BPJS Kesehatan Solok Paparkan Dampak Ekonomi  Program JKN-KIS


Selasa, 22 Agustus 2017 - 16:15:30 WIB
BPJS Kesehatan Solok Paparkan Dampak Ekonomi  Program JKN-KIS Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok,Rizka Ahiati (dua dari kanan) memaparkan capaian program JKN-KIS dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia.

SOLOK, HARIANHALUAN.COM- Implementasi program JKN-KIS tidak hanya berdampak terhadap pelayanan kesehatan,akan tetapi juga berdampak pada sektor perekonomian. Hal itu diungkapkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok, Rizka Adhiati saat Public Expose Capaian Kinerja BPJS Kesehatan Cabang Solok di Kota olok,Selasa (22/8).

 “Berdasarkan hasil penelitian LPM FEB Universitas Indonesia, kontribusi JKN-KIS- terhadapa perekonomian Indonesia pada tahun 2016 sebesar 152,2 triliun dan ditahun 2021 bisa mencapai 289 triliun,”ujara Rizka Adhiati.

Lebih jauh diungkapkannya, program JKN-KIS  memiliki dampak yang bersifat berkelanjutan, baik dampak jangka pendek maupun jangka panjang.

Dalam jangka pendek, program tersebut mampu mendorong aktifitas ekonomi untuk sektor yang bersinggungan dengan program jasa kesehatan pemerintah seperti rumah sakit dan puskesmas, industri farmasi, alat kesehatan dan non kesehatan.

Berdasarkan kajian LPM FEB UI yang dilakukan pada tahun2016 itu, menyimpulkan, program JKN-KIS berdampak terhadap jasa kesehatan yang diselenggarakan pemerintah senilai Rp 57,9 triliun,industri farmasi dan alat kesehatan Rp10,3 triliun, jasa kesehatan dan kegiatan sosial swasta Rp14,6 triliun.

Sedangkan dampak untuk sektor industri makanan dan minuman terdampak Rp17,2 triliun, perdagangan selain mobil dan sepeda motor Rp7,5 triliun, jasa angkutan, pos dan kurir Rp3,5 triliun, jasa keuangan dan persewaan Rp2,4 trilun dan sektor lain Rp38,6 triliun.

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]