Longsor Jalur Sumbar-Riau Dipicu Tambang Liar


Senin, 11 Januari 2016 - 03:46:54 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PADANG, HALUAN — Di­nas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman (Dis­­prasjaltarkim) Sumbar mengeluhkan maraknya pe­nambangan liar di ruas jalan penghubung Provinsi Sum­bar dengan Provinsi Riau. Te­patnya di Kecamatan Pang­kalan Koto Baru, Ka­bu­paten Limapulu Kota yang berakibat jalan menjadi mudah tertutup longsor sewaktu hujan mengguyur.

Kepala Disprasjal­tar­kim Sumbar Suprapto dihu­bungi Haluan, Minggu (10/1) di Padang mengatakan, longsoran tanah di ruas jalan tersebut ditimbulkan dari galian tambang liar di lokasi tersebut. Meski prot­eksi tebing telah banyak dilakukan, namun tidak bisa membendung longsoran yang menyebabkan terpu­tusnya jalan penghubung antarprovinsi ini.

Dikatakan Suprapto bah­wa Disprasjaltarkim tidak memiliki anggaran khusus untuk perbaikan jalan tersebut. Hanya per­baikan tetap dilakukan de­ngan tanggap darurat agar jalan ini bisa dilalui bila sewaktu-waktu terjadi long­soran.

“Kalau bencana me­mang tidak disediakan ang­garan khususnya. Namun, setelah kejadian dan dilakukan per­baikan baru diusulkan penda­naannya,” ujarnya.

Kunci utama agar jalan ini tidak lagi terhambat karena longsor ujar Suprapto yaitu pela­rangan penambangan liar.  “Kita memang berharap ada aksi tegas dari Pemerintah Kabupaten Li­ma­puluh Kota untuk mener­tibkan tambang liar ini. Kalau tidak maka kejadian ini akan tetap berulang meski proteksi tebing dilakukan,” terangnya.

Kamis (7/1) lalu, juga terjadi longsor yang menimbun badan jalan jalur Sumbar-Riau, per­sisnya di Nagari Koto Alam, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

Tanah longsor tersebut menu­tup selu­ruh badan jalan. Akses jalan ter­putus. Arus lalulintas kembali macet.

Sebelumnya, longsor terjadi di lima titik Kecamatan Pang­kalan Koto Baru, Kabupaten Limapulu Kota, membuat jalur utama Sumatera Barat dan Riau putus total. Akibat longsor ini membuat kendaraan yang menu­ju Sumbar-Riau atau sebaliknya macet sepanjang empat kilo­meter. (h/mg-isr)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 19 Oktober 2017 - 15:09:16 WIB

    20 Ribu Jiwa Warga Padang Berada di Daerah Rawan Longsor

    20 Ribu Jiwa Warga Padang Berada di Daerah Rawan Longsor PADANG, HARIANHALUAN.COM - Lebih dari 20 ribu jiwa di kawasan kaki bukit diimbau untuk waspada bencana longsor mengingat saat ini cuaca sedang ekstrem..
  • Rabu, 19 Oktober 2016 - 01:23:52 WIB

    Korban Longsor Kekurangan Makanan

    PADANG, HALUAN — Korban tanah longsor di kawasan Ba­tang Arau, Seberang Peng­ga­langan RT 03 RW 03, Keca­matan Padang Selatan, masih diungsikan ke posko darurat dari Kementerian Sosial Re­publik Indonesia (Kemensos RI).
  • Selasa, 18 Oktober 2016 - 02:17:41 WIB
    JALAN PADANG-SOLOK KEMBALI NORMAL

    Waspadai Longsor Susulan

    Waspadai Longsor Susulan PADANG, HALUAN - Pasca longsor yang terjadi di Kilometer 25, Jalan Raya Pa­dang-Solok, tepatnya di kawasan Pano­rama 2, Kecamatan Lubuk Kilangan, arus lalu lintas di kawasan tersebut sudah kembali normal. Hanya saja, dari p.
  • Senin, 23 Mei 2016 - 06:01:15 WIB

    Longsor, Jalur Padang-Solok Macet Selama Lima Jam

    PADANG, HALUAN — Jalan Padang-Solok terkenal rawan longsor. Pengendara diminta waspada melewati jalan Sitinjau Lauik ini, terutama jika hujan. Sab­tu (21/5) terjadi lagi longsor di kawasan Panorama 1 yang menim­bulkan ma.
  • Kamis, 12 Mei 2016 - 21:41:34 WIB
    Curah Hujan Tinggi

    BPBD: Waspada Banjir dan Longsor

    BPBD: Waspada Banjir dan Longsor PADANG, HALUAN - Curah hujan tinggi yang melanda Kota Padang beberapa hari belakangan membuat masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan menjadi cemas akan terjadinya bencana seperti banjir dan tanah longsor..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM