Wisatawan Keluhkan Mahalnya Retribusi Objek Wisata


Selasa, 05 Januari 2016 - 03:28:58 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Yogi (42) wisatawan asal Kota Padang, di Pariaman, Senin, mengatakan biaya retribusi yang diminta oleh petugas objek wisata terlalu mahal jika dibandingkan dengan apa yang diperoleh dari tempat tersebut.

“Biaya masuk boleh saja mahal, tetapi harus sesuai juga dengan fasilitas yang diberikan kepada pe­ngunjung,” ujarnya.

Menurutnya, retribusi Rp10 ribu bagi orang dewasa dan Rp5.000 bagi anak-anak terlalu mahal karena di wahana yang baru diresmikan sekitar dua pekan lalu tersebut belum memiliki sarana dan prasarana penunjang lainnya.

Selain itu, ia juga kecewa dengan banyaknya sampah yang berserakan di sekitar Taman Wahana Cahaya dan Taman Bunga tersebut.

“Objek wisata tamannya memang bagus, namun sampah masih berserakan di sekitar taman,” kata dia.

Sinta (22), wisatawan asal Kabupaten Pasaman Barat, mengatakan biaya retribusi masuk ke objek wisata tersebut memang terlalu mahal.

“Dari beberapa objek wisata yang pernah saya kunjungi khususnya di Sumbar, memang masuk ke sini terlalu besar sementara kita di dalamnya hanya melihat taman bunga dan taman wahana cahaya saja,” ucap mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Padang tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dis­budpar) setempat, Efendi Jamal mengatakan, terkait keluhan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke objek wisata tersebut sudah berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No 1 tahun 2015 tentang pemungutan retribusi tempat rekreasi dan olahraga.

“Ya mau bagaimana lagi segala aturan yang me­nyangkut Perda tersebut sudah ada sebelum saya menjabat Kepala Dinas selain itu kami juga hanya menjalankan perda tersebut,” katanya. (h/ans)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 18 September 2018 - 13:09:50 WIB

    Dibanjiri Wisatawan, Jembatan Lubuak Tano Terpanjang di Padang Pariaman

    Dibanjiri Wisatawan, Jembatan Lubuak Tano Terpanjang di Padang Pariaman Jembatan Lubuak Tano merupakan jembatan terpanjang di Kabupaten Padang Pariaman yang dibiayai APBD Padang Pariaman. Jembatan ini juga mulai ramai dikunjungi wisatawan..
  • Senin, 28 November 2016 - 01:07:45 WIB

    Sawahlunto Targetkan 20 Ribu Wisatawan

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Semarak Hari Jadi Kota Sawahlunto ke-128 tahun, dengan mengusung tema Multiculture in Harmony yang tetap menjadikan Makan Bajamba sebagai ikon. Ditargetkan, kegiatan ini akan menyedot minimal 20 ribu ku.
  • Sabtu, 21 Mei 2016 - 04:34:31 WIB

    Kota Pariaman Bidik Dua Juta Wisatawan

    Pariaman, Haluan — Kota Pariaman menargetkan 2 juta kun­jungan wisata tahun 2016. Agar target tercapai, pemerintah terus melakukan pembenahan sarpras, pelayanan dan promosi melalui berbagai event, secara lokal, na­sional .
  • Kamis, 12 Mei 2016 - 18:57:23 WIB

    Kemenpar Targetkan 272 Juta Kunjungan Wisatawan di Indonesia

    Kemenpar Targetkan 272 Juta Kunjungan Wisatawan di Indonesia PADANG, HALUAN — Tahun 2016 ini Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan 272 juta kunjungan wisatawan di Indonesia. Angka ini terdiri dari wisatawan nusantara (wisnu) sebanyak 260 juta sedangkan untuk wisatawan mancane.
  • Selasa, 12 April 2016 - 03:23:00 WIB

    Muzni Zakaria: Solsel Nyaman Bagi Wisatawan

    SOLSEL,HALUAN — Pe­merintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) segera tin­dak­lanjuti perintah Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit untuk menertibkan obyek wisata dari pungutan liar (Pungli). Hal itu dikatak.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM