Pasar Bandar Buat Selesai

Segerakan Pemindahan Pedagang


Selasa, 12 April 2016 - 03:30:24 WIB

PADANG, HALUAN — Politisi DPRD Padang, Gustin Pramona mengimbau Pemko Padang melalui dinas terkait  menyegerakan pemindahan pedagang di Pasar Bandar Buat ke tempat baru yang telah disediakan.

“Agar tak semerawut dan lebih tertata, persoalan pe­mindahan ini harus jadi perhatian oleh Pemko. Apa­lagi saat tempat baru yang disediakan telah selesai dibangun,” papar Gustin pada Haluan, Senin (11/4).

Dalam pemindahan  yang akan dila­kukan, tam­bahnya, Pemko harus melaksanakan  sesuai perun­tukkan dan kesepakatan yang ada. Jangan sampai pedagang merasa dirugikan sehingga membuat mereka tak mau pindah.

“Beberapa  hal tadi mesti menjadi perhatian karena akan berkaitan de­ngan ke­sediaan pedagang untuk pindah.  Jika ada  yang tak memuaskan atau mem­buat mereka tak nyaman bisa saja pedagang tidak bersedia pindah,” papar Gustin.

Lebih lanjut ia menye­but, jelang pemindahan atas pedagang tadi pen­deka­tan intens mesti dilakukan. De­ngan demikian saat pe­mindahan dilakukan tugas yang dilaksanakan dinas pasar bisa berjalan mulus.

Kemudan, pada para pedagang  ia ber­harap agar mau diajak bekerjasama. Agar pembeli merasa nyaman, pasar jadi lebih tertata tempat baru yang telah tersedia mesti segera diisi.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Padang Elly Thrisyanti menyebut, persoalan pemindahan pe­da­gang Pasar Bandar Buat ke tempat baru menjadi perhatian dari DPRD.

Hal ini karena kondisi pedagang yang masih ber­jualan di pinggir jalan  sa­ngat dikeluhkan oleh ma­syarakat dan pengguna ja­lan. DPRD juga terus mem­pertanyakan pada Dinas Pasar sampai mana proses telah dilakukan.

“Dari informasi yang ka­mi terima, dinas pasar masih sedang fokus membenahi  pedagang yang ada di Inpres II Pasar Raya. Setelahnya akan dilanjutkan ke Pasar Bandar Buat, kita akan terus kawal agar bisa disegerakan,” papar Elly.

Terkait ini, sebut Elly pada  saat pemindahan nanti DPRD berharap Dinas Pa­sar bisa melakukannya de­ngan perencanaan yang baik.

Saat pemindahaan dila­kukan, tak boleh lagi ada pedagang yang berjualan di bawah, atau dipinggiran jalan seperti sekarang.

“Sebab, jika masih ada yang berjualan di bawah sementara  sebahagiannya  di atas, yang dirugikan ten­tunya pedagang yang dipin­dahkan ke atas. Dagangan mereka bisa tidak terjual karena masyarakat akan lebih memilih belanja di bawah. Kami harap ini bisa menjadi perhatian pihak terkait,” tegas Elly.

Tak hanya itu, tempat yang disediakan untuk peda­gang diharapkan cukup de­ngan jumlah mereka. Menu­rut dia DPRD tak ingin, ada pedagang yang tak men­dapat tempat dibangunan yang baru.  “Intinya harus sesuai perencanaan seperti disebutkan tadi,” tan­das politisi dari Fraksi Gerindra tersebut (h/len)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 17 Oktober 2016 - 01:50:04 WIB

    Pengesahan APBD-P Terlambat, Pelaksanaan Program Harus Disegerakan

    PADANG, HALUAN — Pe­ngesahan APBD-Perubahan (APBD-P) Sumbar tahun 2016 mengalami sedikit keterlam­batan dari ketentuan peme­rintah pusat. Dari jadwal yang ditetapkan hingga 30 Sep­tember atau tiga bulan sebe­lum akhir .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]