Masyarakat Mulai Muak dengan Kekisruhan, Ferizal: Saya Bupati 43 Hari


Selasa, 22 Agustus 2017 - 10:28:04 WIB
Masyarakat Mulai Muak dengan Kekisruhan, Ferizal: Saya Bupati 43 Hari Pelantikan pejabat oleh Wakil Bupati Ferizal Ridwan

“Kalau sebagai Wabup, memang saya tidak boleh melakukannya. Tapi, hari ini, berdasarkan surat Mendagri. Saya sebagai bupati. Ferizal Ridwan bertindak sebagai bupati selama 43 hari” Ferizal Ridwan, Wabup Limapuluh Kota.

 

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM – Kisruh di tubuh Pemkab Limapuluh Kota kian parah. Wakil Bupati, Ferizal Ridwan tetap bersikukuh, pelantikan yang dilakukannya sesuai aturan. Dia mengklaim, 43 hari Irfendi Arbi melaksanakan ibadah haji, dia yang menjabat Bupati Limapuluh Kota. Kisruh ini membuat masyarakat muak. Ada yang sudah berancang-ancang menurunkan keduanya dari kursi kekuasaan.

Sementara, M Yunus, Plt Sekda yang statusnya dicabut Ferizal tetap menganggap dirinya sebagai Plt Sekda yang sah. Senin (21/80 pagi, dia tetap masuk ke ruangan yang dikhususkan untuk Sekda.

Puluhan pejabat eselon juga dikumpulkannya. Ada perlawanan terhadap keputusan Ferizal. Sementara, Yendri Thomas yang dikembalikan jabatannya sebagai Sekdakab oleh Ferizal Ridwan, mengalah dan tidak berkantor di ruangan Sekdakab. Kondisi ini tentu menjadi perseden buruk bagi Limapuluh Kota.

Saat apel pagi di Kantor Bupati Sarilamak, Ferizal menegaskan kalau dia bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukannya. Apa yang sudah ditetapkannya, diminta untuk dilaksanakan. 

“Apa yang saya lakukan itu sesuai aturan. Kalau sebagai Wabup, memang saya tidak boleh melakukannya. Tapi, hari ini, berdasarkan surat Mendagri. Saya sebagai bupati. Ferizal Ridwan bertindak sebagai bupati selama 43 hari,” terang Ferizal dihadapan ratusan pejabat Pemkab Limapuluh Kota.

Ferizal juga memastikan, sampai Senin pagi, belum ada pembicaraan resmi dengan Gubernur Sumbar atau Mendagrim terkait tindakan yang diambilnya.

“Sampais ekarang tidak pernah. Adanya pers rilis dari oknum yang sengaha memecah belah Pemkab Limapuluh Kota,” tutur Ferizal, seperti rekaman pidatonya yang tersebar di sejumlah kalangan.

Pelantikan yang dilakukannya, menurut Ferizal sudah sesuai dengan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kalau ada pihak yang merasa dirugikan, seperti pejabat yang dicopot status Plt-nya, menurut Ridwan silahkan menempuh cara yang elegan. Salah satunya dengan melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Jangan sampai ada yang mau diadu domba, sekaligus ada indikasi pemerintahan ini dikacau. Kalau ingin menguji kebenaran dan aturan, mari secara bersama-sama ke Mendagri, KASN, Ombudsman atau ke PTUN dan Pengadilan. Salah benar itu bisa didapatkan lewat pengadilan. Silahkan ke Pengadilanm” ungkapnya.

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 17 Oktober 2020 - 20:56:48 WIB

    Masyarakat Mentawai Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia

    Masyarakat Mentawai Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia HARIANHALUAN.COM - Masyarakat Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara Kepulauan Mentawai dihebohkan dengan penemuan sosok mayat manusia yang sudah menjadi kerangka atau tengkorak, Sabtu, (17/10) sekira pukul 16:00 WIB..
  • Sabtu, 17 Oktober 2020 - 20:31:29 WIB

    Terjadi 10 Kali di Bulan September, BMKG Imbau Masyarakat Sumbar Waspada Gempa

    Terjadi 10 Kali di Bulan September, BMKG Imbau Masyarakat Sumbar Waspada Gempa HARIANHALUAN.COM - Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, bahwa Sumbar merupakan provinsi yang rawan terjadi bencana gempa dan tsunami. Hal ini terjadi akibat Sumbar berada p.
  • Kamis, 17 September 2020 - 21:34:33 WIB

    Masyarakat Lubuk Rasak Blokade Aliran Air ke Turbin Perusahaan Pembangkit Listrik

    Masyarakat Lubuk Rasak Blokade Aliran Air ke Turbin Perusahaan Pembangkit Listrik HARIANHALUAN.COM - Masyarakat Jorong Lubuk Rasak, Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir, Solok Selatan (Solsel) memblokade akses jalan dan menghentikan aliran air sungai menuju turbin pembangkit listrik tenaga mini hidro (PLTM.
  • Selasa, 23 Juni 2020 - 23:42:35 WIB

    Sejumlah Elemen Masyarakat Unjuk Rasa Tolak 500 TKA Konawe

    Sejumlah Elemen Masyarakat Unjuk Rasa Tolak 500 TKA Konawe HARIANHALUAN.COM - Sejumlah elemen masa unjuk rasa dari berbagai lembaga melakukan aksi unjuk rasa di perbatasan Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (23/6), guna menolak kedat.
  • Ahad, 21 Juni 2020 - 13:02:53 WIB

    Gunung Merapi Erupsi, Masyarakat Jangan Panik

    Gunung Merapi Erupsi, Masyarakat Jangan Panik HARIANHALUAN.COM - Gunung Merapi mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 6.000 meter dari puncak, sekitar pukul 09.13 WIB, Minggu (21/6). Berdasarkan keterangan resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tekn.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]