BBM Turun, Harga Kebutuhan Pokok Tetap Tinggi


Selasa, 12 Januari 2016 - 02:10:25 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Pantauan Haluan, Minggu (10/1) pagi, di salah satu pasar tradisional yaitu di Pasar Minggu, Nagari Koto Gadang Guguk, Keca­matan Gunung Talang, harga-harga kebutuhan rumah tangga seperti cabai masih tetap tinggi. Seperti cabai merah lokal dijual Rp 50 ribu per kilogram, cabai merah Medan dengan harga Rp 45 ribu per kilogram, cabai hijau Pulau Jawa dijual Rp 38 ribu per kilogram, harga cabai hijau Medan Rp 40 ribu per kilogram, dan harga cabai rawit dijual Rp 40 ribu per kilogram.

Sementara itu untuk harga bawang merah masih dijual dengan harga kisaran Rp 30 ribu per kilogram, harga bawang merah Medan dengan harga Rp 20 ribu per kilogram, dan bawang putih dijual Rp 24 ribu per kilogram. Sedangkan sayur-mayur seperti tomat dijual dengan harga Rp 12 ribu per kilogram, men­timun dengan harga Rp 7 ribu per kilogram, kentang Rp 8 ribu per kilogram, kol dijual Rp 9 ribu per kilogram, sawi dijual Rp 8 ribu per kilogram, harga kangkung Rp 5 ribu per ikat besar, bayam dengan harga Rp 2 per ikat, dan kacang panjang Rp 4 ribu per ikat besar.

Untuk ayam dan ikan masing-masing berkisaran harga seperti ayam ukuran 1 kilogram dijual Rp 25 ribu per kilogram, ayam ukuran 2 kilogram dihargai Rp 23 ribu per kilogram, dan daging sapi masih tetap diharga Rp 110 ribu per kilogram. Sedangkan harga jenis-jenis ikan seperti ikan lele Rp 21 ribu per kilogram, ikan patin Rp 20 ribu per kilogram, ikan nila Rp 26 ribu per kilogram, ikan mas Rp 30 ribu per kilogram, ikan serai Rp 22 ribu per kilogram,dan ikan sisik Rp 25 ribu per kilogram.

Dafid (39) salah seorang pedagang cabai di pasar itu mengungkapkan, tingginya harga kebutuhan pokok seperti cabai ini lantaran, penurunan harga BBM tidak berbanding lurus dengan penuruhan harga barang produksi pertanian seperti pupuk dan pestisida. “Harga baran-barang untuk pertanian masih tinggi, makanya harga hasil pertaniannya masih tinggi. Kalau diturunkan, petani yang menjerit,” ungkapnya.

Sementara itu, Wira (40), seorang pembeli mengungkapkan dengan harga-harga kebutuhan pokok rumah tangga masih tetap tinggi seperti ini, juga berdampak terhadap daya beli masyarakat tidak begitu besar. Kebanyakan para pembeli hanya membeli kebutuhan rumah tangga seadanya. “Walaupun mahal, tetap harus dibeli karena sudah menjadi kebutuhan pokok. Namun hanya seadanya saja karena banyak kebutuhan lain yang juga harus dipenuhi,” bebernya. (h/ndi)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 15 Juni 2017 - 13:46:34 WIB

    BBM Jenis Premium Langka di Kota Solok

    BBM Jenis Premium Langka di Kota Solok SOLOK, HARIANHALUAN.COM – Tidak jauh berbeda dengan Kota Padang, di Solok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium juga sulit diperoleh di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), sulitnya premium membuat pemilik k.
  • Senin, 12 Desember 2016 - 15:30:59 WIB

    Libur Panjang, BBM di Payakumbuh Langka

    Libur Panjang, BBM di Payakumbuh Langka PAYAKUMBUH, HALUAN—Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Payakumbuh tidak melayani pengisian karena kehabisan bahan bakar minyak. .

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM