Solidaritas Para Anggota DPRD Pasaman Kepada Tersangka Narkoba


Jumat, 08 Januari 2016 - 03:23:38 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Acara bezuk itu dipimpin Ketua DPRD Pasaman Yasri, Wakil Ketua Haniful Khairi. Tampak juga Ketua Fraksi Demokrat Irwan Arifin, Ketua Fraksi Golkar Sodikin Nursewan, Ketua Fraksi Gerindra Sejahtera Khairuddin Simanjuntak, Ketua Fraksi PAN Marinas, Ketua Fraksi NasDem Sarjan, Ketua Fraksi PPP Sawal, dan lainnya. Kabarnya, hanya empat anggota DPRD Pasaman saja yang tidak hadir.

Sy menerima para koleganya di ruang kerja Kasat Narkoba Polres Pasaman yang berukuran 3x4 meter. Pertemuan itu berlangsung haru. Anggota DPRD satu-persatu merangkul Sy dan memberikan dukungan moril. Sebagian rekan-rekan Sy meneteskan air mata, termasuk Sy sendiri ikut menangis. Kepada rekan-rekannya di Perlemen, Sy menyampaikan permintaan maaf dan permintaan maaf itu juga ditujukan kepada masyarakat Pasaman. Dia mengaku kilaf dan menyampaikan permintaan maaf atas kekilafan tersebut.

Ketua DPRD Pasaman Yasri, menyebutkan, anggota DPRD Pasaman berkunjung membezuk Sy, karena Sy sampai saat ini masih bagian dari DPRD Pasaman. Kedatangan itu untuk memberikan dukungan moral kepada Sy. Melalui Ketua DPRD Pasaman Yasri, Kapolres Pasaman AKBP Agoeng Suryonegoro Widajat mengatakan, Sy masih bungkam. Sy tak mau membe­berkan dari siapa dia mendapatkan sabu-sabu. Padahal info itu sangat penting bagi polisi untuk pengembangan, sehingga peredaran narkoba, khususnya sabu-sabu di  Pasaman dapat diminimalisir.

Pada satu sisi, agenda bezuk Sy oleh sekitar 30 anggota DPRD Pasaman bernilai positif untuk mem­berikan dukungan moral. Karena , mental Sy sangat down setelah dia ditangkap polisi usai mengonsumsi sabu-sabu. Sy perlu perhatian orang-orang dekat untuk memberikan dukungan dan semangat sehingga dia bisa kuat menghadapi persoalan hukum yang tengah menjeratnya. Pada sisi ini solidaritas yang ditunjukkan oleh 30 anggota DPRD Pasaman dapat dibenarkan.

Namun pada sisi lain, bezuk berjamaah yang tersebut juga bisa menimbulkan imeg dan dampak negatif bagi masyarakat. Boleh jadi masyarakat menilai pimpinan dan anggota DPRD Pasaman sangat kompak dan solider dengan koleganya yang nyata-nyata berstatus tersangka narkoba. Hasil tes urine yang dilakukan Satnarkoba Polres Pasaman juga membuktikan bahwa Sy dan dua rekannya terbukti mengonsumsi sabu-sabu. Alat hisap sabu-sabu juga berhasil diamankan polisi dari TKP. Masyarakat bertanya-tanya, apa mungkin anggota DPRD Pasaman akan sangat solid ketika memperjuangkan hak-hak masyarakat, sama halnya  ketika solid memberikan dukungan moral kepada koleganya, tersangka narkoba.

Masyarakat juga akan bertanya-tanya dengan ketertutupan Sy dalam memberikan keterangan kepada kepolisian tentang dari mana dia memeroleh sabu-sabu. Jika dikait-kaitkan dengan besarnya solidaritas para anggota dewan lainnya, masyarakat juga akan menduga-duga dan menaruh rasa curiga, jangan-jangan keter­tutupan Sy atas bandar sabu berimplikasi sangat luas. Mungkin saja akan dapat menyeret anggota DPRD Pasaman lainnya yang juga mengonsumsi sabu-sabu yang didapat dari sumber/Bandar/agen yang sama. Begitu Sy buka mulut akan banyak yang terseret. Dugaan yang demikian sah-sah saja, karena faktanya memang banyak anggota dewan di berbagai daerah yang mengonsumsi sabu-sabu atau narkoba jenis lainnya. Yang terbongkar angkanya masih sangat jauh dibandingkan dengan jumlah politisi yang terlibat narkoba.

Ada baiknya dilakukan tes urine secara berkala terhadap anggota dewan guna memastikan bahwa anggota dewan yang digaji dengan urang rakyat benar-benar bebas dari penyalahgunaan narkoba. Mubazir dan tak banyak manfaat jika tes urine bebas narkoba hanya dilakukan sebelum menjadi anggota dewan saja. Padahal potensi anggota dewan mengonsumsi narkoba cende­rung di saat sedang menjabat. Saat melakukan kunjungan ke Jakarta dan daerah lain, sebagian anggota dewan mendatangi diskotek, music room dan sejenisnya yang rentan menjadi wilayah peredaran narkoba dan wanita malam. Masyarakat ingin anggota dewan dapat menjadi tauladan bagi masyarakat lainnya, terutama bagi generasi muda. Jika anggota dewan mengonsumsi narkoba, tentu tidak pantas lagi dijadikan panutan. **



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM