Menghargai Jasa Pahlawan

Jalan H Bagindo Dahlan Abdullah Diresmikan


Senin, 11 April 2016 - 04:35:30 WIB

PARIAMAN,HALUAN — Se­orang putra Pariaman H. Ba­gindo Dahlan Abdullah, me­ru­p­akan seorang pahlawan In­do­nesia yang sangat ber­pe­ngaruh terhadap kemerdekaan Indonesia. Selain itu, dia juga berpengaruh dalam pendidikan dan merupakan pendiri dari Universitas Islam di Jogjakarta. Namun, banyak urang yang belum tahu dengan jasa-jasa dan perjuangan yang telah di per­juangkannya.

Agar orang mengetahui perjuangan dan mengenang jasa-jasanya, pihak keluarga H Bagindo bernisiatif untuk me­namakan salah satu jalan yang ada di Pariaman dengan me­ng­a­tasnamakan Jalan H Bagindo Dahlan Abdullah.

Keinginan ini disetujui oleh DPRD dan Walikota Pariaman. Sehingga, Sabtu (9/4), Jalan H Bagindo Dahlan Abdullah diresmikan langsung oleh ketua DPRD di tempat penangkaran penyu Pariaman.

Kegiatan peresmian nama jalan ini telah dilaksanakan  dengan dilaksanakan berbagai kegiatan lomba jalan santai, lomba mewarnai tingkat TK, lomba pidato adat minang, tilawah dan tartil Qur’an.

Igbal, cucu pertama dari H Bagindo menuturkan, maksud dari kegiatan ini adalah untuk menekankan kembali per­juangan-perjuangan almarhum pada saat berjuang dan se­karang  juga akan melakukan perjuangan untuk kemajuan pasca kemerdekaan.

Hal ini tentu  lakukan de­ngan berbagai cara,  seperti semua pihak keluarga yang dari rantau memberi kemudahan untuk membantu masyarakat tidak beruntung yang ada di Pariaman dengan  me­m­be­rikan pinjaman- pinjaman yang sangat murah yang saat ini di kelola oleh BPR, dan beasiswa pendidikan untuk tingkat SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi.

Selain itu pihak keluarga juga memberikan pem­be­la­jaran bahasa Inggris ke be­berapa sekolah yang ada di Pariaman tampa balasan atau transaksi apapun. “Sebenarnya apa yang kita lakukan ini bu­kan semata-mata karena eu­foria, tetapi memang ada niat baik yang tumbuh dalam hati. Sampai dimanapun kita bisa membantu masyarakat yang membutuhkan kita akan ber­usaha untuk mem­bantu. Se­karang ini kita coba input atau organisir dari semua pihak keluarga dalam men­dirikan sebuah yayayasan yang ber­nama yayasan H Ba­gindo Dahlan Abdullah. Yaysan ini le­bih di fokuskan pada pen­didikan. Karena kakek kami berlatar belakang pendidikan,” ungkapnya.

Malik (74), anak bungsu dari H Bagindo Dahlan Abdullah dalam mengawali ceritanya me­ngatakan, “Ayah saya salah se­orang putra minang yang ikut berjasa dalam mempertahankan Indonesia, semasa hidupnya beliau pernah di penjara oleh Belanda karena menolak untuk bergabung dengan pihak ko­lonial itu. Pada masa itu beliau sama-sama berjuang dengan Moh Hatta yang berasal dari Bukittinggi untuk mendapatkan kemerdekaan Indonesia.  Ayah saya meninggal di negeri Irak, karena pada saat itu beliau diberi amanah untuk di tugas di irak. Saat itu ia merasa senang karena di tugaskan kesana, karena se­nangnya beliau pernah berkata “ kalau saya meninggal, saya ingin di makamkan di negeri ini”.

“Maka,  tidak beberapa lama kemudian, kami men­dapat kabar kalau beliau sudah meninggal,saat itu saya ber­umur 8 tahun,” tuturnya sambil menangis.

H Bagindo Dahlan Ab­dullah di makamkan di negara Irak, semua rakyat Irak sangat menghormati beliau. Setiap tang­gal 17 Agustus warga In­donesia di Irak melaksanakan upacara kemerdekaan di ma­kam almarhum.

Saat ini , seluruh pihak keluarga almarhum sedang membuat sebuah karya tentang perjuangan- perjuangan dari H Bagindo Dahlan Abdullah. “Buku itu nanti akan di le­takkan di perpustakaan se­kolah, pustaka daerah, pe­ru­sahaan-perusahaan dan juga di toko- toko buku,” pung­kasnya. (h/mg/ina)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]