Nency Eradona

Penolong Pendidikan Anak Jalanan


Sabtu, 23 April 2016 - 03:54:41 WIB
Penolong Pendidikan Anak Jalanan

PADANG, HALUAN — Sosok Nency Eradona bagi kalangan anak jalanan di Kota Padang sudah tidak asing lagi. Wanita kelahiran Me­dan, 20 Februari 1967 ini belakangan aktif berke­liaran merangkul para anak-anak putus sekolah di per­sim­pangan jalan. Para pe­ngamen, tukang parkir, hing­ga pengemis yang awal­­nya putus asa melanjutkan pendidikan akhirnya duduk kembali ke bangku sekolah.

Hasilnya, semenjak ta­hun 2012 hingga sekarang ini, Nency sudah mengajar­kan 200 lebih anak-anak jalanan dan menamatkan 40 orang anak jalanan yayasan Humairah yang ia dirikan dengan menggunakan meto­de pengajaran Home Schoo­ling dengan cara mema­sukkan mereka melalui jalur Paket A, B, dan C. Bahkan sebanyak 24 orang sedang mengikuti pendidikan bang­ku perguruan tinggi.   

Guru yang aktif meng­ajar mata pelajaran Bahasa Inggris di SMP Negeri 29 Padang ini kerap bergerilya di jalan raya mencari sosok anak jalanan yang masih memiliki keinginan dan mau dibimbing untuk kembali ke bangku sekolah.

Tantangan demi tanta­ngan mulai dari si anak jalanan, keluarga me­re­ka hingga dari pemerintah sen­diri dilalui dengan per­lahan dan hati-hati agar mimpinya sebagai pahlawan tanpa pamrih ini bisa tera­lisasi seperti apa yang di­sum­pahkannya semenjak men­jadi guru Pegawai Negeri Sipil.

 “Keinginan saya cuma satu. Bagaimana seluruh anak-anak Indonesia ini bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Dari langkah ini mereka bisa mengasah IQ serta EQ-Nya hingga tidak ada anak yang terbuang dan menjadi sampah masyara­kat.

Makanya saya merang­kul anak-anak yang putus sekolah dengan berbagai cara dengan kemampuan seadanya,” kata Nency ke­pa­da Haluan saat ditemui di rumahnya Jalan Elang II No 2, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

Namun, persoalan demi persoalan tetap dihadapi sampai hari ini. Perizinan Yayasan yang ia dirikan sampai sekarang belum juga dikeluarkan oleh Pe­me­rintah Kota Padang.

Pada­hal yayasan ini sudah beker­ja sama dengan Universitas Muhammadiyah Padang un­tuk menampung para lulu­san Paket C dengan jurusan Bahasa Arab dan Al-qur’an tanpa biaya sepersen pun. Pasalnya, anak-anak yang diterima melalui Humairah ini langsung dibiayai oleh NGO Asian Muslim Civil Foundation (AMCF).

“Sampai saat ini saya masih berjuang semam­pu­nya dengan biaya pribadi dan bantuan dari pihak lain agar anak-anak ini bisa ber­sekolah dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” katanya

Ia mengharapkan Pem­ko Padang bisa menge­luar­kan izin operasional yayasan Humairah agar metode pem­belajaran Home Schoo­ling yang biasa dijalankan bisa menjadi pendidikan regular.  (h/mg-ang)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]