Pemko Padang Klaim Selesai 97 Persen

Masyarakat Belum Puas Hasil Konsolidasi By Pass


Selasa, 12 Januari 2016 - 02:41:29 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Keberhasilan Pemko tidak lepas dari janji Mah­yeldi yang akan menye­lesaikan konsolidasi dalam jangka waktu secepat mung­kin setelah tanah diserah­kan. Namun, hingga saat ini sengkerut tanah antar ma­syarakat tak kunjung selesai.

Dari penelusuran di la­pangan, untuk tahap awal Pemko memang bertugas untuk membebaskan by pass, agar kontrak dengan negara Korea bisa berjalan.

Di Kecamatan Koto Ta­ngah, dari pengakuan ma­syarakat yang tanahnya ma­suk dalam konsolidasi ma­sih ada yang belum tuntas.

Salah seorang masya­rakat Aminah mengaku ser­tifikatnya belum diserahkan oleh Pemko. Selain itu, tanahnya yang masuk ke tanah orang lain juga belum selesai. Masyarakat belum merasakan penyelesaikan tanah yang dijanjikan oleh Pemko.

“Orang lain tidak mau tanahnya masuk ke tanah kita. Jadi kita sulit untuk mencari penyelesaikan jika Pemko tidak turun tangan. Kalau Pemko mengaku su­dah selesai itu bohong, ka­lau selesai kami tidak akan begini. Janjinya sertifikat diberikan dan bebas IMB,” tandasnya.

Ia menambahkan, Pem­ko harus berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan persoalan tanah masyarakat sepanjang by pass. Sebab, kalau antar masyarakat yang menyelesaikan tidak kun­jung ada jalannya.

Hal serupa juga dika­takan oleh Ahmad, warga Kuranji yang tanahnya ma­sih dalam konsolidasi. Se­lain itu, tanah pengganti yang dijanjikan oleh Pemko juga tidak kunjung ada. Sementara dia telah me­nyerahkan tanahnya untuk jalan.

“Pemko jangan hanya ambil muka saja ke provinsi. Tunjukkan di mana tanah pengganti itu, di mana ser­tifikat yang dijanjikan. Se­mua harus tuntas dan jelas­kan kepada masyarakat, kami hanya butuh itu, butuh kejelasan saja,” ungkapnya.

Selain itu, sangkut paut de­ngan tanah orang lain juga masih terjadi di pem­be­basan by pass. Pemetaan tanah yang dijanjikan oleh Pemko belum dirasakan oleh masyarakat. Yogi, ta­nah kaumnya yang masih bersangkut dengan pihak lain hingga sekarang belum selesai bagaimana penje­lasannya.

“Bagaimana sertifikat mau keluar kalau tanah kita saja tidak jelas, masih ada tanah orang yang tersangkut dengan tanah kita. Kalau sudah selesai, kata Pemko 97 persen itu hanya di bibir saja, telusuri saja ke la­pangan kalau mau bukti. Belum ada yang selesai, kalau menyangkut tanah. Namun, kalau untuk jalan mungkin bisa,” tandas Yogi.

Sementara itu, Kabag Pertanahan Pemerintah Ko­ta Padang Amasrul menje­laskan, soal pembebasan by pass sudah tuntas hingga 97 persen dan masih tersisa 3 persen. Yang tersisa itu masih bersengketa antar kaum. Sedangkan sertifikat tanah masyarakat yang alas haknya sudah masuk ke Pemko, semuanya sudah selesai.

“Jika tanah itu tidak ada persoalan lagi kita sele­saikan.  Dengan catatan tidak bersengketa antar ka­um, pengukuran sesuai de­ngan fakta. Kadang kala di kantor, rapat aman-aman saja dengan pengukuran. Kalau ke lapangan, ber­sitegang karena meng­ang­gap ada masalah. Kalau begitu, bagaimana kami bisa menyelesaikannya,” tegas Amasrul.

Terkait dengan Tanah Cadangan Pengganti (TCP) menurut Amasrul memang ada. Namun, pihaknya be­lum memahami sepenuh­nya, dengan adanya lembaga masyarakat di Kuranji yang menamakan diri TCP by pass . Pemko Padang me­nyambut baik karena bisa membantu Pemko dalam mencari TPC.

“Ada kabar yang saya dengar kalau TCP sudah ada yang dimiliki pejabat, ada yang membangun ru­mah. Saya minta kalau ada pejabat yang telah memiliki TCP itu akan kita usut tun­tas, dengan syarat tunjukkan di mana lokasinya dan siapa orangnya,” tegas Amasrul.

Di sepanjang by pass, jelas Masrul, ada 1.925 titik yang dibebaskan dan masih tersisa 70 titik lagi. Terkait dengan sertifikat sudah 26 sertifikat yang dikeluarkan melalui bantuan Pemko.(h/ows)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 24 Juni 2018 - 09:49:13 WIB

    ACT Ajak Masyarakat Berikan Donasi untuk Gaza

    ACT  Ajak Masyarakat Berikan Donasi untuk Gaza PADANG, HARIANHALUAN.COM- Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumbar, mengajak masyarakat khususnya di Padang dan sekitarnya untuk berkontribusi membantu Gaza. Pasalnya Rudal Israel Menoreh Duka Gaza di Pekan Idul Fi.
  • Jumat, 20 April 2018 - 11:59:23 WIB

    Jelang Ramadan, Tingkatkan Razia Penyakit Masyarakat

    Jelang Ramadan, Tingkatkan Razia Penyakit Masyarakat PADANG, HARIANHALUAN.COM----Jelang bulan suci Ramadan, Satpol PP Kota Padang  agar menggelar operasi Penyakit masyarakat (Pekat) di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Padang..
  • Senin, 20 November 2017 - 19:25:08 WIB

    Dirikan Rumah Sarok, Faldo Maldini Ajak Masyarakat Padang Kelola Sampah

    Dirikan Rumah Sarok, Faldo Maldini Ajak Masyarakat Padang Kelola Sampah PADANG, HARIANHALUAN.COM—Pendiri Pulangkampuang.com, Faldo Maldini, akan mendirikan bank sampah yang dinamai Rumah Sarok. Ia mendirikan bank sampah tersebut dengan tujuan utama membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga k.
  • Kamis, 02 November 2017 - 10:35:26 WIB

    Faldo Maldini Ajak Masyarakat Padang Berkampanye One Man One Tourist

    Faldo Maldini Ajak Masyarakat Padang Berkampanye One Man One Tourist PADANG, HARIANHALUAN.COM--Memasuki 2017, jumlah kunjungan wisatawan ke Sumatra Barat mengalami penurunan. Menurut data BPS, total kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumbar turun sebesar 23.06 persen. Per September 2017, kunju.
  • Kamis, 24 Agustus 2017 - 16:21:06 WIB

    Rayakan HUT PPAL Padang. Purnawirawan Harus Jadi Contoh Bagi Masyarakat

    Rayakan HUT PPAL Padang. Purnawirawan Harus Jadi Contoh Bagi Masyarakat PADANG, HARIANHALUAN.COM - Meskipun sudah tidak menjalani tanggung jawab sebagai prajurit, para purnawirawan TNI Angkatan Laut (AL) diharapkan tetap memberikan contoh sikap positif dalam menyikapi situasi dan kondisi yang ada.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM