Dua Pebalap Indonesia Ikuti Kejuaraan Dunia


Senin, 04 Januari 2016 - 03:08:19 WIB
Reporter : Tim Redaksi

Elga dan Toni menjadi dua atlet BMX yang diha­rap­kan bisa lolos Olimpiade 2016. Di level atlet elite putri dunia, Elga saat ini masih berada di peringkat 44 dengan perolehan 290 poin. Sedangkan Toni bera­da di urutan 82 dengan perolehan 195 poin.

Pada kategori pe­ngum­pulan poin negara, Elga bersama tim putri Indonesia dalam ranking kualifikasi Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI) berada di peringkat 26. Sementara itu, Toni bersama tim putra berada di peringkat 21.

Ketua bidang BMX PB ISSI yang sekaligus pelatih Elga dan Toni, Dadang Ha­ries Purnomo, mengatakan, Indonesia masih memiliki peluang untuk menambah poin agar bisa lolos ke Olim­piade. Indonesia harus ma­suk paling tidak 13 besar dunia. Untuk diketahui, hanya 13 negara teratas da­lam daftar ranking dunia yang bisa lolos ke Rio. Se­men­tara 3 peringkat di ba­wah­nya berhak me­ngi­rim­kan wakilnya ke Olim­piade dengan skema tripartite in­vitation.

Dengan waktu pe­ngum­pulan poin yang tersisa lima bulan lagi, PB ISSI pun sudah menyiapkan se­jum­lah strategi guna men­capai target tersebut. Selain be­rencana menggelar enam ajang perlombaan BMX level C1 di tiga kota yaitu Banyuwangi, Yogyakarta, dan Siak, mereka juga me­ngi­kuti beberapa event per­lombaan C1 di luar negeri.

“Untuk event di In­do­nesia, kami masih me­nung­gu dari UCI. Se­mentara, khusus Elga dan Toni, kami ju­ga akan mengikutkan me­reka dalam tiga seri Piala Du­nia yang berlangsung di San­tiago Del Esterro, Ar­gen­tina, Maret, di Man­chester, Inggris pada 18-19 April, dan Papendal, Be­landa pada 9-10 Mei,” kata Dadang, Minggu (3/1).

Pada akhir Mei 2016, Toni dan Elga juga akan diikutkan dalam Kejuaraan Dunia BMX di Medellin, Kolombia, 23-29 Mei 2016. “Ini bisa dongkrak ranking juga karena poin yang di­pere­butkan di kejuaraan ini lebih besar,” ungkap Dadang.

Tak hanya dari segi ke­siapan atletnya, Dadang juga sudah menyampaikan se­cara informal kepada ­Sa­tlak Pri­ma untuk me­lancarkan admi­nistrasi guna ke­be­rangkatan ke event dunia nanti.”Secara informal kami sudah sam­paikan ini. Tapi, kami akan terus konsolidasi, mem­per­siap­kan event, serta me­nga­jukan proposal,” ucap­nya.

Terkait anggaran, Da­dang belum bisa me­ngung­kapkan secara detail. Na­mun, dia sudah menyiapkan stra­tegi khusus guna me­nekan ang­garan jika me­mang tidak bisa ter­ako­modir semua. “Salah satu cara yang bisa ditempuh menggunakan mobil van, jadi kita bisa tinggal di sana tanpa harus ada biaya tem­pat tinggal lagi. Itu jauh lebih murah. Dan rata-rata pebalap profesional banyak yang menggunakan cara itu. BMX sangat mepet wak­tu­nya dari Mei ke Agustus, se­hing­ga harus ada terobosan. Yang jelas kami harap bisa lancar semua,” katanya. (h/dtc)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM