Jalan Panti- Duo Koto Rawan

Tukang Palak Tumbangkan Pohon


Jumat, 08 Januari 2016 - 02:54:11 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Kayu yang tumbang itu nanti ada dua atau tiga orang yang mem­ber­sihkan­nya, ke­mudian mereka me­minta sumbangan. Ini bia­sanya dilakukan di jalan Panti- Duo Koto, tepat di pertengahan antara kedua kecamatan itu. Kondisi jalan yang lengang dan sempit itu, ketika ada oknum masyarakat yang meng­­hadang pengguna ja­lan, tentu saja mereka pasrah mengeluarkan recehan ru­piah.

Padahal, setelah diamati ke pangkal kayu yang ditum­bangkan itu, hanya sekitar sebesar paha orang dewasa. Pada bagian tunggulnya, didapatkan bekas baru te­bangan. “kita sebesarnya jengkel juga, masa iya ham­pir setiap hari pasar, ini terus modusnya. Orang yang me­lakukannya pun nyaris itu- itu saja. Kami pengguna jalan sudah merasa tidak aman dan nyaman lagi. Ter­ka­dang jalan bisa macet juga oleh ulah mereka ini,” An­dri, pedagang asal Duo Koto.

Ia menceritakan, ke­jadian itu sering kali dila­kukan, setiap ada hari pasar seperti hari Senin untuk hari pasar di nagari Cubadak, hari Selasa pasar Simpang Tonang dan Kamis pasar Panti.

Modus mereka adalah meminta uang sumbangan kepada masyarakat yang ingin bepergian, terpaksa diberikan sumbangan ala kadarnya. Yang anehnya selalu saja orangnya itu-itu aja.

Salah seorang masyara­kat pengguna jalan kepada Haluan berharap agar tidak terjadi lagi kasus yang sama, agar ditindak oknum ma­syarakat yang berpura-pura membantu meminggirkan kayu yang tumbang ke te­ngah jalan, apalagi mo­dus­nya selalu meminta sum­bangan kepada pengendara yang lewat.

Bahkan wajahnya selalu orang yang sama, sehingga kepada instansi penegak hukum terutama pihak ke­polisian melakukan pener­tiban kepada orang yang dengan sengaja me­num­bang­kan kayu ketengah jalan raya.

“Ini sering kali saya da­pati dan saya tandai terus kenapa setiap ada hari pa­sar, selalu ada katu tum­bang dan oknum ma­sya­rakat me­minta sum­bangan kepada pengendara yang melewati jalan ter­se­but,”terangnya.

Secara terpisah Ka­pol­sek Duo Koto Zulkifli saat dikonfirmasi Haluan Kamis kemarin, belum ada me­nerima laporan terkait ok­num masyarakat yang me­numbangkan kayu ke­tengah jalan raya, kalaulah itu ada, pihaknya tidak segan-segan akan mendindak pelaku yang sangat merugikan ma­syarakat. Sampai saat ini ti­dak ada laporan yang masuk sekaitan dengan aktifitas masyarakat yang dengan modus sengaja me­num­bang­kan kayu dan meminta sum­bangan uang kepada pe­ngen­dara.

Memang diakui Zulkifli ada ditemukan bekas kayu tumbang, tapi itu adalah bukan sengaja ditebang, tapi karena bencana alam saja. Itupun berada di lokasi jalan perbukitan yang masih ter­masuk kawasan Panti.

Untuk itu dia meng­him­bau kepada pengendara agar berhati-hati melewati jalan perbukitan yang se­wak­tu-waktu bisa me­nga­kibatkan lonsor akibat hu­jan, ujarnya mengakhiri. (h/tos)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 15 Februari 2017 - 15:22:00 WIB

    Parkir 'Unik' di Bukittinggi, Ban Dikempis, Tukang Tambal Langsung Datang

    Parkir 'Unik' di Bukittinggi, Ban Dikempis, Tukang Tambal Langsung Datang BUKITTINGGI, HALUAN—Permasalahan parkir ternyata sampai saat ini masih menjadi sorotan masyarakat, terutama di kota-kota wisata. Bukittinggi sebagai kota wisata di Sumatera Barat pernah menjadi sorotan karena tarif yang sup.
  • Senin, 07 Desember 2015 - 02:26:49 WIB
    BPSK Padang Panjang

    Beri Pelatihan Pada Tukang Ojek

    Beri Pelatihan Pada Tukang Ojek PADANGPANJANG, HALUAN - Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Padangpanjang terus berupaya meningkatkan fungsi lembaganya. Salah satunya membekali ratusan tukang ojek terkait sengketa dengan finance selaku pemberi .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM