Perintah Presiden Jokowi

Hentikan Izin Pembukaan Lahan Sawit


Sabtu, 16 April 2016 - 01:29:47 WIB

KEP SERIBU, HALUAN — Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah akan meng­hentikan sementara atau memoratorium konsesi lahan kelapa sawit di sejumlah provinsi.

“Tadi saya bisikin Men­teri Lingkungan Hidup, kemarin kita sudah mo­ra­torium lahan gambut, sudah. Sekarang siapkan lagi moratorium kelapa sawit,” kata Jokowi dalam pencanangan Gerakan Na­sional Penyelamatan Tum­buhan dan Satwa Liar di Pulau Karya, Kepulauan Seribu, Kamis (14/4).

Presiden Jokowi men­jelaskan kelapa sawit terlalu lama berproduksi karena petani belum menggunakan bibit unggul dan akibat telatnya peremajaan pohon.

“Pemilihan bibit juga tidak dilakukan, terutama ini oleh yang dimiliki pe­milik petani. Ini kalau bisa dikerjakan itu bisa naik,” kata Presiden seraya men­jelaskan pengusaha dan petani sawit nanti tidak dibolehkan meminta lahan untuk konsesi sawit.

Presiden juga berencana menyiapkan moratorium untuk wilayah pe­r­ta­m­ba­ngan. “Jangan sampai ter­jadi lagi konsesi per­tam­bangan menabrak hutan konservasi, sudah tidak ada seperti itu, tidak ada!,” tegas Jokowi.

Jokowi menegaskan akan menertibkan tata ruang  sektor pertambangan agar tidak melanggar batas hutan konsesi yang telah di­te­tapkan.

Jalin Komunikasi

Sementara itu, Ga­bu­ngan Pengusaha Kelapa Sa­wit Indonesia menyatakan terus berkomunikasi de­ngan pemerintah terkait rencana moratorium izin konsesi kelapa sawit.

“Kami sedang dan terus membangun komunikasi dengan Kementerian Per­tanian, Kementerian Ling­kungan Hidup dan Kehu­tanan, serta pihak istana untuk mendengar pen­je­lasan lebih detail dari pe­merintah tentang kebijakan tersebut,” kata Juru Bicara Gapki Tofan Mahdi dalam pesan singkat di Jakarta, Kamis.

Tofan menuturkan pi­hak­nya belum bisa mem­berikan pernyataan apa pun sampai mendengarkan lang­sung pemaparan dari pemerintah.

Industri kelapa sawit, menurut Gapki, adalah sek­tor strategis yang pada ta­hun 2015 bernilai ekspor 19 miliar dolar AS dan pada tahun yang sama Indonesia masih menjadi produsen minyak sawit mentah (CPO) dengan jumlah pro­duksi 31,5 juta ton.

Selain itu perkebunan kelapa sawit mem­pe­ker­jakan banyak tenaga kerja serta melibatkan enam juta petani. (h/ans)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]