Pulau Belibis Terus Dibenahi


Jumat, 15 April 2016 - 02:54:32 WIB
Pulau Belibis Terus Dibenahi Kolam renang yang dibangun di kawasan objek wisata pulau Belibis Ampang Kualo Kota Solok sudah beroperasi sejak 1 bulan lalu, tiap sore kolam renang itu dibanjiri anak-anak untuk mandi. (ALFIAN)

SOLOK, HALUAN — Ob­jek wisata pulau Belibis di kelurahan Kampung Jawa lebih kurang 2 Km dari pasar Solok terus dibenahi oleh Dinas Pemuda Olah­raga dan Parawisata agar objek wisata andalan Kota Solok itu banyak didatangi orang untuk berekreasi.

Kepala Dinas pemuda Olahraga dan Parawisata Kota Solok Dusral yang dihubungi “Haluan” di kan­tornya Rabu (13/4) menga­takan, objek wisata strategis itu selama ini hanya dikenal dengan taman rekreasi yang dilengkapi permainan anak-anak dan taman pra­muka. Namun sejak 2 bulan lalu sudah dilengkapi lagi dengan kolam renang.

Pembangunan kolam renang sepanjang 25 m x 12,5 m itu memanfaatkan anggaran 2015, sekarang bangunan itu sudah mulai dimanfaatkan oleh anak-anak dan remaja untuk mandi-mandi. Setiap sore cukup ramai remaja mandi-mandi di kolam renang yang berada dalam ling­kungan objek wisata terse­but. Hanya saja fasilitas masih kurang, diantaranya kamar bilas untuk pria dan wanita.

Kendati kolam renang itu masih uji coba, namun sudah dibuka untuk umum, kita sudah membolehkan siapa saja untuk berenang ke kolam renang yang ada di objek wisata pulau be­libis, pemanfaatan kolam renang juga menambah tingkat kunjungan masya­rakat ke objek wisata alam yang dibenahi sejak tahun 1984 silam.

Kota Solok tambah Dus­ral memang tidak punya kekayaan alam lain­nya yang bisa dibanggakan untuk bisa menambah Pen­dapatan Asli Daerah(PAD) namun hanya objek wisata yang terus dikemas agar orang mau datang ke Kota Solok.

Objek wisata Pulau Belibis yang menjadi ke­banggaan masyarakat dan pemerin­tah daerah tidak ingin teng­galam ditelan zaman, makanya sejak dini terus dibenahi dengan fa­silitas yang bisa menjadi daya tarik pengunjung.

Sekarang baru kolam renang yang bisa diwu­judkan, kemudian juga sedang dirancang pula ta­man burung bahkan untuk jangka panjang juga dirancang kereta gantung seperti halnya yang ada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dilihat dari tofografi Kota Solok, kereta gantung sangatlah cocok dan bisa ditanam investasi.

“Saya memang sering bermimpi, namun apakah mimpi itu bisa diwujudkan untuk membangun Kota Solok disektor wisata itu, beber Dusral karena po­tensi untuk kereta gantung sangat baik, pohon kayu yang berbahaya yang bisa jadi faktor penghalang ti­dak ada di Kota Solok, makanya kereta gantung itu bisa dimulai dari Laing yang terus berputar me­nelusuri jalan ke pasar Solok dan kawasan lainnya. (h/alf)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]