Jual Sabu, Sekuriti Dituntut 6 Tahun


Rabu, 09 Agustus 2017 - 18:24:53 WIB
Jual Sabu, Sekuriti Dituntut 6 Tahun Ilustasi/Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Terdakwa Riki Saputra (25), warga Kampung Jambak, RT 06/ RW 03 , Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi Permata Asri dengan hukuman 6 tahun penjara karena terdakwa dinilai terbukti menjual belikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,21 gram.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Riki Saputra dengan pidana penjara hukuman selama enam tahun dikurangi terdakwa selama dalam masa tahanan, dan denda sebanyak Rp 1 miliar, subsider 6 bulan penjara,” kata JPU saat membacakan amar tuntutannya, di Pengadilan Negeri Padang, Selasa (8/8).

Menurut JPU, terdakwa bersalah melanggar pasal 114 ayat 1 Undang Udang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Terdakwa yang didampingi Penasihat Hukum (PH) Syahrir cs, akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi. Menanggapi hal tersebut sidang yang diketuai oleh Sukri beranggotakan Leba Max Nandoko dan Sutedjo, memberikan waktu selama satu minggu.

Dalam dakwaan disebutkan terdakwa ditangkap polisi pada tanggal 3 Maret 2017 lalu di Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang. Sebelumnya sekira pukul 08.00 WIB, terdakwa Riki Saputra dihubungi temannya bernama Rido (DPO). Saat itu Rido menawarkan sabu-sabu dan terdakwa Riki Saputra menyetujuinya.

Kemudian keduanya bertemu sekira pukul 10.300 WIB, disebuah bengkel yang berada di Pampangan dan Rido menyerahkan sabu-sabu sebanyak lima paket dalam plastik warna bening kepada terdakwa untuk disimpan dan dijual jika ada yang membelinya.

Jika terdakwa berhasil menjualnya maka Rido akan dijanjikan keuntungan. Namun terdakwa dibolehkan memakai sebagian dari sabu-sabu tersebut.

 Terdakwa membawa sabu-sabu tersebut ke rumahnya dan memisahkan sabu-sabu tersebut ke dalam kotak rokok.

Satu paket diletakkan dalam kotak rokok sampurna dan disimpan didalam kantong celananya, sedangkan empat lagi diletakkan dalam kotak rokok lucky straight dan disimpan dalam kardus di kamar belakang rumah terdakwa.

Namun, sekitar pukul 17.00 WIB, atas informasi dari masyarakat polisi menangkap terdakwa bersama barang bukti. Sebagaimana pengakuan terdakwa sabu-sabu tersebut masih disimpan di rumah yang brada di Kampung Jambak, RT 06 RW 03 , Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Akibatnya terdakwa yang berprofesi sebagai security harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dimata hukum. (h/mg-hen).

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 01 Oktober 2020 - 18:13:08 WIB

    Cina Segera Jual Vaksin Corona, Harganya Dua Dosis Sekitar Rp2 Juta

    Cina Segera Jual Vaksin Corona, Harganya Dua Dosis Sekitar Rp2 Juta HARIANHALUAN.COM-Vaksin COVID-19 sudah tersedia. Pemerintah China berjanji segera mendistribusikan ke negara-negara di seluruh dunia yang membutuhkannya dengan harga yang rasional..
  • Jumat, 25 September 2020 - 07:51:45 WIB

    Hore! Vaksin Corona Sinovac Mulai Dijual Awal 2021

    Hore! Vaksin Corona Sinovac Mulai Dijual Awal 2021 HARIANHALUAN.COM - Produsen vaksin China Sinovac optimistis vaksin Covid-19 CoronaVac buatannya akan siap suntikkan dan didistribusikanke warga dunia pada awal 2021, termasuk ke Amerika Serikat..
  • Selasa, 18 Agustus 2020 - 18:57:23 WIB

    Wadaw, Nomor Telepon Ini Dijual Seharga Rp4,8 Miliar!

    Wadaw, Nomor Telepon Ini Dijual Seharga Rp4,8 Miliar! HARIANHALUAN.COM - Nomor ponsel yang diakhiri dengan lima angka '8' di China terjual seharga 2,25 juta yuan atau US$ 324.000 setara 4,8 miliar (kurs Rp 14.700/US$) pada lelang online yang diselenggarakan Pengadilan Rakyat Dis.
  • Ahad, 07 Juni 2020 - 10:25:30 WIB

    Bukan Jual Diri, Pekerja Seks Bertahan Hidup dengan Cara Ini

    Bukan Jual Diri, Pekerja Seks Bertahan Hidup dengan Cara Ini HARIANHALUAN.COM - Para pekerja seks komersial di Peru saling bahu-membahu membuat dapur umum dari bantuan bahan makanan yang mereka terima. Dapur umum itu membuat makanan yang akan dikonsumsi oleh diri dan anak mereka karena.
  • Kamis, 21 Mei 2020 - 06:49:10 WIB

    Miris! Pengungsi Suriah Rela Jual Organ Tubuh Demi Bertahan Hidup

    Miris! Pengungsi Suriah Rela Jual Organ Tubuh Demi Bertahan Hidup HARIANHALUAN.COM -- Pengungsi Suriah yang tinggal di Turki rela menjual organ tubuh mereka di pasar gelap demi mendapatkan uang untuk membayar kebutuhan di tengah pandemi. Fakta ini terungkap lewat rekaman saluran media yang .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]