Puncak Mandeh, Raja Ampatnya Sumatera Barat


Sabtu, 09 Januari 2016 - 00:53:09 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Puncak Mandeh, Raja Ampatnya Sumatera Barat

Benar-benar menakjubkan pe­man­dangan yang disuguhkan. Air laut yang bening kebiruan, kapal yang berjejer rapi di selatan Puncak Mandeh, pulau-pulai yang bak menyembul dari dasar laut yang terpampang di depan mata seperti sengaja dibuat untuk me­lengkapi keindahan alam tersebut.

Kawasan Wisata Mandeh memang menakjubkan. Apalagi jika datang berpasan dengan langit yang sedang biru. Maka keindahan yang tiada tara akan terlihat memanjakan mata dan memang terasa bagaikan mimpi. Ya, bagaikan telah menginjak tempat wisata laut yang menakjubkan di Indonesia timur, Raja Ampat. Susunan pulau yang menawan menjadikan kawasan Mandeh sebagai tempat yang sangat mirip dengan tempat wisata timur tersebut.

Kawasan Mandeh merupakan me­ru­pakan perpaduan perbukitan yang alami dengan keindahan teluk yang dihiasi dengan gugusan pulau-pulau kecil yang berada di bagian tengah Teluk Carocok Tarusan. Tidak heran apabila Kawasan Mandeh ini terkenal di Indonesia maupun di tingkat in­ternasional. Dari Puncak Mandeh anda bisa melihat gugusan Pulau Traju, Pulau Setan Kecil, Sironjong besar dan kecil, serta Pulau Cubadak dan gradasi air lautnya yang menambah keindahan Kawasan Mandeh ini.

Kawasan utara Mandeh terdapat beberapa pulau yang melingkar yang menakjubkan, yaitu Pulau Bintangor, Pulau Pagang, Pulau Ular, dan Pulau Marak yang berdampingan dengan Pulau Sikuai. Pulau-pulau ini sering dikunjungi oleh wisatawan lokal untuk merasakan sensasi yang lebih biasanya dengan menggunakan boat.

Hari itu tepat di ujung tahun 2015 kami melakukan perjalanan ke lokasi tersebut bersama anggota FKPWI sebuah organisasi di kampus kami. Hari itu juga, dari 30 orang rombongan tidak ada yang menyangka kalau kami sekarang sedang berada di Sumatera Barat, serasa terbang ke suatu tempat. Pokoknya bukan Sumatera Barat.

Kawasan Mandeh yang menak­jubkan memang telah lama dibuka untuk umum walaupun belum ada tarif khusus untuk memasuki kawasan ini. Cukup dengan membayar uang parkir saja, karena memang harus membawa kendaraan pribadi karena belum tersedia transportasi umum untuk mencapai Puncak Mandeh.

Untuk masuk ke Kawasan Mandeh dapat dicapai melalui laut dan jalan darat. Bila naik kapal/ boat bisa dari Pelabuhan Bungus, Gaung, Teluk Bayur atau dari Pelabuhan Muara Padang serta Teluk Tarusan. Sedangkan bila melalui jalan darat, terdapat tiga alternatif dari tiga ruas jalan yang berbeda, alternatif pertama dari Pasar Tarusan melalui simpang carocok, dan alternatif kedua dari Bungus terus ke Sungai Pinang dan Sungai Nyalo.

Puncak Mandeh akan menjadikan lokasi wisata nasional yang men­janjikan untuk beberapa tahun ke depan. Karena memang kawasan ini lengkap dengan pulau dan biota laut yang menjadikannya sangat cocok untuk penyelam yang ingin menikmati keindahan alam di Kawasan Mandeh.

Kawasan Mandeh memiliki wila­yah yang cukup luas yaitu mencapai luas ± 18.000 Ha.  Puncak Mandeh terletak di Kecamatan Koto XI Ta­rusan yang berbatas langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini hanya berjarak 56 KM dari Padang dan waktu tempuh sekitar 56 menit.  Meski belum banyak  fasilitas transportasi umum kawasan ini sudah dilirik pihak asing  (Italia), mengembangkan resort wisata yang dikenal dengan Cubadak Para­diso. Dan yang paling menggem­birakan kawasan Mandeh  menjadi destinasi utama kebijakan sektor pariwisata kebaharian yang dima­sukkan ke dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS) bersama Biak dan Buna­ken.

Hal itu tentu akan menggem­bira­kan bagi masyarakat Sumatera Barat. Semoga Kawasan Mandeh menjadi pusat wisata sampai ke Mancanegara untuk waktu yang akan datang. ***

 

Oleh:
ROFIQ L HAYAT



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM