Di Limapuluh Kota, Seratusan Kepsek Hanya Berstatus Plt


Selasa, 29 Agustus 2017 - 10:39:17 WIB
Di Limapuluh Kota, Seratusan Kepsek Hanya Berstatus Plt Ilustasi/Haluan

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM – Kemelut di Pemkab Limapuluh Kota tampaknya terus bergulir. Belum usai kehebohan tarik ulur pelantikan tiga pejabat, kini heboh pula soal status Pelaksana tugas (Plt) seratusan kepala sekolah. Status tak penuh ini membuat roda pembangunan di bidang pendidikan tersendat.

Secara keseluruhan, ada 163 kepala sekolah yang saat ini berstatus Plt. Kondisi ini sudah berjalan lama. Bahkan ada Kepsek yang sudah 6 tahun sebagai Plt.

Informasi yang dihimpun Haluan, dari sebanyak 163 Kepsek yang Plt, 120 merupakan Kepsek yang telah menjabat selama dua periode. Disebabkan tidak ada penggantinya, lalu statusnya “diturunkan” dari defenitif menjadi Plt. Sedangkan 43 Kepsek lainnya yang baru saja diangkat setahun belakangan. Mayoritas, Kepsek yang memangku status Plt ini bertugas di Sekolah Dasar (SD).

Status Plt selama bertahun-tahun ini memunculkan kegalauan di kalangan Kepsek. Untuk mengambil keputusan, menandatangani ijazah, meminta bantuan dan meminta tambahan anggaran untuk operasional menjadi kendala utama. Jika terpaksa dilakukan, Kepsek harus mengakali aturan agar proses pendidikan tetap berjalan.

Seorang Plt Kepsek yang meminta namanya tak ditulis mengaku sudah empat tahun memangku jabatan Plt. Selama itu pula banyak hal yang menghalangi dirinya bertugas karena terkendala status.

“Banyak yang menjadi kendala. Tanda tangan saya tidak berlaku. Jadi hanya meneruskan program yang terdahulu. Sedangkan untuk membuat terobosan dan inisiatif susah karena terkendala aturan dan status sebagai Plt,” katanya kepada Haluan, Senin (28/8).

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]