Firman

Pilih Bekerja di KPU Daripada Cina


Sabtu, 09 Januari 2016 - 00:59:02 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pilih Bekerja di KPU Daripada Cina

Begitulah se­peng­­gal kalimat yang dilontarkan oleh Firman, SH, MSi saat ditemui Haluan di ruangannya, Kamis (7/1). Fokus dan ikhlas dalam bekerja adalah kunci uta­manya dalam merih segala ke­suksesan, karena me­nu­rutnya jika semangat bekerja didasari oleh pamrih dan mengharapkan sesuatu ma­ka masa berlakuknya akan singkat, dan akan cepat kadarluarsa.

“Jika kita ikhlas dalam bekerja maka Tuhan akan menjaga rezeki kita, dan tidak akan ada kekecewaan yang timbul pada diri kita ketika tidak mencapai se­sua­tu target atau sasaran yang akan dituju,” ungkap pria kelahiran Tanjung Pi­nang 4 Mai 1965 ini.

Ini menjadi hikmah yang dipetik Firman dalam perjalanan hidupnya selama ini. Perjalanan hidup se­seorang memang tidak bisa diduga, karena itu sudah menjadi rahasia sang kuasa. Sama halnya ketika ia men­ceritakan salah satu pe­ngalaman hidupnya.

Firman yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris KPU Sumbar, tidak me­nyang­ka akan bekerja di lembaga KPU ini. Saat men­dapat tawaran untuk bergabung dengan KPU, saat itu juga Firman men­dapatkan kesempatan bea­sis­wa untuk meneruskan pen­didikan ke Cina setara de­ngan S2 atau semacam trai­ning setara dengan S2 de­ngan jangka waktu 1,5 tahun.

“Tapi begitu Sekretaris KPU Hendrinal datang me­minta bantuan melalui te­man saya,  saya tidak bisa me­no­lak. Pada saat itu te­man saya ini juga men­du­kung, katanya ambil saja kesempatan di KPU ini karena nanti saya akan di­pro­mosikan dari eselon IV ke eselon III kata teman saya,” jelasnya.

Padahal saat itu, ia sudah menerima tiket, paspor, dan keberangkatan pun sudah direncanakan pada tanggal 9 September 2008. Namun hal itu diurungkan, dan akhir­nya ia dilantik pada 11 Agustus.

“Itulah jalan hidup, ti­dak ada yang bisa kita tebak dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Di masa itu, untuk men­da­patkan jabatan sangat susah karena SDMnya banyak namun formasi terbatas. Tapi di sisi lain saya juga ingin mengikuti beasiswa ini,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Plt Se­kretaris KPU Padang ini.

Namun baginya be­kerja itu bagaikan air me­ngalir, mengikuti saja se­suai dengan apa yang telah ditugaskan. Prinsip ba­gai­kan air mengalir ini men­jadi kunci utama baginya. Baginya, jabatan tidak perlu terlalu dikejar karena jalan ke­hi­dupan manusia su­dah diatur.

Dalam per­ja­lanan karirnya ini, keluarga memiliki peran dominan. Meskipun kedua orangtuanya sudah terlebih dahulu berpulang, semua anggota keluarga sangat memberikan du­kungan atas apa yang telah ia pilih dan te­tapkan untuk jalan hidupnya ter­masuk juga pekerjaan yang di­ja­laninya.

“Awalnya mereka agak menolak. Jika sebelumnya, saya pulang kerja sore pukul lima tapi saat pindah ke KPU jadwal pulang saya kadang sampai ma­lam. Ka­rena pas saya masuk ke KPU kan sedang ta­ha­pan pileg. Tapi seiring ber­jalannya waktu, anak dan ke­luar­ga saya akhir­nya me­ne­rima kon­disi pe­ker­jaan saya,” jelas pecinta olahraga re­nang ini.

Tak hanya men­jalani ka­rir di KPU yang me­warnai hi­dup Firman, per­­jalanan men­­jadi PNS di ta­hun 90an ju­­ga menjadi pengalaman tidak ter­lu­pakan. Ba­gai­mana tidak, de­ngan jumlah pe­gawai yang sedikit di wak­tu itu, Firman juga pernah merasakan men­­jadi pegawai setara ese­lon II.

