Pascatumpahan Minyak CPO di Teluk Bayur. DLH Pessel: Jangan Hanya Di Teluk Bayur Saja Dibersihkan


Senin, 16 Oktober 2017 - 16:32:40 WIB
Pascatumpahan Minyak CPO di Teluk Bayur.  DLH Pessel: Jangan Hanya Di Teluk Bayur Saja Dibersihkan DLH Pessel melibatkan sejumlah Personil Pol PP saat melakukan monitoring kesejumlah pulau-pulau yang ada di Pessel, kegiatan itu terkait pencemaran yang terjadi akibat tumpahan minyak CPO oleh PT Wira Inno Mas (WIM) di Teluk Bayur, beberapa waktu lalu. (Okis Mardiansyah) 

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Pasca tumpahnya minyak Crude Palm Oil (CPO) sekitar 50 ton, dengan jenis palm fatty acid distillate (PFAD), di Pelabuhan Teluk Bayur, kota Padang, beberapa waktu lalu. Ternyata kondisi tersebut, mulai mencemari pulau-pulau kecil sekitar, termasuk juga di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Meski pihak perusahaan PT Wira Inno Mas (WIM), terus berupaya membersihkan dan mengangkat kumpulan material minyak beku ke luar perairan dan pulau-pulau terdekat. Namun, permukaan perairan dari Pelabuhan Teluk Bayur hingga Bungus, dan pulau-pulau terdekat di Pesisir Selatan tetap berubah warna. Air laut terlihat menjadi kuning, kondisi pulau-pulau kecil sekitar mulai tercemar dan tak elok lagi di pandang mata.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pesisir Selatan bersama sejumlah personil Pol PP melakukan monitoring ke sejumlah pulau-pulau yang ada di Kabupaten itu. Ternyata tumpahan minyak Nabati itu, memang ditemukan menumpuk di pantai disejumlah pulau.

Nelly Armidha, selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pessel, kepada Haluan mengatakan, ada beberapa pulau yang terpapar, seperti pulau Pagang, Pamutusan, Sironjong, Sirandah, Pasumpahan, pulau Katang-Katang, Pulau Auah Gadang, dan masih banyak pulau-pulau kecil lainnya yang tercemar. Menurutnya, bongkahan itu menyerupai bentuk terumbu karang berbentuk bulat melingkar dan berwarna kuning serta berongga, namun setelah diinjak tekstur lengket dan licin.

"Bongkahan minyak ini menyebar hampir mengelilingi seluruh pasir di sejumlah pulau, disisi perairan dangkal ada pula yang berbentuk gumpalan-gumpalan besar dan kecil. Gumpalannya melilit di antara lapisan minyak, kemungkinan hanyut terbawa arus dari sekitar perairan Teluk Bayur," sebut Nelly.

Selain itu, pihaknya juga menemukan minyak yang mengendap di dalam pasir di sekitaran pulau. Kepada Haluan, ia mengatakan bahwa tumpahan minyak  CPO tersebut, sudah berdampak kemana mana dan mencemari hampir seluruh perairan laut yang ada di Pessel.

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]