PD ke Jokowi: Silakan Tuan Perintahkan Usut, Soal Apa?


Kamis, 19 Desember 2019 - 13:17:29 WIB
PD ke Jokowi: Silakan Tuan Perintahkan Usut, Soal Apa? Presiden Joko Widodo

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak menyalahkan sejarah dengan menyalahkan pemerintah sebelumnya terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

"Kepada tuan, persoalan bangsa ini memang selalu ada, untuk itu butuh pemimpin yang bisa menyelesaikan bukan hanya 'ingin' dan 'menyalahkan sejarah'," cuit Hinca, dalam akun Twitter pribadinya @hincapandjaitan, Kamis (19/12).

Lebih lanjut, Hinca berharap untuk semua pihak tak menyalahkan dalam kasus Jiwasraya. Sebab, nantinya hanya menghabiskan tenaga bila saling menyalahkan dalam persoalan tersebut.

Hinca juga meminta Jokowi untuk memerintahkan penegak hukum yang ada di bawah koordinasinya untuk bergerak menyelidiki kasus tersebut.

"Data sudah ada. Penegak Hukum pun sepatutnya sudah bisa berjalan. Silakan tuan kejar & perintahkan, mengusut tuntas masalah ini. Syukur jika 'ingin' sudah ada. GAS," kata Hinca.

Terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menilai sikap sering menyalahkan yang dilakukan Jokowi 'kambuh' lagi dalam menyikapi kasus Jiwasraya. Ia heran Jokowi menyalahkan periode pemerintahan presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) padahal kejadiannya di masa pemerintahannya saat ini.

"Hari ini Pak Jokowi kambuh, asuransi yang gagal bayar di eranya Jokowi-Ma'ruf, yang disalahkan justru era Jokowi-JK dan era SBY-Boediono," kata Andi dalam akun Twitter pribadinya @Andiarief__ Kamis (19/12).

"Saya sudah bisa menebak reaksi Pak SBY jika mendengar Pak Jokowi kambuh, seperti biasa Pak SBY akan bilang memang selera Pak Jokowi humornya tinggi," kata dia.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan kasus asuransi Jiwasraya ini terjadi sejak 10 tahun lalu. Ia menyebut kasus ini merupakan masalah yang berat. Namun, ia meyakini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Keuangan mampu mengatasinya.

"Ini persoalan yang sudah lama sekali 10 tahun yang lalu, problem ini yang dalam tiga tahun ini kita sudah tahu dan ingin menyelesaikan masalah ini," kata Jokowi di Balikpapan, kemarin.(*)

loading...
 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 11 Oktober 2020 - 22:25:37 WIB

    Terungkap! Ini Faktor PDIP Sulit Kuasai Sumbar

    Terungkap! Ini Faktor PDIP Sulit Kuasai Sumbar HARIANHALUAN.COM - Lembaga riset Spektrum Politika merilis survei tentang persepsi masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) terhadap PDI Perjuangan. Dalam paparannya Spektrum menyebut dukungan terhadap PDIP menyusut, salah satunya s.
  • Jumat, 11 September 2020 - 09:29:13 WIB

    Cawalkot dari PDIP Ini Ngaku Alami Pelecehan Seksual oleh Paslon PKS

    Cawalkot dari PDIP Ini Ngaku Alami Pelecehan Seksual oleh Paslon PKS HARIANHALUAN.COM - Bakal calon wali kota Depok yang diusung PDI Perjuangan, Afifah Alia menyebarkan pengakuan terkait dugaan pelecehan seksual yang ia terima dari pasangan calon (paslon) lawannya Imam Budihartoni alias IBH ya.
  • Senin, 07 September 2020 - 07:32:45 WIB

    Sekjen PDIP: Kami Tetap akan Bangun Sumbar

    Sekjen PDIP: Kami Tetap akan Bangun Sumbar HARIANHALUAN.COM - PDIP menegaskan dukungan mereka untuk kemajuan Provinsi Sumatera Barat tak akan pernah luntur. Bagi PDIP dan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pembangunan di Sumatera Barat wajib dilakukan..
  • Jumat, 04 September 2020 - 11:26:12 WIB

    Soal Statemen Puan Maharani tentang Sumbar, PKS Minta PDIP Bercermin

    Soal Statemen Puan Maharani tentang Sumbar, PKS Minta PDIP Bercermin HARIANHALUAN.COM - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meminta PDI Perjuangan (PDIP) --yang kerap kalah dalam proses pemilihan umum (Pemilu) di Sumatera Barat (Sumbar)-- untuk bercermin..
  • Kamis, 03 September 2020 - 09:13:09 WIB

    Curhat Megawati: Kenapa Ya Rakyat Sumbar Belum Menyukai PDIP?

    Curhat Megawati: Kenapa Ya Rakyat Sumbar Belum Menyukai PDIP? HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku sulit untuk mendapatkan simpati rakyat Sumatera Barat (Sumbar). Dia mengatakan, hal itu berdampak pada sulitnya mencari.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]