Air PDAM Macet

Warga Pabalutan Lancarkan Protes


Kamis, 21 April 2016 - 13:02:52 WIB
Warga Pabalutan Lancarkan Protes Warga Pabalutan pelanggan air PDAM Batusangkar menyampaikan keluhannya kepada Dirut PDAM Bahnur Matris, Rabu (20/4). (FERI MAULANA)

TANAH DATAR, HALUAN — Delapan orang warga Pabalutan,  Kecamatan Rambatan mendatangi kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Batusangkar untuk men­yam­paikan keluhan macetnya aliran air ke rumah mereka sejak sebulan terakhir, Rabu (20/4). Delapan orang warga tersebut langsung diterima oleh Dirut PDAM Batusangkar, Bahnur Matris di ruangannya.

Indra salah seorang war­ga Pabalutan saat itu me­ngung­kapkan bahwa sekitar 100 kepala keluarga pe­langg­an PDAM di da­erah­nya sejak sekitar sebulan lalu kesulitan air karena sering PDAM sering mati. “Kadang dalam seminggu air PDAM ke tempat kami mati, untuk memperoleh air lain pun warga sangat ke­suli­tan. Untuk membuat sumur kami pun tidak bisa karena di Pabalutan merupakan daerah pebatuan. Kami sa­ng­at berharap problem ini cepat mendapatkan so­lusi­nya,” harapnya.

Kemudian, dari delapan orang warga tersebut enam diantaranya yang me­ru­pa­kan ibu rumah tangga juga me­nge­luhkan kondisi PD­AM di tempat tinggalnya dan ber­harap kepada Dirut PDAM untuk sementara menjelang kondisi aliran air stabil agar warga diantarkan air meng­gunakan mobil tangki.

Dirut PDAM Ba­tu­sang­kar, Bahnur Matris men­yang­gupi permintaan warga tersebut untuk mengirim air menggunakan mobil dua kali sehari ke Pabalutan untuk sementara waktu me­n­jelang kondisi normal. “Air untuk daerah Ram­batan ini dialiri menggunakan pompa dari sumber air Kiambang. Se­men­jak listrik PLN sering mati akhir-akhir ini men­ye­babkan suplai air itu ter­ganggu,” sebutnya.

Dikatakan, untuk proses mengairi air PDAM ke Ra­m­batan menggunakan te­naga listrik PLN yang di­la­kukan dua kali pemompaan yaitu dari sumber air Ki­am­bang di Kota Batusangkar menuju bak penampung Tambun Ijuk di Komplek Perumahan Rizano dan ke­mu­dian kembali dipompa ke bak penampung kedua di Cubadak, dari Cubadak menuju Pabalutan Ke­ca­matan Rambatan air akan mengalir dengan sendirinya karena Pabalutan lokasi Rambatan lebih rendah dari Cubadak.

“Kami sudah men­yam­pai­kan kepihak PLN me­nge­nai kondisi ini dan PLN pun berupaya untuk me­nga­tasinya, karena listrik di fider kota sering mati ber­gantian dengan listrik pe­mom­pa di fider Sikaladi sehingga suplai air untuk Rambatan terganggu, rata-rata listrik mati selama empat jam,” terang Dirut Bahnur Matris.

Mengenai daya listrik untuk mengaliri menuju Pa­ba­lutan, Bahnur Matris me­n­­je­laskan dari sumber Kiam­bang  berkapasitas sebesar 105 KPA dan dari bak Tam­bun Ijuk 45 KPA. Secara keseluruhan PDAM Ba­tu­sangkar memiliki pe­lang­gan sebanyak 16.389 pelanggan dengan rata-rata penggunaan airnya tiap pe­langg­an 18 kubik perbulan. (h/fma)

 

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]