Buntut Eksekusi Mati Ulama Iran

Hubungan Arab Saudi-Iran Memanas


Selasa, 05 Januari 2016 - 03:46:56 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Senin (5/1/2016) ini, terpantau oleh Market Watch harga minyak Brent naik lagi sebesar 0,2 persen menjadi 37,49 dollar AS per barrel.

Menurut seorang analis migas Neil Beveridge, ketegangan antara dua negara produsen terbesar minyak itu dapat membuat para investor bermasalah.

Hal itu dikarenakan minyak yang diproduksi Arab Saudi kebanyakan diperoleh dari wilayah timurnya, yang mayoritas penduduknya adalah kaum Syiah.

Sedangkan, menurut seorang analis sumber daya energi Tiongkok, Gao Jian, konflik dua negara itu memang akan berpengaruh sekali pada harga minyak.

Arab Saudi mengeksekusi seorang ulama Syiah yang cukup disegani di Iran, Syeik Nimr al-Nimr, pada Sabtu (2/1/2016).

Ia dieksekusi bersama puluhan orang lainnya yang dicurigai sebagai anggota Al-Qaeda, sebagai bentuk intoleransi terhadap aksi kekerasan dan terorisme.

Pengeksekusian itu mengundang protes dari komunitas Syiah, terlebih dari Iran yang mayoritas penduduknya adalah muslim Syiah. (h/trn)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 28 Juni 2016 - 05:15:35 WIB

    Israel dan Turki Pulihkan Hubungan

    Israel dan Turki  Pulihkan Hubungan ANKARA, HALUAN — Israel dan Turki sepakat untuk menormalisasi hubungan kedua negara, menandai babak baru setelah militer Israel membunuh 10 aktivis pro-Palestina Turki yang berlayar ke Jalur Gaza pada 2010..
  • Rabu, 01 Juni 2016 - 03:41:41 WIB

    China Berharap Hubungan Baik dengan Filipina

    BEIJING, HALUAN — Pemerintah China berharap untuk memulihkan hubungan dengan Filipina. Presiden Xi Jinping mengatakan hal itu kepada Presiden Filipina yang baru, Rodrigo Duterte, setelah hubungan kedua negara terpengaruh.
  • Sabtu, 28 Mei 2016 - 05:19:42 WIB

    China Ingin Eratkan Hubungan Militer dengan Indonesia

    VIENTIANE, HALUAN — Sempat cekcok dengan Indonesia soal Kapal Kway Fey 10078 milik China yang melakukan illegal fishing di perairan Natuna yang masuk teritorial Indonesia, Negeri Tirai Bambu kini ingin mengeratkan hubungan .
  • Sabtu, 23 April 2016 - 03:59:07 WIB

    Capres Filipina Ancam Putus Hubungan dengan AS

    Capres Filipina Ancam Putus Hubungan dengan AS MANILA, HALUAN — Calon presiden Filipina, Rodrigo Du­terte, memberikan peringatan akan memutus hubungan dip­lomatik dengan AS dan Aus­tralia jika ia terpilih menjadi presiden Filipina nanti..

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM