BANYAK DIALIHFUNGSIKAN KE PERUMAHAN

Lahan Pertanian Tersisa 7.646 Hektare


Jumat, 08 September 2017 - 01:34:33 WIB
Lahan Pertanian Tersisa 7.646 Hektare ilustrasi

PADANG,HALUAN—Selama lima tahun belakangan, alih fungsi lahan pertanian di Kota Padang mencapai 35 hektare. Meskipun setiap tahunnya, alih fungsi lahan tidak terjadi dalam jumlah yang besar, tetapi setiap tahun pasti terjadi hal ini.

Kemarin ini kita mendapatkan data dari Provinsi, telah terjadi alih fungsi lahan pertanian ke perumahan sekitar 35 hektare,”ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syaiful Bahri saat ditemui Haluan, Rabu (6/9).

Disebutkan Syaiful, saat ini lahan pertanian di Kota Padang hanya sekitar 7.646 hektare. Tentunya alih fungsi lahan tidak bisa dibiarkan. Sebab saat ini, hasil produksi dari pertanian pun hanya bisa mencukupi sekitar 30 persen dari kebutuhan.

Dikatakan Syaiful, pengalih fungsian lahan yang terjadi saat ini harus segera diimbangi untuk itu, pihaknya berencana akan membuka lahan baru sekitar 20 hektare di tahun 2018.

“Sawah baru yang akan dibuka ini berada di Bungus Teluk Kabung. Sudah ada yang bersedia lahannya 20 hektare untuk dijadikan sawah, tidak termasuk dalam kawasan hutan lindung, dan kondisinya saat ini tidak termanfaatkan,”ujarnya.

Syaiful menyebut, untuk membuka 20 haktare lahan tersebut, provinsi akan memberikan bantuan sekitar Rp16 juta perhaktare, sehingga nantinya akan digelontorkan anggaran sekitar Rp320 juta.

“Sehingga pengalihfungsian lahan dari 35 hektare tersebut bisa diganti dengan 20 hektare yang baru. Masih tersisa 15 hektare yang harus dicarikan gantinya,”sebut Syaiful.

Ia menyebut, pihaknya konsen terhadap RTRW, siapa pun yang melanggar RTRW harus ditindak. Selain di RTRW, ada payung hukum yang lebih tinggi yakni undang-undang 41 tahun 2009 tentang perlindungan terhadap lahan-lahan pertanian berkelanjutan.

“Sudah ada undang-undangnya tidak perda lagi seperti RTRW. Kita akan tetap pertahankan jumlah lahan pertanian yang 7.646 hektare ini, jika pun terjadi pengurangan maka akan segera dicarikan gantinya,”sebutnya.

Sementara Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, pertumbuhan laju penduduk memaksa terjadinya pengalih fungsian lahan pertanian ke perumahan. Untuk mengurangi terjadi pengalihfungsian lahan, dikatakan Mahyeldi Pemerintah Kota Padang sedang melalukan penyempurnaan RTRW.

“Mana yang sudah berubah fungsinya akan dituangkan kedalam RTRW. Pelanggaran terhadap RTRW akan berdampak konsekuwensi hukum,”ujarnya.

Disebutkan Mahyeldi, terdesaknya penduduk akan kebutuhan perumahan, Pemko Padang saat ini sedang merancang aturan terhadap penambahan rumah. Selain itu, pengawasan perlu juga dilakukan agar lahan pertanian yang ada tidak drastis pengalihfungsianya kepada perumahan. (h/mg-mel)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 14 April 2020 - 14:56:36 WIB

    DPRD Padang Minta Pemko Siapkan Lahan Makam untuk Korban Corona

    DPRD Padang Minta Pemko Siapkan Lahan Makam untuk Korban Corona PADANG, HARIANHALUAN.COM -- DPRD Kota Padang meminta, Pemerintah Kota (Pemko) segera menyiapkan lahan pemakaman baru untuk mengantisipasi lonjakan korban virus corona atau Covid-19..
  • Kamis, 31 Oktober 2019 - 19:12:43 WIB

    Gagal, Pemko Padang Siap Ambil Alih Lahan Parkir Meter

    Gagal, Pemko Padang Siap Ambil Alih Lahan Parkir Meter PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gagalnya program parkir meter di Kota Padang membuat pungutan parkir manual kembali berkuasa. Namun, dalam waktu dekat pemerintah kota (pemko) akan mengambil alih dengan cara kontrak dengan petugas .
  • Jumat, 09 November 2018 - 15:00:37 WIB

    Baru 25 Persen Petani di Padang yang Asuransikan Lahan

    Baru 25 Persen Petani di Padang yang Asuransikan Lahan PADANG, HARIANHALUAN.COM—Kurang lebih dua hektare sawah terdampak banjir yang terjadi pada Jumat (2/11). Dinas Pertanian Padang mengatakan, lahan yang terkena banjir itu hanya di Kecamatan Lubuk Kilangan. Dinas akan memberi.
  • Kamis, 01 Maret 2018 - 11:58:57 WIB

    Lahan Pertanian di Padang Berkurang, 55 Persen Pasokan Pangan dari Luar 

    Lahan Pertanian di Padang Berkurang, 55 Persen Pasokan Pangan dari Luar  PADANG, HARIANHALUAN.COM—Hingga saat ini, Kota Padang baru mampu menyediakan kebutuhan pangan sekitar 45 persen bagi 914.968 jiwa. Sisanya, sekitar 55 persen kebutuhan pangan masih dipasok dari wilayah tetangga..
  • Ahad, 21 Januari 2018 - 19:17:08 WIB
    Pernyataan Leonardy Harmainy

    DPD RI: Hentikan Eksekusi Lahan Basko!

    DPD RI: Hentikan Eksekusi Lahan Basko! Leonardy Harmainy, Anggota DPD RI yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Sumbar ini mengutip PP No 69/1998 tentang Prasarana dan Sarana Perkeretaapian yang menyebutkan bahwa tanah yang digunakan PT KAI untuk kepentingan jal.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]