Sakit Hati Diminta Bayaran

Teman Kencan Dipukul dan Diseret


Selasa, 19 April 2016 - 03:36:38 WIB
Teman Kencan Dipukul dan Diseret

SOLOK, HA­LUAN — Merasa sakit hati akibat diminta baya­ran setelah me­la­kukan hu­bu­ngan intim, Ical (23) yang mengaku se­ba­gai warga Ti­go Lurah, Kabu­paten Solok ne­kat meng­habisi nyawa Yeni (26) yang sempat dikencaninya. Beruntung nya­wa korban dapat diselamatkan meski menderita luka parah di kepala bagian belakangnya.

Informasi yang dihimpun Haluan di Mapolres Solok Kota menyebutkan, awal­nya Ical yang tidak pernah mencicipi bangku sekolah itu berkenalan dengan Yeni warga Payungsekaki, Kabupaten Solok melalui telepon genggamnya. Maksud hati hanya ingin berkenalan dan berteman, ýpelaku menghubungi korban via telepon genggamnya.

Melalui telepon genggamnya itu juga, antara pelaku dan korban sepakat bertatap muka dan berjanji bertemu di Pasar Raya Solok, Senin (18/4) siang. Ketika bertemu, menurut pengakuan pelaku, korban justru mengajak dirinya berkencan. Mendapat ajakan tersebut pelaku yang mengaku tidak membawa uang itu tidak berani melayani ajakan korban. Namun karena dijanjikan gratis dan dasar suka sama suka, akhirnya korban dan pelaku pergi ke arah Danau Singkarak dengan menggunakan sepeda motor milik korban.

Pelaku dan korban bahkan sempat melakukan hubungan badan di salah satu hotel di tepian Danau Singkarak. Namun setelah melakukan hubungan badan, korban justru menagih uang kepada pelaku sebanyak Rp 3 juta. Tak terima dengan sikap korban, pelaku merasa sakit hati.

Karena malu, pelaku justru mengajak korban kembali mela­kukan perbutan yang sama di tempat lain. Korban yang tidak curiga dengan niat pelaku yang sudah berubah terhadap dirinya mau saja menerima ajakan terse­but. Dengan kembali berbonceng bersama korban, pelaku me­nunjuk arah ke tempat yang sepi. Kawasan Nagari Kuncir, Keca­matan X Koto Diatas, Kabupaten Solok dipilih pelaku menjadi tempat yang aman untuk kembali memadu kasih.ý Jauh ke dalam peladangan masyarakat yang berjarak sekitar 2 km dari jalan umum, pelaku dan korban berja­lan kaki ke arah pohon besar.

Di tempat itu,  pelaku dan korban sempat kembali duduk-duduk dan bermesraan. Namun ketika korban hendak membuka bajunya, tiba-tiba pelaku menga­yun­kan potongan kayu ke arah korban. Hantaman potongan kayu itu tepat mengenai bagian kepala korbaný dan membuat korban tersungkur. Pelaku sem­pat melayangkan pukulan se­banyak 4 kali hingga korban tidak sadarkan diri.

Melihat korban pingsan, pela­ku lalu menyumpal mulut korban dengan baju dan menyeretnya ke arah jurang. Dikira korban sudah tewas, lalu pelaku pergi me­ninggalkan korban dengan meng­gunakan sepe­da motor milik korban.

Ternyata korban sadar dan berupaya mencari pertolongan dengan merangkak hingga ke tepi jalan umum. Setibanya di tepi jalan umum korban yang bersim­bah darah kembali pingsan.

Korban akhirnya disela­mat­kan oleh warga sekitar dan mela­rikannya ke rumah sakit terdekat. Petugas kepolisian dari Mapolres Solok Kota yang mendapat lapo­ran adanya korban penganiayaan langsung melakukan penye­lidikan.

Selain melakukan olah TKP di lokasi korban pertama kali ditemukan oleh warga, petugas juga mencari informasi dari korban. Tidak kehilangan akal, jajaran Satreskrim di bawah komando Kasat Reskrim Polres Solok Kota  AKP Rahmat Na­tuný mencoba memancing pela­ku melalui telepon genggamnya.

Dari telepon genggam pelaku, petugas berhasil melacak kebe­radaan pelaku yang ternyata berada di daerah Tigo Lurah, Kabupaten Solok. Tidak mau kehilangan pelaku, petugas lang­sung melakukan pengejaran dan akhirnya menangkap pelaku di rumahnya.

Selain itu petugas juga ber­hasil menemukan sepeda motor milik korban yang sengaja diting­gal pelaku di parkir Rumah Sakit Umum Daerah Solok. 

Kapolres Solok Kota AKBP Tomy Bambang Irawan menga­takan, kasus yang dilatarbela­kangi rasa sakit hati itu masih terus dikembangkan untuk me­ngungkap motif yang sebenarnya. “Dari keterangan pelaku se­mentara tindakan percobaan pembunuhan ini dilakukannya karena merasa sakit hati dimintai uang oleh korban,” Kata AKBP Tommy Bambang Irawan. (h/ndi)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 17 Mei 2019 - 13:32:20 WIB

    Temani Ramadanmu, Smartfren Hadir dengan 4G+, One Stop Companion

    Temani Ramadanmu, Smartfren Hadir dengan 4G+, One Stop Companion PADANG, HARIANHALUAN.COM – Memasuki bulan Ramadaan serta menjelang Hari Raya Idulfitri, PT Smartfren Telecom Tbk, menyatakan siap menjadi one stop companion dalam menemani dan melayani kebutuhan komunikasi masyarakat, baik.
  • Rabu, 04 Mei 2016 - 19:18:02 WIB

    Mandi dengan Teman, Bocah Kelas 2 Tewas Tenggelam

    Mandi dengan Teman, Bocah Kelas 2 Tewas Tenggelam SIJUNJUNG, HALUAN--Libur panjang, berganti duka. Habil Hamdi (8), warga Joorong Kapalo Koto, Kenagarian Padang Sibusuk, Kabupaten Sijunjung, ditemukan tewas sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (4/5). Bocah kelas 2 SD saat mandi be.
  • Senin, 07 Desember 2015 - 03:28:11 WIB

    Tahanan Narkoba Dibunuh Teman Satu Sel

    SOLOK,HALUAN — Tahanan kasus narkoba,Safni Erman (35) tewas dibunuh teman satu sel, Sabtu (5/12) dini hari sekitar jam 00.15 WIB di Blok A sel 8 Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Laing Solok..
  • Senin, 02 November 2015 - 18:56:04 WIB

    Terpidana Narkoba Ditusuk Teman Selapas

    Agam, Haluan — Maijuramit (26), Seorang narapi­dana menjadi korban penusukan dari seorang napi lain di lingkungan blok Lembaga Pemasyarakatan, klas II B Padang Langsano, Kecamatan Lubuk Basung, 14.00 WI.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]