Masyarakat Polisikan Pelaku Tambang Ilegal


Rabu, 30 Agustus 2017 - 09:55:03 WIB
Masyarakat Polisikan Pelaku Tambang Ilegal Dokumentasi Haluan

AGAM, HARIANHALUAN.COM - Masyarakat Jorong Tapian Kandih, Kenagarian Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, melaporkan kerusakan lingkungan akibat galian tambang ilegal yang dilakukan oleh CV Titipan Ilahi, untuk memasok kebutuhan penimbunan kolam PT AMP.

Salah Seorang tokoh masyarakat setempat, Mardin di Lubuk Basung, Selasa mengatakan, masyarakat sangat dirugikan bekas aktivitas ini. Pengambilan tanah clay di lokasi kampung itu memberikan dampak yang negatif bagi masyarakat.

"Kita sudah melaporkan ini kepada pihak kepolisian. Kami berharap pihak yang berwajib bisa melakukan tindakan, sebab kegiatan ini juga berindikasi ilegal," katanya.

Ia menjelaskan dalam hal ini masyarakat melaporkan Rabuman, Pimpinan CV Titipan Ilahi sebagai perusahaan yang melakukan pengambilan tanah clay di lokasi Bawan Tuo, Kenagarian Bawan. "Sebagai masyarakat kami wajib memberikan informasi ini kepada pihak kepolisian," jelas Mardin.

KBO Reskrim Polrea Agam, Ipda Ardian mengaku sudah menerima surat laporan tersebut dan akan menindaklanjutinya pengaduan masyarakat. "Kita akan telusuri bagaimana status pengambilan tanah merah di Bawan tersebut," jelasnya.

Menurutnya apabila tidak ada izin jelas yang bersangkutan telah melanggar hukum. " Penambangan ilegal merupakan tindak pidana bisa dijerat dengan UU no 4 2009 pasal 158 dengan ancaman 10 tahun penjara denda Rp10 miliar," ungkap Ardian.

Ketua Lembaga Kordinasi Pemuda Masyarakat Minang (LKPM) Agam, Suardi mengatakan, pemerintah harus jeli dalam mengeluarkan izin dalam aktivitas tambang. Sebab itu terkait dengan lingkungan, kalau lingkungam rusak masyarakat tentu dirugikan.

Begitu juga dengan pihak perusahaan yang membeli material dari aktivitas galian harus jeli melihat izin yang ada dari perusahaan yang beraktivitas tersebut. Jangan asal mengambil material saja, kalau aktivitas yang dilakukan penambang tidak punya izin sama saja perusahaan membeli bahan ilegal. (h/yat)

 

Editor: Rivo Septi Andries

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 17 Oktober 2020 - 20:56:48 WIB

    Masyarakat Mentawai Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia

    Masyarakat Mentawai Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia HARIANHALUAN.COM - Masyarakat Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara Kepulauan Mentawai dihebohkan dengan penemuan sosok mayat manusia yang sudah menjadi kerangka atau tengkorak, Sabtu, (17/10) sekira pukul 16:00 WIB..
  • Sabtu, 17 Oktober 2020 - 20:31:29 WIB

    Terjadi 10 Kali di Bulan September, BMKG Imbau Masyarakat Sumbar Waspada Gempa

    Terjadi 10 Kali di Bulan September, BMKG Imbau Masyarakat Sumbar Waspada Gempa HARIANHALUAN.COM - Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, bahwa Sumbar merupakan provinsi yang rawan terjadi bencana gempa dan tsunami. Hal ini terjadi akibat Sumbar berada p.
  • Kamis, 17 September 2020 - 21:34:33 WIB

    Masyarakat Lubuk Rasak Blokade Aliran Air ke Turbin Perusahaan Pembangkit Listrik

    Masyarakat Lubuk Rasak Blokade Aliran Air ke Turbin Perusahaan Pembangkit Listrik HARIANHALUAN.COM - Masyarakat Jorong Lubuk Rasak, Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir, Solok Selatan (Solsel) memblokade akses jalan dan menghentikan aliran air sungai menuju turbin pembangkit listrik tenaga mini hidro (PLTM.
  • Selasa, 23 Juni 2020 - 23:42:35 WIB

    Sejumlah Elemen Masyarakat Unjuk Rasa Tolak 500 TKA Konawe

    Sejumlah Elemen Masyarakat Unjuk Rasa Tolak 500 TKA Konawe HARIANHALUAN.COM - Sejumlah elemen masa unjuk rasa dari berbagai lembaga melakukan aksi unjuk rasa di perbatasan Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (23/6), guna menolak kedat.
  • Ahad, 21 Juni 2020 - 13:02:53 WIB

    Gunung Merapi Erupsi, Masyarakat Jangan Panik

    Gunung Merapi Erupsi, Masyarakat Jangan Panik HARIANHALUAN.COM - Gunung Merapi mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 6.000 meter dari puncak, sekitar pukul 09.13 WIB, Minggu (21/6). Berdasarkan keterangan resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tekn.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]