Kebutaan Intai Pemakai Softlens


Sabtu, 09 Januari 2016 - 00:50:14 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Kebutaan Intai Pemakai Softlens

Acanthamoeba Catel­lani ini merupakan bakteri yang bisa berkembang di air yang terkontaminasi.Nah, kontaminasi ini biasa terjadi pada tempat penyimpanan softlens Anda. Maka dari itu diwajibkan untuk selalu menjaga kehigienisan soft­lens dan tempat penyim­panan softlens Anda.

Selain penyakit yang ditimbukan oleh bakteri tadi, masih banyak lagi ba­haya yang disebabkan oleh softlens.

Salah satu contoh ada­lah banyak terjadi kebutaan permanen yang disebabkan oleh pemakaian softlens di hawa panas. Hawa panas sangat mudah untuk mem­buat softlens yang terbuat dari plastik tipis ini mencair.

Saat mencair, secara otomatis cairan plastik softlens yang panas tersebut masuk ke mata dan merusak jaringan mata. Softlens yang mencair tersebut pun dapat merekat kencang pada mata dan sangat sulit untuk dilepaskan. Sehingga orang yang mengalami kejadian mengerikan seperti ini sudah dapat dipastikan buta permanen.

Saat menggunakan soft­lens di depan komputer dalam jangka waktu lama, akan menyebabkan timbul­nya belekan pada mata dan lama-kelamaan pandangan mata menjadi kabur.

Selain itu softlens yang mengandung air ini dapat menjadi kering lalu me­ngambil air di permukaan mata sehingga mata menjadi perih dan terasa kering.

Hal ini biasa terjadi di ruangan ber-AC, ruangan berhawa panas, terkena de­bu, dan terkena asap rokok. Hal ini memang bisa diatasi dengan meneteskan cairan softlens dan membersihkan softlens dari debu. Bagi mata yang mudah terkena iritasi disarankan untuk jangan terlalu lama menggu­nakan softlens.

Lensa kontak selain se­ba­gai alat bantu penglihatan juga mempunyai kemam­puan dalam membentuk ulang (reforming) kontur permukaan kornea.

Tapi anda harus tetap hati hati dalam meng­guna­kan lensa kontak. Sangat dianjurkan bagi anda peng­guna lensa kontak untuk selalu menjaga kebersihan, karena jika tidak dapat me­ngakibatkan masalah mata yang cukup serius seperti mata kering, penglihatan menjadi kabur, gatal hingga kebutaan.

Konsekuensi dari ku­rang memperhatikan keber­sihan lensa kontak memang sangat fatal bagi kondisi mata. Banyak orang yang tidak cuci tangan sebelum memakaikan lensa kontak pada mata.

Hal ini bisa memicu terjadinya iritasi yang jika dibiarkan bisa menjadi infeksi parah.

Menurut Dr. H. Dwight Cavanagh, seorang profesor ahli mata dari Southwestern Medical Center, Amerika Serikat dalam tulisannya “Eye and Contact Lens” pada 2003, mengungkapkan sebanyak 2.500 pengguna lensa kontak mengalami “corneal ulcers”. Hal itu terjadi pada pengguna yang menggunakan lensa kontak setiap hari.

Corneal ulcer yaitu kon­disi dimana terdapat luka terbuka pada kornea. Hal ini sering disebabkan oleh in­feksi dan luka kecil atau goresan yang bisa terjadi akibat penggunaan lensa kontak yang kurang hati-hati.

Gejala yang timbul bia­sanya produksi air mata yang meningkat, sensitif terhadap cahaya, pandangan menjadi kabur, gatal dan nyeri. Jika gejala tersebut dibiarkan dan tidak dila­kukan perawatan inten­sif bisa memicu terjadinya ke­butaan.

Artikel ini dibuat bukan untuk membuat anda takut menggunakan lensa kontak, tapi bertujuan agar anda para pengguna lensa kontak agar lebih berhati-hati dan lebih menjaga kebersihan.(h/*)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM