Kepala Disprasjaltarkim Sumbar Suprapto

Kelanjutan Jalan Nipah-Teluk Bayur Gagal Tahun Ini


Rabu, 06 Januari 2016 - 03:07:19 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Kepala Dinas Pra­sa­rana Jalan Tata Ruang dan Pe­mukiman (Disp­rasjal­tar­kim) Sumbar Suprapto, Se­lasa (5/1) siang, kepada Haluan mengatakan, un­tuk proyek jalan Nipah-Teluk Bayur belum diusulkan pa­da tahun 2016 ini, karena pada saat pem­bahasan ang­garan, proses pembebasan lahan belum dituntaskan Pemko Padang.

“Pembebasan lahan ba­ru dituntaskan Pemko Pa­dang pada akhir Desember 2015 setelah pembahasan anggaran selesai, sehingga tahun ini memang tidak diusulkan,” terangnya me­lalui sambungan telepon dari Padang.

Untuk awal tahun ini, kata Suprapto, dipastikan tidak akan ada pengerjaan proyek jalan Nipah-Teluk Bayur mengingat dibutuh­kan dana besar.

Diperkirakan setiap 1 kilometer proyek jalan ini menghabiskan dana Rp 10 miliar.

“Minimal untuk proyek ini membutuhkan dana Rp 40 miliar,” ujarnya.

Meski demikian, kata Suprapto, untuk kelanjutan proyek jalan Nipah-Teluk Bayur, Disprasjaltarkim akan mengusulkan di Dana Alokasi Khusus (DAK) tambahan.

“Nantinya akan kita ma­suk­kan ke dalam usulan penanganan jalan Provinsi Sumbar yang akan dibahas di pusat,” pungkasnya.

Sebelumnya, untuk mem­percepat pem­bangu­nan jalan Nipah – Teluk Bayur Pemko Padang telah menyelesaikan pembebesan lahan yang nantinya akan digunakan untuk mega pro­yek tersebut.

Kepala Bagian (Kabag) Pertanahan Pemko Padang Amasrul mengatakan, pro­ses pembebasan lahan telah selesai dilakukan seluruh­nya, sehingga proyek ini sudah bisa dilakukan oleh pihak provinsi.

“Tanahnya sudah bebas seluruhnya. Kemarin me­mang masih ada satu titik yang bermasalah tapi sudah kita selesaikan,” terang Amas­rul kepada Haluan, Senin (4/1) siang.

Pengerjaan jalan Nipah – Teluk Bayur sepanjang 7 kilometer yang dimulai sejak 1990 silam diren­canakan sebagai kawasan wisata yang juga sebagai jalur alternatif untuk pe­mecah macet di kawasan Teluk Bayur.

Jalan ini memiliki arti pen­ting dan menjadi pro­yek strategis Pemprov Sum­bar. Kebe­radaan­nya dapat menjadi jalan pem­buka pengembangan wilayah Ko­ta Padang.

Tak hanya itu, ruas jalan ini juga menjadi salah satu jalur pariwisata di samping penunjang kegiatan eko­nomi masyarakat. Karena itu belum dapat ditentukan apakah jalan ini masuk kategori jalan provinsi atau jalan kota.

Pembuatan jalan Nipah - Teluk Bayur ini diharap juga menjadi pendukung bagi rencana Pemko Pa­dang untuk men­jadikan Gunung Pa­dang menjadi kawasan wisata terpadu yang di­lengkapi dengan fasilitas penginapan, la­pangan golf, pemu­garan kota tua dan pemugaran kawa­san mu­ara Pantai Padang menjadi pe­la­buhan. (h/mg-isr)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 01 Agustus 2017 - 16:06:28 WIB

    Padang Jadi Kota Pertama Pengenalan Target Pembangunan Berkelanjutan dari PBB

    Padang Jadi Kota Pertama Pengenalan Target Pembangunan Berkelanjutan dari PBB PADANG, HARIANHALUAN.COM—Kota Padang menjadi kota pertama dari rangkaian agenda Roadshow Indonesian Citizen Summit (ICS) 2.0 yang diselenggarakan di delapan kota besar Indonesia. .
  • Rabu, 04 Mei 2016 - 05:56:09 WIB

    UNP Siap Danai Kelanjutan Studi Dosen

    UNP Siap Danai Kelanjutan Studi Dosen PADANG, HALUAN — Universitas Negeri Padang (UNP) sediakan anggaran satu miliar rupiah bagi dosen yang ingin melanjutkan studinya di dalam negeri. Diharapkan de­ngan dana pengembangan dosen itu akan berimplikasi kepada lulu.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM