Di Aia Angek Cottage, Patung Tan Malaka dan Soekarno Disandingkan


Rabu, 16 Agustus 2017 - 11:08:16 WIB
Di Aia Angek Cottage, Patung Tan Malaka dan Soekarno Disandingkan  Fadli Zon didampingi Masoen Abidin dan Irdinansyah Tarmizi saat meresmikan patung perunggu Founding Father di Taman Rumah Budaya Fadli Zon Cottage Aia Angek, Selasa (15/8) kemarin Apiz Jackson

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM—Memperingati momentum Kemerdekaan Indonesia yang ke 72 tahun, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meresmikan patung “The Founding Fathers” (Pendiri Republik Indonesia) yang terdiri dari Sukarno, Muhammad Hatta, Sutan Syahrir, dan Tan Malaka, di Rumah Budaya Fadli Zon, Aia Angek Cottage, Selasa (15/8) kemaren.

Di Indonesia pun istilah Pendiri Bangsa lebih sering merujuk pada nama-nama yang terlibat dalam merumuskan struktur negara RI menjelang hari kemerdekaan.mereka adalah anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang kemudian dibubarkan dan diganti dengan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), di tambah tokoh yang hadir merumuskan naskah proklamasi dirumah laksamana Maeda, pada tanggal 16 Agustus 1945.

Fadli Zon mengatakan, Istilah pendiri bangsa memiliki pengertian yang lebih luas dari itu, sebab kelahiran sebuah negara dibidani oleh para pejuang yang boleh jadi tidak terlibat dalam urusan-urusan teknis tersebut.

“Dalam kesempatan kali ini, kita hanya membuat empat patung dari sekian banyak yang bisa disebut sebagai The Founding Fathers,  keempat tokoh ini menjadi representasi dari pola dan bentuk perjuangan kemerdekaan Indonesia,” tutur Fadli zon.

Tiga dari empat tokoh tersebut, lanjut Fadli Zon, merupakan putra minangkabau, dan sebagai orang minang kabau kita patut bangga akan hal itu, karena di Ranah Minang memang telah melahirkan tokoh-tokoh yang punya andil sangat besar bagi kelahiran dan perjalanan bangsa Indonesia.

"Kita tahu, Bung Karno merupakan salah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia yang telah mendirikan PNI pada saat ia berumur 26 tahun. Dengan PNI nya tersebut, Bung Karno terus berjuang melawan Kolonialisme di Hindia Belanda, hingga akirnya di usia ke 32 tahun, Bung Karno ditangkap oleh Polisi Koloniali Belanda dan dijebloskan ke penjara Sukamiskin selama 4 bulan,” terang Fadli Zon.

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 23 Oktober 2020 - 14:28:46 WIB

    APBDes Belum Diperbaharui, Penyaluran Dana Desa di Solsel Terhambat

    APBDes Belum Diperbaharui, Penyaluran Dana Desa di Solsel Terhambat HARIANHALUAN.COM - Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumbar, Buyung Wiyono mengungkapkan, permasalahan dana desa di Solok Selatan disebabkan karena belum seluruh nagari di solsel yang melakukan .
  • Jumat, 23 Oktober 2020 - 14:25:06 WIB

    Realisasi Dana Desa di Solsel Capai Rp37,5 M

    Realisasi Dana Desa di Solsel Capai Rp37,5 M HARIANHALUAN.COM - Pjs Bupati Solsel yang diwakili oleh Plh Sekreatris Daerah, Fidel Efendi memaparkan, jumlah dana desa tahun 2020 sebanyak Rp44,9 Miliar dan sudah disalurkan hingga bulan September sebanyak Rp37,5 miliar den.
  • Jumat, 23 Oktober 2020 - 09:16:47 WIB

    Doni Monardo Anjurkan Masyarakat Libur Panjang Oktober di Rumah Saja

    Doni Monardo Anjurkan Masyarakat Libur Panjang Oktober di Rumah Saja HARIANHALUAN.COM - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal (Letjen) TNI Doni Monardo mengatakan prestasi yang telah diraih dalam penanganan Covid-19 pada Minggu terakhir ini tidak boleh kendor tid.
  • Kamis, 22 Oktober 2020 - 23:52:11 WIB

    Polda Sumbar Teken MoU dengan BNNP dan Universitas Muhammadiyah Sumbar

    Polda Sumbar Teken MoU dengan BNNP dan Universitas Muhammadiyah Sumbar HARIANHALUAN.COM – Jalin kemitraan dan kerjasama, Polda Sumbar lakukan MoU antara Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar dan Universitas Muhammadiyah Sumbar. MoU tersebut berlangsung di ruang Jenderal Hoegeng Lanta.
  • Kamis, 22 Oktober 2020 - 21:06:09 WIB

    Masih Tinggi! 222 Orang di Sumbar Dinyatakan Positif Covid-19 per Hari Ini

    Masih Tinggi! 222 Orang di Sumbar Dinyatakan Positif Covid-19 per Hari Ini HARIANHALUAN.COM - Terjadi penambahan kasus positif di Sumbar. Hari ini berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumbar pada Kamis (22/10) terdapat 222 kasus pasien terkonfirmasi positif. Sehingga total pasien yang terinfeksi me.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]