Alat Kelengkapan Disahkan

DPRD Sumbar Dorong Harmonisasi dan Sinergitas


Sabtu, 09 Januari 2016 - 03:23:20 WIB
Reporter : Tim Redaksi
DPRD Sumbar Dorong Harmonisasi dan Sinergitas Hendra Irwan Rahim

Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim me­nga­takan, memang ada ter­ja­di perdebatan alot dalam penentuan mengisi lima Komisi di DPRD tersebut. Namun begitu, semua itu untuk masyarakat dan ke­majuan Sumbar. 

“Memang agak cukup hangat, hingga kemarin sem­pat deadlock. Namun ini agar DPRD kedepan lebih bagus lagi memper­juangkan aspirasi rakyat,” ujar Hendra saat mengelar jumpa pers bersama segenap unsur pimpinan fraksi, Ju­mat (8/1).

Hendra mengatakan, dina­mika dalam berpolitik adalah hal wajar, perdedaan diharapkan menjadi rahmat untuk semua. “Ini memang lembaga politik, namun yakinlah dengan har­monisasi dan komunikasi yang baik, akan mendapatkan hasil yang baik pula,” ujar Ketua Fraksi Nasdem Risnaldi menam­bahkan.

Hendra mengatakan pada tahun 2016 ini banyak tantangan. Mulai dari target pengesahan rancangan peraturan daerah (ran­perda) sebanyak 19 yang sudah ditetapkan pada program legis­lasi daerah (prolegda). Selain juga penyusunan rancangan pem­bangunan jangka menengah dae­rah (RPJMD). Bukan hanya itu, ada pula tantangan dalam bidang ekonomi terkait sudah dimu­lainya pasar Masyarakat Eko­nomi ASEAN (MEA). 

“Kita berharap susunan ko­mi­si yang sudah disahkan ini bisa mengerjakan semua target itu dengan baik,” ujar Hendra. 

Ketua Fraksi Nasdem, Ris­naldi menjawab sama. Menurut dia, komisi disusun dengan se­rius. Salah satunya dengan mem­perhatikan kemampuan dan keahlian anggota dewan sesuai dengan bidang komisi terkait. 

Dia mencontohkan anggota dewan Aristo Munandar dite­tapkan sebagai Ketua Komisi I bidang pemerintahan. Ini menu­rut DPRD sangat sesuai mengi­ngat Aristo berpengalaman da­lam bidang pemerintahan. Aristo pernah menjadi Bupati Agam dua periode. 

Seperti diketahui, sebelum penetapan kemarin, perang ke­pentingan sejumlah fraksi dalam menempatkan wakil-wakilnya untuk posisi strategis di alat kelengkapan pada lima Komisi di DPRD. Sudahlah ditunda sehari, setelah diagendakan lagi (pukul 14.00 WIB kemarin), dewan masih membutuhkan wak­tu empat jam untuk berun­ding. Kesepakatan baru bisa diambil DPRD pada pukul 18.00 WIB.

Sebelumnya, penyusunan AKD terseok-seok disebabkan jumlah susunan komisi yang tak imbang. Jumlah anggota komisi II tak sesuai tata tertib. Rencana awal pada komisi II hanya 5 orang. Padahal minimal harus 9. Jumlah menumpuk pada Komisi I bidang pemerintah yang ber­jumlah 16 orang dan Komisi IV bidang pembangunan sebanyak 14 orang. Sementara  Komisi III bidang keuangan dan komisi V bidang kesejahateraan masyara­kat (kesra) masing-masing 10 orang. 

Namun, setelah perdebatan panjang. Susunan komisi pun menjadi lebih imbang. Yakni, Komisi I ada 11 orang, komisi II 9 orang, komisi III 10 orang, komisi IV 14 orang dan komisi V 11 orang. 

Komisi I diketuai oleh Aristo Munandar (Golkar). Jabatan tersebut dipercayakan pada Aris­to, mengingat pengalamannya sebagai pamong senior Bupati Agam dua periode. Sedangkan untuk Wakil Ketua dipengang Novi Yuliasni (PPP), lalu Se­kretaris Komi Chaniago (fraksi gabungan PDIP, PKB dan PBB).

Pada Komisi II Bidang Eko­nomi, sejumlah fraksi sepakat jabatan Ketua diberikan kepada Rizanto Algamar (PDIP, PKB dan PBB), Wakil Ketua  Sabra­na (Gerindra) dan Sekretaris Rahmad Saleh (PKS).

Ketua Komisi III Iswandi Latief (PAN), wakil Liswandi (Demokrat), sekretaris Supardi (Gerindra). Ketua Komisi IV Marlis (Hanura), wakil Saidal Masfiyuddin (Golkar), sekretaris  Muzli m. Nur (PAN). Ketua Komisi V Apris (Nasdem), wakil Nofrizon (Demokrat), sekretaris Yuliarman (PPP). (adv)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM