Pemkab dan Masyarakat

Sepakat Berantas Tambang Ilegal


Senin, 11 Januari 2016 - 02:52:27 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Sepakat Berantas Tambang Ilegal Bupati Rosnini Savitri didampingi Kapolres AKBP Roedy Yoelianto, Dandim 0308 Letkol. Inf. Persada Alam memimpin pertemuan menyikapi tuntutan masyarakat Lubuak Aluang untuk menghentikan tambang ilegal di kantor Bupati di Parit Malintang, Kamis (7/1).

Hal tersebut disampaikan Bupati Rosnini Savitri, Kamis (7/1), pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kapolres AKBP Roedy Yoelianto, Dandim 0308 Letkol. Inf. Persada Alam, Wakil Ketua DPRD Januar Bakri dan Sekda Jonpriadi, Camat Suhardi, Ketua KAN Suharman Datuak Padobasa, Wali Nagari Lubuk Alung Harry Subrata dan se­jumlah dinas terkait di Parit Malintang.

Kesepakatan Pertama, Pem­bentukan Tim Terpadu Satuan Koordinasi Keamanan Ke­ter­tiban Kota (SK4) yang bertugas memonitor penambang sesuai izin. Jika legal, dicek titik koor­dinat lokasi penambangan dan apabila ilegal, akan ditertibkan. Ke­dua, Pemda melalui Badan Penanaman Modal dan Pe­laya­nan Perizinan Terpadu (BPM­P2T) memberikan data lengkap tentang pihak yang di­berikan izin tambang Galian C kepada Pe­negak Hukum, Camat dan Na­gari. Ketiga, Masyarakat harus berperan dalam mengawasi di lapangan. Keempat, Moratorium terbatas terhadap izin tambang. Kelima, Pemda harus tegakkan aturan tanpa pandang bulu. Ke­enam, Satpol PP disiagakan 24 jam. Ketujuh, Pengawasan te­r­hadap empat pintu masuk keluar ba­han galian C. Kedelapan, Pr­o­ses hukum bagi penambang ile­gal. Kesembilan, Libatkan Balai Wilayah Sungai Sumatera V dalam pengawasan dan pe­ngen­dalian. Kesepuluh, Reklamasi sungai sebagai kewajiban pe­ngusaha tambang.

“Untuk penetapan Tim SK4, harus senin sudah saya tan­da­tangani SK-nya. Mohon disiapkan oleh BPMP2T,” kata Rosnini yang didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Sementara itu, tokoh Ma­sya­rakat Lubuak Aluang Sukri Umar mengapresiasi respon ce­pat pe­merintah daerah menyikapi per­soalan tambang galian C yang sudah berlangsung puluhan tahun sehingga merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan ma­sya­rakat.

Ia harap kesepakatan tersebut dapat dilaksanakan dengan kon­sisten yaitu untuk jangka pendek, tertibkan tambang galian C ilegal oleh pihak keamana. Jangka menengah, Pemda lakukan mo­ratorium terbatas terhadap ijin tambang yang baru. Sedangkan untuk jangka panjang adalah melakukan reklamasi Sungai Batang Anai oleh pengusaha tambang.  “Atas nama pribadi dan masyarakat apresiasi pertemuan yang difasilitasi oleh oleh Ibu Bupati Rosnini. Kita selamatkan bumi Lubuak Aluang dari ke­rusakan lingkungan dan hindari adanya konflik horizontal di­tengah masyarakat,” kata Sukri Umar yang juga Wakil GM Ha­rian Padang Ekspress itu.

Hal senada juga disampaikan Hilman, perwakilan masyarakat bahwa bahwa tambang ilegal galian C terjadi karena tidak punya ijin dan bisa jadi ijin tersebut ilegal. Saat ini ada excavator masih beroperasi, mere­ka mengambil sirtukil di sungai. Masyarakat meminta tindakan dari pemerintah ter­hadap tambang ilegal tersebut dan meminta Moratorium terha­dap ijin tambang tersebut.

Ka­polres AKBP Roedy Yoe­lianto mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tindaklanjut dari demonstrasi masyarakat untuk menghentikan tambang galian C di Lubuak Aluang untuk dicarikan solusi. Penindakan terhadap penambang ilegal harus memiliki data yang lengkap da­lam pemberkasan untuk diajukan ke pengadilan.

“Dulu sudah kita pasang plang tidak boleh menambang, tapi sekarang plangnya dah hi­lang. Ke depan kita berencana membuat rumah dinas kapolsek di dekat aliran sungai agar bisa memantau aktifitas penambang 24 jam,” kata Kapolres Roedy Yoelianto.

Sementara Dandim 0308 Pa­riaman, Letkol Inf Persada Alam mengatakan telah menugaskan anggotanya untuk mendata dan diperoleh data mana izin tam­bang yang legal dan mana yang ilegal. Ia juga minta masyarakat untuk melaporkan kalau ada oknumnya yang berbuat mem­bekingi usaha galian C ilegal dan ditindaklanjuti.

Wali Nagari Lubuak Aluang, Harry Subrata mengatakan ak­tifitas tambang ilegas galian C sudah acap kali dilaporkan ke­pada Camat untuk segera dila­kukan penertiban. Hal itu dila­kukannya untuk menepis isu ne­g­atif yang dialamatkan ke­pa­da­nya atau ke­pada Ketua KAN Lu­buak Aluang. “Tambang galian C sudah merusak bahkan sudah menggunakan alat berat eska­vator. Kita sudah lapo­ra­kan kepada Camat untuk di­tin­dak­l­anjuti kepada Bupati,” kata Harry.

Ketua KAN Lubuak Aluang Suharman Datuak Padobasa berharap izin tambang yang sudah habis masa berlakunya agar tidak diperpanjang lagi karena sudah meeresahkan. Sedangkan ijin yang masih berlaku agar dicek lapangan titik koordinat lokasi yang diizinkan. Pengawasan dari Tim SK4 harus dioptimalkan untuk keamanan dan menjaga kelestarian lingkungan. “Untuk usul Pak Kapolres tadi, Insya Allah kami siapkan tanah untuk pembangunan rumah kapolsek di Bukik Lubuak Aluang dekat Kantor Wali Nagari,” kata Dt Padobasa.

Di akhir pertemuan, Bupati Rosnini Savitri meminta jaj­arannya untuk menindaklanjuti sepuluh kesepatan yang telah dilahirkan pada pertemuan de­ngan seluruh stakeholders terkait penertiban aktifitas tambang galian C. Tim SK4 yang dibentuk difasilitasi dengan biaya ope­rasional menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. “Malu juga saya mendengar alasan bahwa tidak ada dana untuk melakukan pengawasan tambang galian C. Mohon dimasukkan biaya ope­rasional SK4 pada perubahan anggaran 2016 nanti,” kata Bupati yang juga menantu urang piaman itu. (h/bus)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 30 Agustus 2017 - 12:12:06 WIB

    Pemkab Solsel dan PT. Mitra Kerinci (PTMK) Akhirnya Sepakat Tukar Guling Lahan

    Pemkab Solsel dan PT. Mitra Kerinci (PTMK) Akhirnya Sepakat Tukar Guling Lahan SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM-- Akhirnya didapatkan kesepakatan antara Pemerintah Solok Selatan (Solsel) dan PT. Mitra Kerinci (PTMK) terkait tukar guling lahan untuk pembangunan masjid Agung. Nota kesepakatan ditandatangan.
  • Jumat, 05 Mei 2017 - 09:25:16 WIB

    Masyarakat Kota Solok Sepakat Perangi Hoax

    SOLOK,HALUAN--Maraknya berita hoax akhir akhir ini ternyata mengancam persatuan dan kesatuan. Sebelum berita hoax terlalu jauh memutuskan hubungan persaudaraan dan kekerabatan, masyarakat Kota Solok mendeklarasikan masyarak.
  • Jumat, 14 April 2017 - 20:39:00 WIB

    DPRD Limapuluh Kota Sepakat Tolak Tambang di Pangkalan

    DPRD Limapuluh Kota Sepakat Tolak Tambang di Pangkalan LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM – Enam tambang di Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota yang diizinkan kembali beroperasi oleh Pemerintah Provinsi Sumbar, mendapat penolakan serius dari DPRD Ka.
  • Selasa, 08 November 2016 - 23:49:39 WIB

    KUA-PPAS 2017 Agam Disepakati

    KUA-PPAS 2017 Agam Disepakati Agam, Haluan — De­wan Perwakilan Rakyat Dae­rah Kabupaten Agam dan Pemkab Agam sepakat de­ngan Kebijakan Umum Ang­garan dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2017, dalam rapat Paripurna DPRD Agam, di.
  • Kamis, 04 Agustus 2016 - 04:21:15 WIB

    Masyarakat Tapi Selo Sepakat Perangi Narkoba

    Masyarakat Tapi Selo Sepakat Perangi Narkoba TANAH DATAR, HALUAN — Masyarakat Nagari Tapi Selo, Kecamatan Lintau Buo Utara diwakili unsur tokoh masyarakat, ulama, bundo kanduang, pemuda dan pemerintah, Selasa (2/8) di Jorong Kajai, bersatu melakukan deklarasi anti Nar.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM