PT Maidah Reka Jaya Padang Lamban

Pengerjaan Jembatan Belum Selesai, Masyarakat Kecewa


Selasa, 12 Januari 2016 - 02:30:02 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pengerjaan Jembatan Belum Selesai, Masyarakat Kecewa Beberapa pekerja tengah menyelesaikan pembangunan Jembatan Gurun Panjang yang menghubungkan Nagari Gurun Panjang dengan nagari sungai Putih Kecamatan Bayang, Pessel, Senin (11/1). (M JONI)

Asril (44), salah seorang to­koh masyarakat Keca­ma­tan Bayang mengakui, pro­ses pembangunan jem­batan yang dikerjakan oleh PT Mai­dah Reka Jaya Pa­dang de­ngan konsultan su­pervisi PT Reisa Gemi­lang Padang ti­dak tepat waktu. Padahal, pe­kerjaaan yang diawali 1 Ju­ni 2015 itu, seharusnya ram­pung pada 21 Desem­ber. Akan tetapi, jembatan ter­sebut  sampai saat ini be­lum bisa dirasa­kan man­faatnya oleh ma­sya­­rakat.

Faktor yang membuat pembangunan jembatan ter­se­but terseok, adalah karena pihak pelaksana mengulur-ulur waktu pengerjaannya. Selain itu, juga akibat faktor alam (banjir) yang sering terjadi di daerah tersebut.

“Bila kontraktor melak­sanakan proyek tersebut sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam kon­trak,  keterlambatan pem­bangunan jembatan itu tak akan terjadi,” sebutnya kepa­da Haluan, Senin (11/1).

Ia menjelaskan, jem­ba­tan itu adalah sarana alter­natif bagi masyarakat untuk kelancaran transportasi yang menghubungankan dua kecamatan, yakni Bayang dan IV Jurai. Jembata itu juga urat nadi pere­kono­mian masyarakat, terutama dalam pengangkutan hasil bumi dari produksi perta­nian dan perkebunan.

Pelaksana Lapangan pro­yek pembangunan jem­batan itu, Siwan didampingi site manager, Antoni Eka Sa­putra me­ngakui, penger­jaan proyek itu terlambat. Hingga 28 De­sember 2015, bobot pengerjaannya sekitar 81,65 per­sen. Pada­hal, pem­bayaran dananya sudah dire­li­­sa­saikan. Saat dikon­fir­masi Haluan, ia tidak men­jelaskan ke­terlambatan pe­ngerjaan tersebut. Saat ini, pihaknya di­berikan tam­bahan waktu tam­ba­han mak­simal selama 50 hari un­tuk menyelesaikan pem­ba­ngunan jembatan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum ( PU) Pesisir Selatan, Datuk Era Syukma Munaf me­nga­takan, seharusnya jembatan itu sudah rampung. Menu­rut­nya, belum selesainya pengerjaan itu kemungkinan terjadi karena berbagai fak­tor oleh rekanan. Pihak pelaksana terkena adendum (sanksi) sesuai dengan ke­ten­tu yang berlaku (h/mjn)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 28 Oktober 2018 - 09:40:06 WIB

    Pengerjaan Pedestrian Panorama Asal Jadi, Wali Kota Bukittinggi Marah

    Pengerjaan Pedestrian Panorama  Asal Jadi, Wali Kota Bukittinggi Marah BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM-Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi marah  ketika  melihat kualitas dari pemasangan batu alam proyek pembangunan pedestrian   Panorama Bukittinggi, Sabtu (27/10/2018).
  • Rabu, 25 Oktober 2017 - 00:39:07 WIB

    Zuldafri Darma Tinjau Pengerjaan Jembatan Rambatan

    Zuldafri Darma Tinjau Pengerjaan Jembatan Rambatan TANAH DATAR, HALUAN - Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma didampingi Ny Retry Zuldafri Darma beserta rombongan meninjau pengerjaan leger Jembatan Sungai Turawan yang amblas beberapa waktu lalu, Selasa (24/10). Kunjungan .
  • Selasa, 04 April 2017 - 12:12:04 WIB

    Pengerjaan Jalur II Bypass Kembali Diperpanjang

    Pengerjaan Jalur II Bypass Kembali Diperpanjang PADANG, HALUAN – Mega proyek pembangunan Jalur II Bypass akhirnya diperpanjang hingga Bulan Mei mendatang. Kepastian ini didapat setelah adanya pertemuan antara Pemprov Sumbar dengan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR beber.
  • Jumat, 09 Desember 2016 - 01:07:38 WIB

    Ketua DPRD Sumbar: Pengerjaan Silo Harus Tepat Waktu

    Ketua DPRD Sumbar: Pengerjaan Silo Harus Tepat Waktu SAWAHLUNTO, HALUAN — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DP­RD) Su­matera Barat, Hendra Irwan Rahim mengingatkan kepada pelaksana proyek PT Sarana Putra Mandiri yang mengerjakan penataan kawasan Silo Kota Lama Tambang B.
  • Kamis, 24 September 2015 - 19:48:25 WIB

    Pengerjaan Proyek Ditemukan Asal Jadi

    DPRD SAWAHLUNTO WARNING PENGAWAS DAN REKANAN

    SAWAHLUNTO, HALUAN – Kalangan Komisi III DPRD Kota Sawahlunto, menemukan banyak kejanggalan soal pengerjaan proyek.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM