Megawati Kesulitan Jaga Eksistensi Partai


Senin, 11 Januari 2016 - 03:31:38 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Megawati Kesulitan Jaga Eksistensi Partai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berbincang dengan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla usai memberikan potongan nasi tumpeng HUT ke-43 PDI Perjuangan pada acara pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan. (ANTARA)

“Kesabaran progresif revolusioner adalah kunci eksistensi PDIP yang telah mencapai usia 43 tahun,” kata Mega, saat membuka Rakernas PDIP di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat pada Minggu (10/1).

Bagaimanapun si­tuasi­nya, Megawati mengimbau kepada seluruh kader PDIP agar tetap melalui semua cobaan itu dengan baik. Sehingga, maka PDIP dapat terus memberi sumbangsih dan pengabdian kepada ma­sya­rakat, bangsa dan negara.

Terkait dengan proses kepemimpinan saat ini, Megawati Soekarnoputri merasa aneh dengan sikap tiap pemimpin Tanah Air. Dia mengibaratkan seperti dansa poco-poco.

Menurut Megawati, se­lalu ada perubahan visi misi bila terjadi pergantian pe­mim­pin. Sehingga mem­buat negara seakan terlihat maju mundur. Unek-unek itu juga diungkapkan Me­ga­wati kepada Ketua MPR Zulkifli Hasan.

“Lama-lama Indonesia demen (suka) dansa. Kapan pemimpinnya maju dan mu­n­dur. Seperti poco-poco. Itu­kah yang Indonesia ingin­kan sekarang ini?” terangnya.

Maka dari itu, Megawati berharap adanya konsep jangka panjang untuk se­buah visi misi bagi negara. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa Indo­nesia mempunyai gagasan hingga ratusan tahun.

“Rancangannya pun ti­dak boleh berhenti karena ganti pemimpin,” ujarnya.

Adapun gagasan untuk jangka panjang bukan hanya ekonomi, melainkan bagi semua bidang.

Megawati juga melihat tahun 2016 menjadi langkah pemerintahan di bawah Pre­siden Joko Widodo alias Jokowi mewujudkan konsep Tri Sakti. Ini juga menjadi arah perjuangan PDIP.

“Punya jiwa yang tegas dan tepat tidak ragu-ragu. Dan terang tidak samar-samar,” terangnya.

Rapat Kerja Nasional PDI Perjuangan resmi di­buka Minggu (10/1). Selain dihadiri kader PDI Per­juangan, rakernas itu juga dihadiri tokoh lain di luar partai. Beberapa tokoh itu di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan wapres Try Sutrisno dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tja­haja Purnama (Ahok).

Rakernas yang sekaligus merupakan peringatan HU­T PDIP yang ke-43 itu juga dihadiri Ketua MPR, Zul­kifli Hasan, PLt Ketua DPR Fadli Zon dan Ketua DPD RI, Irman Gusman. (h/rol/mdk)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 25 September 2017 - 23:37:48 WIB

    Setelah Megawati, UNP Bidik Erdogan Diberi Gelar Doktor Kehormatan

    Setelah Megawati, UNP Bidik Erdogan Diberi Gelar Doktor Kehormatan PADANG, HARIANHALUAN.COM – Teranyata pemberian gelar Doktor Kehormatan (Honoris causa) kepada Megawati Soekarno Putri bukan yang terakhir bagi UNP. Bahkan kabarnya UNP tengah menjajaki pemberian gelar Doktor Kehormatan itu .
  • Rabu, 25 Mei 2016 - 04:50:40 WIB

    Megawati Dapat Gelar Doktor 'Honoris Causa'

    Megawati Dapat Gelar Doktor 'Honoris Causa' JAKARTA, HALUAN — Pre­siden kelima RI Megawati Soekarnoputri akan me­ne­rima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Pad­jajaran, hari ini Rabu (25/5/2016). Terkait rencana itu, Unpad meniadakan seluruh kegiatan aka.
  • Jumat, 13 Mei 2016 - 03:35:05 WIB
    Kejahatan Seksual Marak

    Megawati Tegur Menteri Puan

    JAKARTA, HALUAN — Ketua Umum PDI Perjuangan, Me­gawati Soekarnoputri mengaku sudah menegur Menteri Koor­dinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Men­ko PMK) Puan Ma­ha­rani, terkait banyaknya kasus kejahatan .
  • Selasa, 19 April 2016 - 02:55:34 WIB

    Kejagung Periksa Menteri BUMN Era Megawati

    JAKARTA, HALUAN — Penyidik pidana khu­sus Kejaksaan Agung kembali me­meriksa mantan Menteri BUMN, Laksa­mana Sukardi di Gedung Bundar Kejaksaan Agung..

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM