Harga BBM Turun, Tarif Angkutan Tetap


Selasa, 05 Januari 2016 - 04:08:26 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Harga BBM Turun, Tarif Angkutan Tetap Pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai Selasa (5/1) pukul 00.00 WIB. Namun tarif angkutan umum/orang di Sumatera Barat tetap seperti biasa.

PADANG, HA­LUAN—De­ngan pe­nu­­ru­nan yang har­ga Bahan Bakar Mi­nyak (BBM) oleh peme­rintah yang mulai berlaku Selasa (5/1) mulai pukul 00.00 WIB, ternyata tidak berpengaruh kepada tarif angkutan di Sumbar.

Ketua Oganisasi Angkutan Darat (Organda) Sumbar S Budi Syukur dihubungi Haluan Senin (3/1) malam melalui sambungan telepon di Padang menuturkan meski adanya penurunan harga BBM, untuk tarif angkutan kota

(Angkot), Angkutan Kota Da­lam Provinsi (AKDP) tidak ada penu­runan tarif.  Menurutnya, turun­nya harga BBM ini dinilai belum seiring dengan turunnya harga spare part. Selain itu kata Budi Syukur dari rata-rata pemakaian BBM juga tidak menguntungkan pengusaha angkutan.

“Jadi kalau dengan penuru­nan yang hanya Rp350 untuk premium dan Rp750 untuk solar masih belum meringankan bagi pengusaha angkutan. Mengingat banyaknya dana lain yang dike­luarkan apakah itu untuk sopir, biaya spare part, dan biaya tak terduga lainnya,” papar Budi Syukur.

Budi Syukur mencontohkan Angkot yang beroperasi setiap harinya dengan penggunaan pre­mium 40 liter per harinya. Kalau dikalikan dengan penurunan BBM jenis premium sebesar Rp350 per liternya. Maka yang didapat sopir hanya Rp14.000 dari biaya saat ini.

“Ini juga tidak bersih diterima sopir karena masih ada pungutan ini atau pungutan itu. Jadi, kasi­han juga sopirnya kalau Rp14. 000 juga harus dikembalikan dengan turunnya tarif,” ujarnya.

Sementara untuk angkutan barang katanya masih dalam pembahasan untuk dilakukan penurunan tarif. Mengingat un­tuk angkutan barang hitungannya jauh berbeda dengan angkutan orang.

“Untuk angkutan barang ini masih ada kemungkinan ada penurunan tarifnya. Tapi akan kita hitung dulu, kita ada rumus untuk menghitungnya,” ujarnya.

Tadi malam, Menteri ESDM Sudirman Said yang didampingi Sekretaris Kabinet (Seskab) Pra­mono menjelaskan, pemerintah memutuskan menunda pena­rikan pungutan Dana Ketahanan Energi (DKE) sebesar Rp200 untuk setiap liter pembelian premium dan Rp300 untuk se­tiap liter pembelian solar. Dengan demi­kian, maka mulai Selasa (5/1) pukul 00.00 WIB, harga pre­mium menjadi Rp6.950 per liter, dan harga solar menjadi Rp5.650 per liter.

Pemerintah akan menyiapkan segala sesuatunya, disiapkan aturan-aturannya, kemudian implementasinya harus melalui mekanisme APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

“Jadi dengan begitu dalam sidang-sidang berikutnya, dima­na kita berkesempatan untuk melakukan usulan APBNP (APBN Perubahan), maka ini akan dibahas,” kata Sudirman kepada wartawan usai Rapat Terbatas, di kantor Presiden, Jakarta, Senin (4/1) petang.

Pemerintah, lanjut Menteri ESDM, pelaksanaan penarikan Dana Ketahanan Energi akan menunggu bersamaan dengan proses penyusunan APBNP. De­ngan begitu menghindari berba­gai kontroversi yang sudah muncul.

“Konsekuensi dengan ke­putusan itu maka harga bahan ba­kar minyak (BBM) akan dike­nakan harga baru yang tidak lagi ditambahi dengan penghim­pu­nan dana pengembangan energi tadi,” tegas Sudirman.

Dengan demikian, harga BBM yang diumumkan peme­rintah beberapa waktu lalu, yakni premium Rp 7.150/liter dan solar Rp 5.950/liter tidak berlaku. Harga kedua BBM ini bakal lebih murah lagi dan berlaku mulai Selasa (5/1), yaitu harga pre­mium di luar Jawa-Bali-Madura Rp 6.950/liter, harga solar Rp 5.650/liter, minyak tanah Rp 2.500/liter, premium di Jawa-Bali-Madura Rp 7.050/liter.

Langkah Tepat

Keputusan Presiden RI Joko Widodo menunda pungutan Dana Ketahanan Energi (DKE) dinilai tepat oleh sejumlah kalangan.

Kendati begitu, masih ada desakan dari salah satu kelom­pok yang meminta agar pungutan DKE yang bersumber langsung dari masyarakat tidak hanya ditunda, melainkan dibatalkan.

“Kita prinsipnya meng­apre­siasi. Berarti mereka (peme­rintah) mendengarkan aspirasi dewan agar tertib anggaran,” ucap Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Satya Widya Yudha seperti dilan­sir Kompas. com, Senin (4/1/2016).

Sementara itu, menanggapi kabar bahwa pemerintah akan membahas terlebih dahulu ren­cana pungutan DKE bersama DPR, Satya mengatakan DPR siap membahas penggunaan ang­ga­ran tersebut agar tepat sasaran.

“Saya kira sudah benar pe­nun­daan itu, karena regulasinya tidak jelas, bahkan tidak ada. Seharusnya bukan hanya pe­nundaan, tetapi pembatalan,” kata Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi.

Menurut Tulus, masalah keta­hanan energi bukan menjadi tanggung jawab masyarakat da­lam hal pembiayaan, melainkan menjadi tanggung jawab peme­rintah. “Harus diperjelas dulu apa blue print Dana Ketahanan Energi itu, jangan asal comot, tapi tak jelas juntrungannya,” imbuh Tulus.

Ditolak

Dari Pekanbaru, rencana pe­nerapan DKE tersebut, ditolak puluhan mahasiswa Universitas Riau (UR) saat menggelar aksi damai di bundaran Tugu Zapin, depan Kantor Gubernur Riau, Senin siang kemarin.

Menurut koordinator lapa­ngan aksi, Faizal Indra Rangkuti, ren­cana penerapan pungutan DKE itu adalah kabar duka bagi rakyat Indonesia, di tengah le­mah­nya perekonomian masya­rakat. Se­hingga timbul kesan, pemerintah mencoba memeras rakyat melalui pungutan DKE tersebut.

“Pungutan ini tidak memiliki norma dan dasar hukum yang jelas. Pungutan liar ini tentunya menambah beban bagi masya­rakat kecil dan menengah sebagai mayoritas konsumen BBM ini,” ujarnya lagi.

Dalam kesempatan itu, massa juga mendesak aktivis prorakyat lainnya di Tanah Air, untuk ikut serta turun ke jalan atas nama kepentingan rakyat. “Kami sege­nap keluarga be­sar BEM Unri memanggil akti­vitis-aktivis dan BEM se Ind­o­nesia untuk bersatu dan bersum­pah untuk menolak pungli dana ketahanan energi,” tambahnya.  (h/mg-isr/met)

 

Daftar Hara BBM
                             Lama          Baru
Solar           :       6.700          5.650
Premium    :       7.300          6.950
Pertalite      :       8.250          7.900



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 08 September 2017 - 01:07:42 WIB

    Hargai Sejarah, Tugu Permindo Dipergagah

    Hargai Sejarah, Tugu Permindo Dipergagah PADANG, HALUAN--Sejarah memang tak akan berulang lagi. Namun sejarah memiliki arti penting dan mesti dihargai. Mungkin karena itu pula agaknya, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang mencinta.
  • Rabu, 28 Desember 2016 - 02:00:53 WIB

    SP Kembali Raih Penghargaan Lingkungan Hidup

    SP Kembali Raih Penghargaan Lingkungan Hidup PADANG, HALUAN — Se­telah sukses mendapatkan Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Ke­hu­tanan pada 7 Desember 2016, PT Semen Padang kembali meraih penghargaan di bi­dang lingkungan. Kali ini, berupa Apresi.
  • Kamis, 22 Desember 2016 - 01:12:57 WIB
    KEMBALI UKIR SEJARAH

    Gubernur Sumbar Raih Penghargaan APE

    Gubernur Sumbar Raih Penghargaan APE Pemprov Sumbar kembali me­raih penghargaan Anugerah Pa­rahita Ekapraya (APE) 2016. Peng­hargaan bergengsi dari Kementerian Pember­dayaan Perempuan dan Perlin­dungan Anak RI ini, bisa diraih karena Pemprov Sumbar melalui .
  • Jumat, 09 Desember 2016 - 01:10:43 WIB

    Lagi, Padang Raih Penghargaan Peduli HAM

    Lagi, Padang Raih Penghargaan Peduli HAM SURABAYA, HALUAN — Kota Padang kembali me­nerima penghargaan. Kali ini, penghargaan Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) yang dibawa pulang. Wali­kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo yang langsung datang menjemput.
  • Kamis, 08 Desember 2016 - 01:49:56 WIB
    DALAM SEHARI

    Padang Raih Dua Penghargaan

    Padang Raih Dua Penghargaan JAKARTA, HALUAN — Luar biasa. Agaknya kata itu pantas disematkan pada Pemko Padang. Dalam sehari, ibukota provinsi Sumbar itu meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, masing-masing Anugerah Dana Rakca 2016 dan Predikat .

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM