Jelang Pilkada 2020, Disdukcapil Solsel Lakukan Pemutakhiran Data Kependudukan


Senin, 23 Desember 2019 - 21:12:29 WIB
Jelang Pilkada 2020, Disdukcapil Solsel Lakukan Pemutakhiran Data Kependudukan Kepala Disdukcapil Solsel, Efi Yandri

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Hadapi Pilkada serentak 2020 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Solsel lakukan pemutakhiran data kependudukan. 

"Menuju data kependudukan yang valid.
Hingga saat ini total data yang "dibersihkan" berdasarkan hasil pemutakhiran data adalah 1.137 data kependudukan," kata Kepala Disdukcapil Solsel, Efi Yandri didampingi Sekretaris, Yulianis pada Haluan, Senin (23/12).

Berdasarkan data Disdukcapil Solsel hingga November 2019, jumlah penduduk Solsel 181.274. Wajib KTP sebanyak 125.782 orang. Jumlah kepemilikan KTP-el sebanyak 109.288 orang. Jumlah perekam KTP- el 110.154 orang. Jumlah belum cetak 1.093. Jumlah total cetak dinas 54.046.

Sedangkan, penerbitan akta kematian sebanyak 47 dan jumlah kematian sebanyak 72.

Pembersihan data kependudukan, imbuhnya ada data warga yang telah meninggal dunia yang belum dilaporkan pihak keluarga ataupun data warga yang pindah domisili ke luar kabupaten Solsel yang tidak melapor ataupun mengurus surat pindah. Namun, juga ditemukan data NIK ganda. "Apabila ada warga yang meninggal maka diterbitkan akta kematiannya. Beginilah kondisi dilapangan," ujarnya.

Pemutakhiran data, kata Efi salah satu upaya untuk memvalidasi data kependudukan, supaya warga yang telah meninggal dan pindah domisili tidak lagi tercatat sebagai warga Solsel yang masih berdomisili atau masih hidup. "Data penduduk itu kan dinamis. Ada juga penduduk yang lahir dan datang," sebutnya.

Terkait mekanisme pemutakhiran data, imbuhnya dengan cara mendatangi Kepala Jorong melalui petugas registrasi Nagari. "Sudah dilakukan sejak pertengahan 2019 hingga jelang Pilkada 2020," katanya.

Untuk temuan NIK ganda, katanya setelah petugas registrasi Nagari mendata ke tingkat Jorong untuk mendata warga yang belum memiliki KTP-el. Ternyata, dilapangan ada ditemukan masyarakat yang telah memiliki KTP-el akan tetapi data NIK tidak sama dengan data Capil Solsel. "Sehingga data NIK yang kami hapus adalah data yang tidak ada KTP-el dan disesuaikan dengan NIK yang terdata di Disdukcapil Solsel. Nama yang sama tapi NIK berbeda dan belum memiliki KTP-el itu yang kami hapus," terangnya. (h/jef)

loading...
Reporter : Jefli /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]