Pasokan Lancar, Warga Sulit Dapatkan Gas 3 Kg


Selasa, 05 September 2017 - 01:42:23 WIB
Pasokan Lancar, Warga Sulit Dapatkan Gas 3 Kg SUSAH DIDAPAT — Gas Elpiji 3 kg susah didapat meski pasokan masuk setiap harinya. RIKI YUHERMAN

SAWAHLUNTO, HALUAN - Gas elpiji 3 kg mulai sulit didapat di Sawahlunto. Beberapa pangkalan gas di kota ini banyak yang kehabisan stok gas melon, padahal pasokan masuk tiap hari tapi sering warga tidak mendapatkannya.

"Sudah sepekan ini tidak dapat gas melon ini, setiap ditanya ke pangkalan dan penjual eceran, selalu habis," kata Parinem (60), kepada Haluan.

Pantauan Haluan, kebutuhan masyarakat Sawahlunto akan gas elpiji 3 kg dirasakan meningkat. Betapa tidak, sepekan ini masyarakat sangat susah mendapatkan gas yang biasa disebut gas melon tersebut. Meski pasokan masuk tiap hari tapi warga masih saja kesulitan untuk mendapatkannya.

Hal ini dibenarkan oleh salah seorang pemilik pangkalan gas elpiji Poniman, kepada Haluan disebutkan, pasokan gas dari agen kepangkalan tidak ada kendala malah terbilang lancar sesuai dengan jatah masing-masing. Namun beberapa waktu belakang ini stok ataupun jatah yang diberikan dirasakan semakin tidak mencukupi.

"Dalam sebulan, pangkalan saya mendapat pasokan sebanyak 4.000 tabung gas isi 3 kg. Pasokan tetap seperti biasa akan tetapi jika stok habis bisa dalam sebulan tapi sekarang bisa habis dalam beberapa hari saja," katanya.

Poniman menjelaskan, gas melon bukannya langka akan tetapi kebutuhan gas itu sendiri yang semakin meningkat, gas lanjutnya masuk setiap hari namun setiap pasokan masuk langsung habis.

Poniman menilai, gas yang hanya untuk masyarakat miskin itu banyak juga dimanfaatkan oleh warga yang mampu, termasuk industri industri rumah tangga yang ada, sehingga gas yang ada sekarang ini laris manis dan sering kosong di lapangan.

"Kemarin saja masuk 140 tabung, dalam semalam langsung habis terjual. Tidak saja warga miskin tapi juga masyarakat yang mampu ikut membeli gas bersubsidi tersebut," katanya.

Untuk gas 3 kg di pangkalan dijual dengan harga Rp14 ribu, sedangkan untuk ke eceran dari pangkalan Poniman mengantar dengan harga Rp18 ribu.

Sementara untuk harga eceran di kedai atau warung cukup bervariasi mulai di kisaran harga Rp20 hingga 23 ribu tergantung jarak kedai dari pangkalan.

"Kita menjual gas tabung 12 kg dengan harga Rp150 ribu, dan tabung 5,5 kg sebesar Rp75 ribu. Semenjak gas melon sering habis sebelum waktunya, banyak warga yang mulai beralih ke gas 12 kg dan 55 kg," terangnya.(h/rki)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]