Gelper Masih Beroperasi, Kinerja Polisi Dinilai Lemah


Senin, 07 November 2016 - 00:30:33 WIB

PEKANBARU, HA­LUAN — Kalangan DPRD Pekanbaru menilai jika kinerja Polda Riau masih lemah dalam mem­brangus judi gelang­gang permainan (Gel­per) yang masih ber­operasi di Kota Pekan­baru. Judi Gelper masih saja tetap buka di beberapa titik di Kota Pekanbaru.

“Kita lihat ada kesan tebang pilih pula dalam penertibannya, meski beberapa tempat seperti Gelper di Pasar Bawah dan di XP Sudirman sudah dirazia. Namun disejumlah tempat masih saja beroperasi, saya bisa buktikan itu,” kata Anggota Komisi I DPRD Kota Pekan­baru, Yose Saputra, Minggu (6/11).

Meski menilai masih le­mah, dengan aksi razia, pihak­nya tetap apresiasi razia yang dilakukan. Namun yang dirazia itu dinilai hanya sedikit, dan pemilik tertentu, sementara yang beroperasi milik pe­ngu­saha tertentu terkesan pihak polisi tutup mata. “Saya dan beberapa rekan dewan sudah turun dan melihat langsung, Gelper tersebut masih ada. Pemainnya orang dewasa, bu­kan anak-anak, dan tempatnya jelas yang dikelola pengusaha tertentu pula,” beber Yose Saputra.

Yose menyebutkan, hasil kunjungannya bersama per­wakilan lintas Fraksi DPRD seperti halnya Darnil SH (Ha­nura), H Fathullah (Gerindra) dan lainnya ke beberapa tempat Gelper, membuktikan polisi masih setengah hati dalam memberantas Pekat yang satu ini dari Bumi Kota Bertuah. “Seperti halnya Gelper Golden Jalan Sudirman milik Acin Dumai, Binggo Jalan Riau milik Aseng, Arena Jalan Nang­ka milik Cindra Wijaya, PB Zone Jalan Gatot Subroto atas nama Anto dan Game Zona Sudirman dengan pemilik Atay, masih bebas beroperasi. Bah­kan yang lebih parah, salah satu arena Gelper ini beroperasi, lokasinya di depan Polsek Payung Sekaki, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta,” se­butnya.

Belum lagi sambungnya, Gelper milik Gunawan di Pasar Buah 88 Jalan Riau, Metro Swa­layan Jalan Imam Mu­nandar, Citra Plaza Senapelan lantai IV dan Holiday 88 Jalan Sultan Syarif Kasim, milik Gunawan, tanpa takut, pe­ngusaha ini masih buka dan beroperasi. “Kita meminta, agar semua Gelper di Kota Pekanbaru tersebut, diberantas. Jangan tanggung-tanggung. Kalau hanya razia di tempat tertentu tadi, saya yakin tak pernah tuntas judi yang satu ini, dan saya tetap akan meyua­rakan, bahkan saya berniat membarikan hadiah kepada masyarakat yang bisa mela­porkan kondisi ini sampai pemiliknya diadili,” tegas Yose.

Harusnya kata Yose lagi, polisi harus berani memeriksa bos atau pemilik tempat-tempat gelper ini, diproses sesuai hukum yang berlaku di repu­blik ini. “Polisi tak perlu takut, sudah pasti ada unsur judinya. Gelper kok dimainkan orang dewasa. Kita minta segera dirazia ditempat yang kita sebutkan, kami di dewan siap membantu,” tegas politisi Gol­kar ini.

Yose bersama lintas fraksi di DPRD, serta beberapa tokoh agama dan tokoh Melayu, sudah menjadwalkan akan mendatangi Mabes Polri dalam waktu dekat ini. Tujuannya, ingin berkonsultasi dengan Kapolri tentang Gelper di Pekanbaru, yang tak ber­ke­su­dahan dan meresahkan masya­rakat. (ben)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 30 Maret 2016 - 03:15:12 WIB

    Penertiban Gelper untuk Ciptakan Batam Kondusif

    BATAM, HALUAN — Kepala Bi­dang Kehumasan Polda Kepri AKBP Hartono mengatakan , pe­ner­tiban maupun penyegelan ter­hadap Gelper yang beroperasi di Ba­tam sebagai menciptakan Batam kondusif serta bebas dari perjudian ses.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]