Alex Indra: Dibebaskan Polisi Mesir, Mahasiswa Minang Dipulangkan Saat Idul Adha


Kamis, 31 Agustus 2017 - 01:14:53 WIB
Alex Indra: Dibebaskan Polisi Mesir, Mahasiswa Minang Dipulangkan Saat Idul Adha Alex Indra Lukman bersama Emma Yohanna. IST

PADANG, HALUAN – Kabar melegakan soal nasib dua mahasiswa asal Luak Nan Bungsu (Payakumbuh dan Limapuluh Kota), datang dari anggota DPR RI asal Sumbar, Alex Indra Lukman. Dalam pesan WhatsApp yang dikirimkan ke Haluan, Komisi V DPR RI itu, Alex menyebut, Muhammad Nurul Hadi dan Nurul Islami akan diberangkatkan dari Mesir pada 1 September.

Keduanya berangkat dari Kairo menggunakan Etihad Airways dan akan tiba di Jakarta pada 2 September, atau esok harinya, sekitar pukul 13.00 WIB. “Alhamdulillah, dua adik saya yang menuntut ilmu di Universitas Al Azhar, dan sempat ditahan polisi Mesir akan dipulangkan pada 1 September,” tulis Alex dalam pesannya.

Dijelaskan Alex, kondisi keduanya dalam keadaan sehat dan siap untuk dipulangkan. “Semuanya sedang diurus. Mereka berangkat tanggal 1 September, bertepatan dengan Idul Adha dari Mesir dan sampai di Jakarta esok harinya,” ungkap Alex yang sejak kabar penahanan kedua mahasiswa itu oleh polisi Mesir, termasuk orang yang paling risau.

Pemerintah, dijelaskan Alex berusaha maksimal dengan melakukan diplomasi, hingga akhirnya keduanya dibebaskan. Dengan kepulangan itu, diharapkan pihak keluarga bisa kembali tenang. “Keduanya aman, pihak keluarga jangan risau lagi. Pemerintah selalu berupaya penuh melindungi setiap warganya,” tutur sumando Luak Nan Bungsu itu.

Dubes Helmy Fauzy sebelumnya juga sudah menghubungi orang tua Nurul Islami, Muharnis. Kepada wanita asal Situjuah Batua, Situjuah Limo Nagari, Limapuluh Kota itu, Helmy mengaku, telah menyampaikan bahwa Nurul maupun Hadi, dalam keadaan sehat. Sebelum mengontak langsung orangtua Nurul Islami, Dubes RI melalui istrinya Dwi Ria Latifa, sudah bertemu dengan Nurul dan Hadi di kantor keamanan Aga, tempat mereka ditahan.

Datang secara informal, atau tidak menyangkut kedinasan san suaminya, Dwi Ria Latifa membawa bekal makanan untuk Nurul dan Hadi, Selasa (29/8). “Tadi Ibu Dubes sudah mengunjungi mereka di tahanan. Bawakan nasi rendang, roti, kue dan minuman,” jelas Helmy Fauzy.

Dua mahasiswa itu ditahan di Markas Kepolisian Kota Aga, yang terletak 15 kilometer dari Kota Samanud. Mereka ditangkap aparat keamanan Mesir di Samanud, wilayah Provinsi Dakhaliyah, Mesir, yang berjarak sekitar 150 kilometer dari Kairo. (*)

Editor: Bhenz Maharajo

 

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]