“Sekarang prosesnya ten­tu berbeda. Begitu juga saat saya lulus S2 tidak lang­sung mendapatkan jaba­tan karena jabatan yang saya em­ban dahulu sudah diisi oleh yang lainnya. Jadi, se­kolah itu tidak menjamin un­tuk menduduki jabatan, ta­pi setidaknya sudah men­da­patkan ijazah S2,” ujar­nya.

Dari semua perjalanan hidup yang telah ia lalui, ia mengambil kesimpulan bah­­wa bekerja baginya ada­lah ibadah. Jadi lakukan saja apa yang menjadi tugas, dan jangan sampai menunda pekerjaan karena menu­rutnya bekerja adalah tang­gungjawab moral.

“Kita kan sudah terima gaji, jadi kenapa mesti ber­malas-malasan atau menun­da-nunda pekerjaan,” ujar­nya. Dikatakannya, tidak munafik memang jika se­mua orang butuh uang dan peningkatan karir namun menurutnya jika bekerja dengan didasari dua hal tersebut akan sia-sia.

“Menurut hemat saya, ka­rir dan kenaikan gaji ada­lah dampak dari kinerja kita yang maksimal. Jika ki­nerja kita bagus, dan di­siplin kita juga ba­gus maka semuanya akan mengikuti saja tan­pa dikejar-ke­jar,” tutup bung­su da­­ri tiga sau­da­ra ini. ***

 

Laporan:
RINA AKMAL
 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 11 Desember 2016 - 12:02:10 WIB
    PERHUTANAN SOSIAL

    Akses Saja Tidak Cukup, CBFE Pilihan Berikutnya

    Akses Saja Tidak Cukup, CBFE Pilihan Berikutnya JAMBI, HALUAN-Tidak cukup hanya akses terhadap sumber daya hutan melalui berbagai pilihan legalitas, tapi skema pengelolaan hutan berbasis masyarakat (perhutanan sosial) mesti dilanjutkan pada jenjang pengembangan bisnis...
  • Sabtu, 13 Agustus 2016 - 02:40:07 WIB

    H Wahyu Iramana Putra Pilih Politik dan Maju Bersama Golkar

    H Wahyu Iramana Putra Pilih Politik dan Maju Bersama Golkar Profil Haluan Minggu pekan ini adalah Wahyu Iramana Putra, Ketua DPD Golkar Kota Padang, yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Padang. Sosok bersahaja ini dilahirkan di Padang 2 Mei 1964..
  • Selasa, 27 September 2016 - 02:24:00 WIB

    Mengenal Jenis-jenis Mesin Genset Agar Tidak Salah Pilih Saat Membelinya

    Mengenal Jenis-jenis Mesin Genset Agar Tidak Salah Pilih Saat Membelinya Sebagian dari anda tentu saja sudah pernah mendengar atau melihat genset alias generator set. Yap, genset merupakan sebuah piranti atau perangkat yang fungsi akhirnya ialah menghasilkan daya listrik. Seperti yang anda ketahui.
  • Sabtu, 06 Agustus 2016 - 01:11:10 WIB

    Permadani Concord Pilihan untuk Bersantai

    Permadani Concord Pilihan untuk Bersantai Berbicara mengenai karpet permadani, pasti banyak orang akan membayangkan aneka motif karpet yang akan menghiasi lantai rumah agar terlihat indah dan elegan. Motif menjadikan jenis karpet menjadi lebih mudah dikenali. Secara.
  • Sabtu, 18 Juni 2016 - 00:39:44 WIB

    Sofa Pilihan di Hari Lebaran

    Sofa Pilihan di Hari Lebaran Lebaran sudah di depan mata. Kesibukan masyarakat sudah terlihat untuk menyambut hari kemenangan itu. Nyaris semua serba baru, seperti baju baru, sepatu baru, hingga perabotan baru. Kadang rumah juga dicat dengan warna terbar.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM