Potensi Wisata Tanah Datar Luar Biasa


Kamis, 21 April 2016 - 02:03:41 WIB
Potensi Wisata Tanah Datar Luar Biasa Bupati H.Irdinansyah Tarmizi di hadapan warga Kecamatan Sungai Tarab. (EMRIZAL)

BATUSANGKAR,HALUAN — Kabupaten Tanah Datar mem­punyai potensi wisata yang luar biasa, terutama dalam hal content pariwisata. Karena itu, kelebihan-kelebihan yang dimiliki Tanah Datar sebagai akar budaya Mi­nangkabau perlu dikelola dengan lebih baik.

Hal ini yang terungkap dalam diskusi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dengan Forum Mi­nang Maimbau di bawah ketua rombongan Is Anwat Dt Rajo Perak di Indo Jolito Batusangkar Senin (18/4).

Is Anwar Dt Rajo Perak seo­rang tokoh Sumatera Barat dalam sambutannya jelaskan Forum Minang Maimbau (FMM) sebu­ah komunitas yang merangkul perantau dari seluruh penjuru tanah air hingga manca negara yang mempunyai kepedulian terhadap kemajuan kampung halaman.

Menurutnya, pada awalnya Bapak Fahmi Idris akan memim­pin langsung namun karena ada agenda mendadak terpaksa me­nunda kedatangannya mende­ngarkan secara langsung rencana pengembangan pariwisata di Tanah Datar.

Perantau Minang yang terga­bung dalam FMM berkeinginan turut memberi sumbangan pe­mikiran, saran dan bantuan lain­nya untuk pengembangan pa­riwisata di Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar di bawah kepemimpinan Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma lah pertama kali menu­jukkan keseriusannya menyam­but niat baik tersebut.

“Kami sangat serius ingin membantu pengembangan pari­wisata Tanah Datar dan berharap pemerintah daerah beserta se­luruh jajarannya juga serius menanggapinya”, kata Firdaus salah seorang tokoh yang turut berbicara di kesempatan yang dihadiri Ketua DPRD Anton Yondra, Forkompinda, Rektor IAIN Batusangkar, kepala SKPD, camat se-Kabupaten Tanah Da­tar.

Dony Oskaria yang saat ini Anggota Dewan Penasehat Presi­den Bidang Ekonomi dan In­dustri (KEIN) mengungkapkan Tanah Datar telah mempunyai modal besar dalam bidang pariwi­sata dengan keanekaragaman dan keunikan budaya yang di­miliki.

Menurut putra Tanah Datar yang menjadi CEO di berbagai anak perusahaan Transp Corp ini, yang dijual di sektor pariwisata adalah produk dan Tanah Datar memiliki content product yang bagus, namun yang harus diper­baiki adalah kemasan produknya.

Kemasan produk menyangkut banyak hal mulai kepastian jad­wal even, kontiunitas even, saluran komunikasi yang tepat dan promosi yang bagus. Even Pacu Jawi dan Festival Budaya Minangkabau harus memiliki agenda tetap dan terjadwal dengan pasti..

 “Melalui perencanaan yang matang, terukur dan jelas serta ada kepastian maka sektor pa­riwisata akan mendatangkan dampak yang luar biasa dalam peningkatan ekonomi masya­rakat,” kata Dony yang juga Komisaris Garuda Indonesia itu.

Selain itu Doni sarankan Pemerintah Daerah diharapkan  juga mampu memilih salah satu objek wisata andalan yang dapat dijadikan suguhan kepada para tamu yang datang ke Luhak nan Tuo .

 “Mau tidak mau pemerintah daerah harus memilih satu dari sekian banyak objek wisata untuk di push dengan dana besar, infrastruktur pendukung, ini akan memberi multiplier effect yang lebih besar dibanding membagi-bagi dana untuk berbagai objek wisata,” sarannya.

Sebelumnya Bupati Ir­dinan­syah Tarmizi melalui video call menyampaikan apresiasi atas dukungan perantau yang ber­keinginan membantu Tanah Da­tar mengembangkan sektor pariwisata melalui kekuatan besar yang dimiliki perantau Minang yang tersebar di seluruh penjuru dunia dengan berbagai bidang keahlian yang dimiliki.

“Pemerintah daerah me­nyam­­but baik dan sangat berharap peran serta perantau membangun kampung halaman khususnya sektor pariwisata yang telah menjadi prioritas pem­bangunan 5 tahun ke depan,” ucap bupati.

Senada dengan itu Wakil Bupati Zuldafri Darma yang menyambut langsung rombongan menyampaikan pemerintah dae­rah berkeinginan sektor pariwisata Tanah Datar dapat berkembang pesat mencontoh daerah lain di Indonesia yang lebih dahulu maju.

Untuk itu perlu kerja keras dan persepsi yang sama antara pemerintah daerah, masyarakat dan pemangku kepentingan lain­nya.

“Sebuah anugrah besar bagi Tanah Datar, perantau Minang siap membantu Tanah Datar mengembangkan pari­wisata dan kami pemerintah daerah juga siap dan serius me­nang­gapinya”, pungkas Zuldafri Darma.

Kadis Budparpora Marwan dalam paparannya menyam­pai­kan pemerintah daerah akan menyelenggarakan festival buda­ya Minangkabau pada tanggal 21 s/d 24 September 2016 men­datang dan melalui forum ini diharapkan memperoleh duku­ngan penuh dari perantau untuk kesuksesan acara serta bisa me­ning­katkan kunjungan wisatawan ke Tanah Datar.(h/emz)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]