Muzni Zein: Kader Gerindra Bertindak Sesuai AD/ART


Selasa, 05 Januari 2016 - 03:45:02 WIB
Reporter : Tim Redaksi

“Hal ini perlu di­per­hatikan termasuk terkait permasalahan kader Ge­rin­dra, yakni atas pelaporan Ketua DPRD Padang, Eris­man terhadap Emnu Aza­mri dengan tuduhan pen­cemaran nama baik ke Pol­resta Padang pada Minggu (3/1), yang seharusnya di­kon­firmasikan terlebih da­hulu ke partai sebelum di­am­bil tindakan lebih lan­jut,” katanya di Padang, Senin (4/1).

Ia mengatakan, terlepas dari benar atau tidak benar­nya pelaporan tersebut, se­harus­nya permasalahan itu diselesaikan di internal par­tai, karena permasalahan tiap kader dapat merusak citra dan nama partai itu sendiri jika diselesaikan tidak sesuai dengan AD/ART.

“Dalam AD/ART pasal 16 tentang kewajiban dan hak anggota Partai Ge­rin­dra, tiap anggota partai harus men­junjung tinggi nama dan kehormatan partai, me­me­gang teguh AD/ART serta peraturan-peraturan partai yang berlaku,” katanya.

Selain itu, juga di­terang­kan dalam pasal 13 ayat 2e tentang pengurus partai ba­h­­wa kader bersedia me­luang­kan waktu dan sang­gup be­kerjasama secara ko­lektif dalam Partai Gerindra.

Ia menyampaikan, atu­ran-aturan tersebut se­harus­nya menjadi panutan bagi kader untuk bertindak, ter­masuk dalam bab XI pasal 60 ayat 1 dan 3 tentang mahkamah partai yang me­n­jelaskan jika terjadi per­selisihan internal partai akan diselesaikan maksimal 60 hari sejak disidangkan dan hanya diserahkan ke ranah hukum jika tidak selesai dalam jangka waktu tersebut.

“Perlu untuk merujuk pada AD/ART, karena telah dijelaskan apabila terjadi perselisihan internal dan masalah lainnya yang ber­pengaruh terhadap nama baik partai, maka pen­ye­le­saiannya dilakukan di in­ter­nal partai, karena putusan Majelis Kehormatan atau Mahkamah Partai Gerindra bersifat mengikat secara internal dalam bentuk reko­mendasi yang ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat atas persetujuan Ketua De­wan Pembina,” jelasnya.

Ia menilai, kedua belah pihak kader Gerindra yang sedang bermasalah saat ini sudah terlalu jauh me­lang­gar AD/ART partai itu, karena seharusnya mereka bersabar untuk menunggu keputusan partai.

“Seharusnya setiap ka­der Gerindra lebih objektif, dapat menganalisa setiap persoalan dan dapat me­gan­tisipasi persoalan lain yang muncul dari tindakan yang diambil kader dalam men­yelesaikan suatu masalah,” ujarnya.

Ia berharap pe­r­masalah­an antara kedua kader Ge­rindra yang terjadi saat ini tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu ya­ng memiliki kepentingan, apalagi menjelang pilkada 2017.

Sebelumnya Erisman bersama kuasa hukumnya AM Menrova mendatangi Satuan Pelayanan Ke­po­lisian Terpadu (SPKT) Po­l­resta Padang pada Minggu (3/1) untuk melaporkan Emnu Azamri anggota DP­RD Padang dari Fraksi Gerindra atas dugaan men­ye­barkan kata-kata peng­hinaan dan pencemaran nama baik Erisman di akun Facebook.

Dalam LP nomor ST­TL/14/K/I/2016/SPKT unit III, kronologisnya bahwa pelaku Emnu Azamri di akun facebooknya me­nulis­kan kalimat bahwa Erisman menggunakan ijazah palsu dan melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. (h/ans)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 23 Maret 2016 - 04:09:07 WIB
    Pelantikan Dikawal Ketat

    Muzni-Rahman Resmi Kembali Pimpin Solsel

    PADANG, HALUAN — Suasana yang cukup berbeda terlihat dari upacara pelantikan Bupati Solok Selatan terpilih Muzni Zakaria dan Abdul Rahman Selasa, (22/3) pagi. Berbeda dari pelantikan Penjabat dan Bupati sebelumnya, pelanti.
  • Rabu, 17 Februari 2016 - 03:56:35 WIB
    12 Kepala Derah Dilantik Hari ini

    Pelantikan Muzni Menyusul

    Pelantikan Muzni Menyusul 12 kepala daerah di Sumbar dilantik hari ini. Setelah itu menyusul pelantikan Bupati Solok Selatan terpilih Muzni Zakaria yang berpasangan dengan Abdul Rahman..

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM