Bayi Harimau Dahan Lahir di TMSBK Bukittinggi


Senin, 11 Januari 2016 - 03:38:03 WIB
Reporter : Tim Redaksi

“Kedua bayi itu lahir pa­da Kamis 7 Januari 2016. Yang satu lahir sekitar pu­kul 16.00 WIB, dan yang sa­tu lagi lahir pada malam ha­ri. Belum terdeteksi jam be­rapa bayi yang lahir ma­lam itu. Induk jantan telah la­ma ada di TMSBK, se­men­­tara induk betina bera­sal dari Pesisir Selatan,” ujar Kepala Bidang TMSBK Bu­kit­ting­gi, Ikbal, Sabtu (9/1).

Meski secara umum kon­­di­si sepasang bayi Hari­mau Dahan itu dalam ke­ada­an sehat, namun Ikbal menuturkan, dokter hewan belum bisa berbuat banyak untuk memeriksa kondisi se­pasang bayi itu lebih lan­jut, dengan alasan saat ini induk betina sangat sensitif dan tidak bisa diganggu oleh siapapun, termasuk oleh induk jantannya.

“Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, induk jantan telah dipisah­kan dari induk betina dan anaknya. Harusnya, setelah melahirkan, bayi (harimau) itu juga harus dihindari dari manusia, karena resikonya induk betina tidak mau menyusukan anaknya atau parahnya bisa memakan anaknya sendiri. Namun saat ini sepasang bayi itu berada di kandang terbuka, karena kandang Harimau Dahan di TMSBK ini tidak memadai dan bukan terma­suk kandang konservasi,” ulas Ikbal.

Ikbal mengakui, awal kehamilan induk betina Harimau Dahan itu tidak terdeteksi oleh petugas. Kehamilan induk betina itu sendiri baru diketahui seki­tar tiga bulan lalu, saat induk betina Harimau Da­han mengalami perubahan fisik yang signifikan. Untuk sementara, kedua bayi itu belum diberi nama oleh petugas TMSBK.

Dengan lahirnya sepa­sang bayi Harimau Dahan itu, maka total koleksi Hari­mau Dahan di TMSBK Bu­kit­tinggi telah berjumlah lima ekor.

Pilot Project

Kebun Binatang Bukit­ting­gi ditunjuk sebagai pilot project revitalisasi kebun binatang milik pemerintah di Indonesia.

Perhimpunan Kebun Bi­na­tang Seluruh Indonesia (PKBSI) beserta Southeast Asian Zoo Association (Sea­za) telah meninjau langsung TMSBK sebagai bentuk tindak lanjut dari perte­muan PKBSI dengan Pre­si­den Republik Indonesia pa­da 30 September 2015 lalu.

“Mereka (PKBSI dan Seaza) telah meninjau TM­S­BK pada pertengahan De­sember 2015 lalu, dan pa­da tanggal 13 sampai 15 Ja­nua­ri 2016 ini mereka akan kem­bali lagi untuk men­desain tempat atau kan­­dang yang akan dire­no­vasi,” ujar Kepala Bidang TMSBK, Ikbal, Sabtu 9 Januari 2016.

Ikbal melanjutkan, da­lam prosesnya, PKBSI dan Seaza awalnya meninjau kandang-kandang dan ber­ke­liling di kebun binatang yang akan direnovasi. Sete­lah itu mereka akan mem­buat grand design dan me­nye­rahkannya kepada Presi­den Jokowi. Selanjutnya Presiden akan mengarahkan pembiayaannya, karena se­mua biaya renovasi itu bera­sal dari Pemerintah RI. Menurutnya, desain ditar­getk­an rampung pada awal tahun 2016 sehingga revi­talisasi dapat dilakukan pa­da pertengahan tahun 2016.

Ikbal menilai, saat ini, masih banyak kandang di TMSBK yang tidak sesuai standar, berkarat, dan sudah rusak. Padahal, kandang merupakan fasilitas penting yang dibutuhkan untuk sat­wa. Selain itu, sejumlah satwa juga tidak memiliki te­man atau pasangan di da­lam kandang. Padahal, fung­si teman atau pasangan itu sangat penting bagi sat­wa, agar satwa itu tidak stress dan bisa bere­pro­duk­si.

“Di Indonesia, ada seba­nyak 13 kebun binatang yang dikelola pemerintah da­erah. Tetapi, rata-rata kon­disi kebun binatang ter­se­­but mengkhawatirkan. Un­tuk itu, ditunjuk dua ke­bun bina­tang yang akan men­jadi pilot project revi­ta­lisasi lembaga konservasi. Se­lain TMSBK Bukittinggi, Ta­man Satwa Taru Jurug (TS­TJ) Solo juga akan dire­no­­vasi,” pungkas Ikbal. (h/wan)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 03 Agustus 2017 - 01:40:59 WIB

    Warga Pasbar Digegerkan Penemuan Bayi di Pinggir Sungai

    Warga Pasbar Digegerkan Penemuan Bayi di Pinggir Sungai PASBAR, HALUAN - Warga Pasaman Barat dikejutkan dengan penemuan bayi laki-laki baru lahir di kolong jembatan pinggiran sungai dekat perkampungan Plasma Lima (V), Jorong Giri Maju, Nagari Kotobaru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kab.
  • Rabu, 01 Maret 2017 - 10:10:09 WIB

    RS M Jamil Siapkan Tim Untuk Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam

    RS M Jamil Siapkan Tim Untuk Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam PADANG, HALUAN— Bayi kembar siam asal Pasaman Salma dan Salwa masih dalam perawatan tim dokter RS M Djamil, Padang. Sejak dilahir di RSUD Lubuk Sikaping, Kamis (23/2) lalu, anak pasangan Noviyandri dan Rahmayeni itu kini d.
  • Jumat, 24 Februari 2017 - 07:24:47 WIB

    Bayi Kembar Siam ini Mulai Jalani Perawatan di RS M Djamil

    Bayi Kembar Siam ini Mulai Jalani Perawatan di RS M Djamil PADANG, HALUAN - Bayi kembar siam yang diketahui bernama Salma dan Salwa yang lahir pada Kamis (23/2/2017) pagi sekitar pukul 11.00 WIB di RSUD Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman akhirnya dirujuk ke RSUP Dr M Djamil Padang. Ke.
  • Selasa, 25 Oktober 2016 - 02:00:21 WIB
    TINGKATKAN PERAN KADER KAB

    Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

    Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi PASBAR, HALUAN — Untuk menekan angka kematian ibu dan bayi maka peran kader KB Kesehatan sangat diperlukan. SKPD juga diminta untuk memberikan sumbangsih dalam mencapai target yang telah ditetapkan..
  • Senin, 29 Agustus 2016 - 11:52:01 WIB
    BERJUANG MENEMPUH BADAI

    Masnidar Lahirkan Bayi Kembar

    Masnidar Lahirkan Bayi Kembar Mentawai, Haluan — Masnidar (32) seorang ibu melahirkan anak kembar, kedanya laki-laki tepat di hari ulang tahun Republik Indonesia ke-71. Presesi persalinan berjalan lancar, meskipun ia harus me­nem­puh badai selama sat.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM