan flu di Korea Selatan dalam seminggu terakhir, yang meningkatkan kekhawatiran atas keamanan vaksin tepat ketika program inokulasi musiman diperluas untuk .
  • Sabtu, 26 September 2020 - 17:48:37 WIB

    Dihajar Corona, India Tembus 5.903.932 Kasus Positif

    Dihajar Corona, India Tembus 5.903.932 Kasus Positif HARIANHALUAN.COM- Kementerian Kesehatan Federal India menyatakan, jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di India naik menjadi 5.903.932  pada Sabtu (26/9/2020)..
  • Rabu, 23 September 2020 - 09:16:46 WIB

    3.500 Warga Palestina Tewas 'di Tangan' Netanyahu

    3.500 Warga Palestina Tewas 'di Tangan' Netanyahu HARIANHALUAN.COM - Hampir 3.500 warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak, meninggal dalam serangan militer Israel selama kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu..
  • Senin, 21 September 2020 - 14:19:54 WIB

    Corona Hajar Prancis, Bertambah  10.569 Kasus Sehari

    Corona Hajar Prancis, Bertambah  10.569 Kasus Sehari HARIANHALUAN.COM- Otoritas kesehatan Prancis mengonfirmasi 10.569 kasus tambahan COVID-19 pada Minggu, turun dari peningkatan 13.498 kasus sehari sebelumnya..
  • Selasa, 15 September 2020 - 23:24:29 WIB

    Alibaba Guyur Grab Rp44,5 Triliun, Berencana Beli?

    Alibaba Guyur Grab Rp44,5 Triliun, Berencana Beli? HARIANHALUAN.COM -  Alibaba kabarnya sedang rajin menggelontorkan dana investasi. Salah satunya kepada perusahaan ride-hailing Grab, yang akan mendapat suntikan dana USD3 miliar atau sekitar Rp44,5 triliun..

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]