Abrasi di Pantai Tiku, 300 Hektar Lahan Sawit Masyarakat Rusak


Jumat, 18 Agustus 2017 - 22:19:06 WIB
Abrasi di Pantai Tiku, 300 Hektar Lahan Sawit Masyarakat Rusak Sejumlah warga melihat kondisi lahan sawit masyarakat yang rusak karena abrasi pantai di Tiku, Kabupaten Agam.ist

AGAM, HARIANHALUAN.COM- Sekitar 300 hektar perkebunan sawit masyarakat di Jorong Muaro Putuih Kenagarian Tiku Limo Jorong rusak akibat abrasi,  yang terjadi sejak  awal 2017. Kerugian masyarakat akibat peristiwa ini dinilai miliaran rupiah.

Kejadian ini sangat memukul perekonomian masyarakat. Sebelumnya abrasi juga terjadi pada wilayah Pasia Paneh, bibir pantai naik kepermukaan, masyarakat berharap ada tindaklanjut dari pemerintah.

Tokoh masyarakat setempat, Dt bandaro, Jumat mengatakan, abrasi yang terjadi di Muaro Putuih sudah sangat mengkhawatirkan. Awalnya hanya terjadi pada sebagian kecil saja, serta panjang dan luasnya tidak begitu merusak.

Namun, berjalannya waktu, abrasi kian membesar dan luas, sehingga sudah merusak perkebunan serta mengancam wilayah pemukiman masyarakat. Kejiadan ini perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dalam hal ini instansi yang berwenang.

" Masyarakat Muaro Putuih  Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara sangat cemas dengan kejadian ini.  Panjang abrasi  tersebut lebih kurang 1,5 kilo meter, dengan luas perkebunan yang rusak 300 hektar, ribuan batang sawit rusak," jelasnya.

Dikatakannya, batang sawit yang sudah terkena abrasi tidak bisa berbuah lagi. Sebagian besar telah rusak. " Satu hektar perkebunan sawit, lebih kurang bernilai Rp65 juta, dengan luas 300 hektar yang rusak kerugian masyarakat, mencapai miliaran rupiah," ungkapnya.

Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan Kabupaten Agam, Isman Imran mengatakan, kejadian ini bakal ditindaklanjuti. Sejauh apa dampak  dan penanganan resikonya. Wilayah pantai Tiku memang sangat rentan dengan abrasi oleh sebab itu dipasang grib oleh pemerintah pusat.

" Pada wilayah perairan Tiku sangat berpotensi abrasi, oleh sebab itu dilakukan pemasangan oemecah ombak oleh pemerintah pusat. Karena wilayah pantai cukup panjang pemecah ombak yang ada belum mencukupi. Oleh sebab itu juga dilakukan penanaman pada sepanjang pantai," jelasnya. (h/yat)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 09 Mei 2020 - 14:42:00 WIB

    Kelurahan Air Manis Dilanda Gelombang Besar, 10 Rumah Warga Terdampak Abrasi

    Kelurahan Air Manis Dilanda Gelombang Besar, 10 Rumah Warga Terdampak Abrasi PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gelombang besar yang terjadi di Kelurahan Air Manis, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang menimbulkan abrasi. Akibatnya, 10 rumah warga yang ada disekitar pantai terkena dampak dari abrasi tersebut.
  • Senin, 28 Oktober 2019 - 18:20:07 WIB

    Korban Abrasi di Pessel Terima Bantuan

    Korban Abrasi di Pessel Terima Bantuan PAINAN, HARIANHALUAN.COM-Tiga keluarga korban abrasi di Pasir Samudera, Kenagarian Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menerima bantuan dari pemerintah setempat, Senin (28/10)..
  • Kamis, 17 Oktober 2019 - 15:08:56 WIB

    Gelombang Tinggi, Abrasi Mengancam di Pantai Pariaman

    Gelombang Tinggi, Abrasi Mengancam di Pantai Pariaman PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Abrasi kembali melanda pantai Pariaman, tepatnya di Desa Apar. Kejadian itu, terjadi beberapa minggu belakangan yang hampir merobohkan pondok tempat berjualan masyarakat di lokasi itu..
  • Kamis, 20 Juni 2019 - 16:39:33 WIB

    Puluhan Rumah di Sungai Limau Terkena Abrasi

    Puluhan Rumah di Sungai Limau Terkena Abrasi PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Puluhan KK warga Nagari Pasir Baru, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, terkena dampak abrasi pantai, Kamis, (20/6). Setidaknya, 30 rumah warga mengalami rusak berat dan rusa.
  • Rabu, 20 Maret 2019 - 18:41:23 WIB

    Atasi Abrasi di Nagari Muara Kandis, Pusat Anggarkan Rp7,5 Miliyar

    Atasi Abrasi di Nagari Muara Kandis, Pusat Anggarkan Rp7,5 Miliyar PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Sebagai upaya penanganan dampak abrasi pantai di Nagari Muara Kandis, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan. Pemkab Pessel melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]